Babak delapan besar perhelatan Piala Asia U-17 menjadi saksi kesuksesan dua raksasa sepak bola benua Asia meraih tiket ke babak empat besar. Iran dan Korea Selatan yang bertarung melawan Yaman dan Thailand, berhasil mengunci kemenangan sekaligus mengamankan babak semi final gelaran.
Pada pertandingan pertama antara Iran melawan Yaman yang dilangsungkan di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Iran yang lebih diunggulkan daripada Yaman, ternyata harus bekerja ekstra keras hingga adu tendangan penalti untuk menyingkirkan sang lawan.
BACA JUGA: AFC U-17: Thailand Gugur, Indonesia Satu-satunya Wakil Asean di FIFA U-17
Meskipun secara permainan Iran berhasil menguasai jalannya pertandingan, namun Yaman selalu sukses menghalau berbagai peluang yang mereka hasilkan. Alhasil, pertandingan pun harus diselesaikan melalui adu tendangan penalti.
Di babak ini, mentalitas juara Iran benar-benar teruji. Empat dari lima algojo Iran, yakni Aali, Nafari, Gholizadeh, dan Andraz sukses menyelesaikan tugasnya dengan baik. Sementara di kubu Yaman, hanya Al Turaiqi dan Radman saja yang sukses menjebol jala gawang Iran.
BACA JUGA: Profil Abel Ferreira, Pelatih Asal Portugal yang Kepincut Pratama Arhan
Sementara di pertandingan lainnya, yang berlangsung di Pathum Thani Stadium, tuan rumah Thailand yang berhadapan dengan raksasa sepak bola Asia, Korea Selatan harus mengakui keunggulan sang lawan. Dalam pertandingan yang disaksikan 5800 an penonton tersebut, Pasukan Gajah Perang Muda harus merasakan kekalahan telak 1-4 dari sang lawan.
Kemenangan yang diraih oleh Korea Selatan dan Iran selain memastikan tiket babak empat besar perhelatan, juga memastikan keduanya mentas di Piala Dunia U-17 yang akan diselenggarakan di Indonesia akhir tahun ini.
BACA JUGA: FIFA U-17: Saat Kesombongan "Local Pride" Mulai Diganggu oleh Erick Thohir
Seperti mana yang disadur oleh laman the-afc.com, semi finalis Piala Asia U-17 akan secara otomatis menjadi wakil Benua Asia untuk berlaga di Piala Dunia U-17. Dengan demikian, maka untuk saat ini, Iran dan Korea Selatan menjadi dua negara pertama yang menjadi wakil dari benua Asia.
Sementara itu, dua slot babak semi final dan perwakilan Asia di Piala Dunia U-17 masih akan diperebutkan oleh empat kontestan lainnya, yakni Arab Saudi, Uzbekistan, Jepang dan Australia.
Menarik untuk dinanti, dua negara manakah yang akan menjadi menjadi kontestan babak semi final, sekaligus mewakili benua Asia di Piala Dunia U-17 mendatang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Inggris vs Prancis: Konsistensi Penyerangan Prancis Berjumpa dengan Permainan Pragmatis Inggris
-
Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026
-
Termasuk Semifinal Kali Ini, Argentina Sudah 3 Kali Singkirkan Inggris dengan Menyakitkan!
-
'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?
-
Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif
Artikel Terkait
-
AFC U-17: Thailand Gugur, Indonesia Satu-satunya Wakil Asean di FIFA U-17
-
Thailand Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Dunia U-17 2023 usai Dibantai Korsel
-
Latihan Perdana Borneo FC, Stefano Lilipaly Disebut Bakal Jadi Starting XI di Piala Asia
-
Stefano Lilipaly Diprediksi Ikut Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia, Shin Tae Yong Disebut Hanya Penasaran dan Akan Istirahatkan Witan Sulaeman?
-
AFC U-17: Panen 12 Gol, Laga Ini Jadi Pertandingan Terseru di Piala Asia!
Hobi
-
Lionel Messi vs Lamine Yamal! Duel Dua Generasi di Final Piala Dunia 2026
-
Jangan Lewatkan! Catat Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Inggris vs Prancis: Konsistensi Penyerangan Prancis Berjumpa dengan Permainan Pragmatis Inggris
-
Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
Terkini
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?