Hasil kurang memuaskan dituai oleh timnas Vietnam di laga FIFA Matchday melawan Hong Kong. Memainkan laga di depan pendukung sendiri, Nguyen Quang Hai dan kolega hanya mampu menang tipis dari tim kawasan Asia Timur tersebut. Hingga akhir pertandingan, The Golden Dragon hanya mampu unggul satu gol dari sang lawan.
Sebuah hasil yang cukup minor bagi tim sekelas Vietnam. Pasalnya, Hong Kong sendiri saat ini menduduki peringkat 147 dunia, sementara Tim Negeri Paman Ho, memiliki peringkat yang jauh lebih baik, yakni 95 FIFA.
BACA JUGA: Meskipun Messi Tak ke Indonesia, Suporter Timnas Indonesia Tak Perlu Kecewa
Dapat dibayangkan, dengan rentang selisih peringkat yang mencapai lebih dari 50 tangga, Vietnam hanya mampu menang tipis satu gol, di depan pendukung sendiri, dan lebih ironis lagi, gol kemenangan dicetak melalui hadiah penalti yang didapatkan dengan cara kontroversial.
Tentu saja hal ini mematik sebuah kekhawatiran tersendiri dari para suporter Timnas Vietnam. Sepertimana disadur dari laman thataovanhoa.vn, para suporter dan pelaku sepak bola di Vietnam mulai meragukan kinerja dari pelatih baru mereka, Philippe Troussier.
Menurut mereka, hingga sejauh ini Troussier dinilai belum menunjukkan hasil yang memuaskan dalam memoles Timnas Vietnam. Terbukti, di laga melawan Hong Kong yang selama ini selalu dijadikan lumbung gol oleh negara-negara kuat di Asia Tenggara, mereka hanya mampu menang dengan selisih satu gol saja.
BACA JUGA: No Messi No Problem, Ini 4 Alasan Tetap Nonton Indonesia vs Argentina
Meskipun laga tersebut merupakan pertandingan debutnya, namun publik menilai bahwa timnas Vietnam seharusnya mampu tampil lebih superior dan bisa menang dengan margin gol yang lebih banyak saat bertanding melawan tim sekelas Hong Kong.
Lebih jauh lagi, kinerja Troussier yang menggantikan pelatih asal Korea Selatan, Park Hang Seo tersebut juga dinilai masih belum memperlihatkan kemajuan yang signifikan. Hal ini terbukti pula di ajang Sea Games 2023 lalu di Kamboja.
Meskipun pelatih asal Prancis tersebut berhasil membawa Vietnam melaju ke babak semi final dan mempersembahkan medali perunggu, namun penampilan mereka berada di bawah ekspektasi. Terlebih lagi di laga semi final tersebut, Vietnam yang bermain dengan sebelas pemain, harus kandas dari Indonesia yang harus memainkan laga dengan sepuluh pemain semenjak lima belas menit pertama babak kedua dimulai.
Apakah ini tanda-tanda kemunduran sepak bola Vietnam? Kita harapkan demikian!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jadi Lawan Terkuat Garuda di FIFA Series, Bulgaria Ternyata Tak Asing dengan Sepak Bola Indonesia
-
Tak Panggil Pemain dari Eropa, Penggawa Kesayangan STY Berpotensi Comeback Bareng John Herdman?
-
Kilas Balik Pertemuan Indonesia dengan para Rival di FIFA Series, Pernah Punya Kenangan Manis?
-
FIFA Series 2026 dan Harapan Pendukung Timnas Indonesia yang Terbanting Kenyataan!
-
Guliran FIFA Series 2026 dan 2 Alasan dari Semesta yang Patahkan Klaim PSSI Anak Emas FIFA
Artikel Terkait
-
Lionel Messi Muncul di Bandara Soetta, Tertangkap Kamera Beli Sate Pinggir Jalan, Kok Bisa?
-
Timnas Brasil Pakai Jersey Hitam untuk Pertama Kali dalam Sejarah, Simak Alasannya
-
Ketua Umum PSSI Erick Thohir Sedih Lionel Messi Beneran Tak Jadi Datang ke Indonesia
-
Momen Unik Jelang FIFA Matchday Indonesia Vs Argentina: Wartawan Argentina Ditawari Bubur
-
Makna Kain dari Timor yang Dikalungkan ke Timnas Argentina: Simbol Persahabatan
Hobi
-
Persib Bandung Rekrut Dion Markx, Rekomendasi Langsung dari Bojan Hodak?
-
Gandeng STY Academy, Mills Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta, Peluang Main di Timnas Makin Besar
-
Jordi Amat Beberkan Pesan Manis dari John Herdman, Ada Harapan Khusus?
-
Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!
Terkini
-
Resmi! Fumiya Takashi Jadi Isagi Yoichi dalam Film Live-Action Blue Lock
-
Dubai Chewy Cookie Viral, Dessert Unik yang Ramai Dicoba Idol K-pop
-
Tampil Fresh, KiiiKiii Usung Warna Baru di Lagu Comeback '404 (New Era)'
-
Ketika Waktu Menjadi Ancaman: Ulasan Film Sebelum 7 Hari
-
Darurat Arogansi Aparat: Menilik Dampak Kerugian Pedagang karena Es Gabus Dikira Spons