Para pemain Timnas Indonesia bermain dengan sangat baik di laga melawan Argentina pada Senin, 19 Juni 2023. Meskipun harus menelan kekalahan dengan skor 0-2 pada pertandingan tersebut, namun Anak-anak Garuda benar-benar menunjukkan performa yang sangat menawan. Bahkan dalam beberapa kesempatan, mereka berhasil membuat peluang dan menciptakan kekhawatiran di gawang Argentina.
Menurut catatan yang ada di laman transfermarkt, dari sebelas pertama yang dimainkan oleh coach Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan tersebut mengganti empat pemain diantaranya. Salah satu pemain yang dimainkan dalam kurun waktu sepanjang laga adalah wonderkid Indonesia, Marselino Ferdinan.
Selain karena peran sentralnya di lini tengah permainan Timnas Indonesia, sejatinya terdapat sebuah alasan bijaksana dari sang juru latih dengan keputusannya untuk tetap memainkan Marceng di sembilan puluh menit permainan. Hal ini tak lepas dari visi coach Shin sebagai STY yang selama ini dikenal luas kerap mendorong anak-anak asuhnya untuk berkembang.
Pemberian menit bermain penuh kepada Marceng, kemungkinan besar juga ditujukan agar para pemandu bakat di negara-negara luar dapat melihat sejauh mana kualitas pemain yang satu ini. Sekadar informasi, disadur dari akun instagram @garudafansbook, laga antara timnas Indonesia ini disiarkan secara langsung oleh kurang lebih 44 negara, yang tersebar di empat benua, yakni Asia, Amerika, Afrika dan Eropa.
Dengan penonton yang sedemikian luasnya, maka bukan tak mungkin pada pertandingan tersebut ada pihak-pihak tang berkepentingan dalam melakukan pemantauan bakat para pemain sepak bola. Dengan demikian, maka bakat-bakat terbaik anak negeri pun akan terpantau oleh mereka yang menyaksikan laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut.
Hasilnya pun tak mengecewakan. Marceng yang diberikan menit bermain penuh pada pertandingan kontra Argentina, berhasil mengeksplor kemampuannya. Meskipun belum maksimal, namun setidaknya dalam pertandingan tersebut Marceng beberapa kali berhasil menggocek para pemain Argentina.
Tercatat, pada menit ke 15, Marceng berhasil mengelabui duo Facundo, yakni Facundo Medina dan Facundo Buonanotte, dan pada menit ke 84, giliran wonderkid Manchester United, Alejandro Garnacho yang menjadi korban skill pemain yang satu ini.
Semoga saja di 90 menit permainan yang diberikan coach STY, ada pemanduk bakat yang melihat skill terbaik dari Marceng dan tertarik untuk meminang jasanya ya!
Baca Juga
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
Artikel Terkait
-
Ada 8 Pemain Usia 22 Tahun di FIFA Matchday, Timnas Indonesia U-23 Melaju Mulus di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024?
-
Momen Lionel Scaloni Garuk Kepala saat Argentina vs Indonesia Disorot Warganet, Dibandingkan dengan Momen Dia Hadapi Final Piala Dunia
-
Usai Dikantongi, Garnacho Mulai Follow Instagram Asnawi
-
SIAP War Tiket Lagi? Timnas Argentina Masih Main Usai Lawan Indonesia, Lionel Messi Bakal Tampil Nggak?
-
Shin Tae-yong Ungkap Kekurangan Timnas Indonesia setelah Kalah 0-2 dari Argentina, PR sih
Hobi
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
-
Jadi Calon Juara Dunia, Jorge Martin Masih Waspadai Marc Marquez
-
Jadwal MotoGP Mugello 2026: Tuan Rumah Ducati Krisis Pembalap karena Cedera
-
Ducati Butuh Bantuan, Marc Marquez Minta Pensiun Tahun Depan?
-
Neymar is Back! Fans Brasil Pecah setelah Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
Terkini
-
Review Film Talk to Me: Sajikan Manipulasi Arwah yang Sangat Menyeramkan!
-
Gen Z dan FOMO Hari Raya: Haruskah Momen Iduladha Juga Diposting?
-
Sinopsis Office Romance, Film Netflix Jennifer Lopez dan Brett Goldstein
-
Refleksi: Di Tengah Hidup Serba Cepat, Iduladha Mengajarkan untuk Melambat
-
Surat Cinta untuk Kota yang Penuh Kenangan: Intip Pesona Film 'Dan Bandung'