Hayuning Ratri Hapsari | Agustian Pamungkas
Cristiano Ronaldo tampak emosional setelah Portugal kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kekalahan tersebut mengakhiri langkah Selecao das Quinas di turnamen. (@FIFA)
Agustian Pamungkas

Spanyol memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 16 besar yang berlangsung Selasa (7/7) dini hari. Gol semata wayang Mikel Merino pada masa injury time babak kedua menjadi pembeda dalam duel dua raksasa Eropa tersebut.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Portugal dan Spanyol sama-sama tampil disiplin sehingga peluang bersih cukup sulit tercipta. Namun, La Roja mampu menjaga konsistensi permainan hingga akhirnya memecahkan kebuntuan menjelang laga usai.

Hasil ini mengantarkan Spanyol ke babak perempat final, sementara Portugal harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 meski datang dengan status sebagai salah satu tim unggulan.

Duel Sengit Sejak Babak Pertama

Pertandingan langsung berlangsung dengan tempo tinggi. Portugal mencoba memanfaatkan kecepatan serangan balik melalui Rafael Leao dan Cristiano Ronaldo, sedangkan Spanyol tetap memainkan ciri khas mereka dengan penguasaan bola serta umpan-umpan pendek.

Meski sama-sama mampu memasuki sepertiga akhir lapangan lawan, kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Lini pertahanan tampil disiplin dan membuat para penyerang tidak memperoleh ruang yang cukup untuk melepaskan tembakan bersih. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Spanyol Kuasai Jalannya Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Spanyol mulai lebih dominan dalam menguasai jalannya pertandingan. Rodri dan Pedri mampu mengontrol ritme permainan sehingga Portugal lebih banyak bertahan di wilayah sendiri.

La Roja beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Portugal melalui kombinasi Lamine Yamal dan Alex Baena dari kedua sisi lapangan. Akan tetapi, rapatnya lini belakang Portugal membuat peluang-peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.

Statistik pertandingan juga memperlihatkan dominasi Spanyol. Mereka mencatat 55 persen penguasaan bola dengan enam di tembakan mengarah ke gawang. Portugal hanya menguasai bola 45 persen dan hanya dua tembakan tepat sasaran.

Rotasi Jadi Kunci Kemenangan Spanyol

Salah satu kunci kemenangan Spanyol pada pertandingan ini datang dari keputusan pelatih Luis de la Fuente melakukan pergantian pemain di babak kedua. Ferran Torres dan Mikel Merino yang masuk dari bangku cadangan berhasil memberikan energi baru ketika permainan mulai berjalan buntu.

Ferran Torres langsung menghadirkan ancaman lewat pergerakannya di lini depan. Penyerang Barcelona tersebut membantu meningkatkan tekanan Spanyol terhadap pertahanan Portugal yang sebelumnya tampil cukup disiplin sepanjang pertandingan.

Sementara itu, Mikel Merino tampil sebagai sosok penentu kemenangan. Gelandang Arsenal tersebut pada menit 90+1 berhasil memanfaatkan umpan dari Ferran Torres dan ia melakukan finishing yang tidak mampu dihentikan kiper Portugal. Gol tersebut langsung mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Spanyol.

Rodri dan Yamal Tampil Menonjol

Selain Mikel Merino sebagai pencetak gol kemenangan, sejumlah pemain Spanyol juga tampil impresif sepanjang pertandingan.

Rodri menunjukkan kualitasnya sebagai pengatur permainan di lini tengah. Gelandang Manchester City tersebut mampu menjaga keseimbangan permainan sekaligus membantu pertahanan ketika Portugal mencoba melancarkan serangan balik.

Di lini depan, Lamine Yamal kembali menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan. Winger muda Barcelona tersebut berkali-kali berhasil melewati pemain Portugal dan membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Penampilan konsisten para pemain muda dan senior membuat Spanyol kembali memperlihatkan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.

Ronaldo Menangis Usai Mimpi Portugal Berakhir

Cristiano Ronaldo kembali dipercaya menjadi ujung tombak Portugal pada pertandingan penting ini. Sebagai kapten tim, ia beberapa kali berusaha membuka ruang dan menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.

Namun rapatnya pertahanan Spanyol membuat Ronaldo kesulitan menunjukkan ketajamannya. Peluang yang dimiliki Portugal sepanjang pertandingan juga tidak banyak sehingga mereka gagal mencetak gol balasan.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Portugal yang sebelumnya tampil cukup meyakinkan sejak fase grup hingga babak 32 besar. Mereka harus mengubur mimpi melangkah lebih jauh sekaligus kembali menunda ambisi meraih gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah.

Bagi Ronaldo sendiri, kegagalan tersebut menjadi momen yang menyakitkan. Di usia yang tidak lagi muda, kesempatan membawa Portugal berjaya di ajang Piala Dunia semakin terbatas.

Spanyol Tatap Perempat Final

Keberhasilan menyingkirkan Portugal menjadi modal berharga bagi Spanyol untuk menatap babak perempat final Piala Dunia 2026. La Roja kembali menunjukkan konsistensi permainan sekaligus kedalaman skuad melalui kontribusi para pemain pengganti yang mampu mengubah jalannya pertandingan.

Performa tersebut semakin mempertegas status Spanyol sebagai salah satu kandidat kuat juara pada edisi kali ini. Dengan permainan yang terus menunjukkan peningkatan, La Roja diyakini memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Kini, Spanyol akan menghadapi Belgia yang baru saja mengalahkan Amerika Serikat dengan skor telak. Jika Spanyol mampu mempertahankan performa impresif tersebut, peluang La Roja untuk terus melaju hingga perebutan gelar juara tetap terbuka lebar.