Sesaat selepas ditunjuk oleh FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, induk sepak bola Indonesia, PSSI langsung menunjuk mantan pelatih Timnas U-16 Bima Sakti untuk kembali menakhodai skuat proyeksi Piala Dunia. Meskipun banyak pertentangan di antara para pencinta sepak bola nasional, namun PSSI tetap bersikukuh untuk memberikan kesempatan pada coach Bima untuk kembali merakit kejayaan bersama skuat U-17 Indonesia.
Bagi sebagian orang, mungkin mereka hanya mengenal coach Bima sebagai sosok yang gagal meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Asia U-17. Namun sejatinya, pelatih berusia 48 tahun tersebut setidaknya telah enam kali membersami Timnas Indonesia U-16 dan U-17 di berbagai turnamen.
Sudah tahu pencapaian coach Bima saat mendampingi skuat Timnas di 6 turnamen tersebut? Kita bahas bersama!
1. Piala AFF U-15 tahun 2019
Perhelatan Piala AFF U-15 pada tahun 2019 merupakan debut kepelatihan bagi mantan asisten pelatih Luis Milla ini. Pada turnamen tersebut, coach Bima mampu membawa Marcel JP dan kolega meraih peringkat ketiga setelah mengalahkan Vietnam 3-2 melalui adu tendangan penalti.
2. Boys Elite Football Tournament 2019
Pada turnamen yang berlangsung di Myanmar ini, Timnas U-15 yang ditukangi oleh coach Bima berhasil keluar sebagai runner-up kejuaraan. Pada turnamen tersebut, dari tiga laga yang dijalani, skuat Timnas U-15 tak sekalipun menelan kekalahan. Setelah menundukkan Myanmar 2-0, Timnas U-15 mempermalukan Montenegro 1-0 dan menahan imbang Korea Selatan dengan skor 1-1.
BACA JUGA: Bermain lawan Tokyo FC, Arhan Tak Hanya Tunjukkan Lemparan Maut Andalannya
3. Aspire U-16 Four Nations
Dilangsungkan di Qatar, Timnas Indonesia U-15 yang dipoles oleh coac Bima tampil cukup mengesankan pada turnamen ini. Pada turnamen yang diikuti oleh empat negara tersebut, Indonesia berhasil memenangi laga kontra Maladewa dan Jordania. Namun sayangnya, di laga pamungkas melawan Qatar, mereka harus kalah dengan skor 1-2.
4. Kualifikasi Piala Asia U-16 Tahun 2020
Salah satu pencapaian terbaik dri coach Bima juga terjadi pada tahun 2019 ini. Pada babak kualifikasi Piala Asia U-16 tahun 2020, Timnas Indonesia sukses merengkuh tiket putaran final setelah tak terkalahkan dalam empat laga melawan Filipina, Mariana Utara, Brunei Darussalam dan China. Namun sayangnya, putaran final edisi kali ini tak jadi digelar karena adanya Covid-19 yang merebak.
5. Piala AFF U-16 Tahun 2022
Semua pencinta sepak bola Indonesia pasti ingat dengan momen ini. Pada Piala AFF U-16 pada tahun 2022 lalu, coach Bima sukses mengantarkan skuat Garuda Muda menjadi kampiun setelah di partai final mereka berhasil menggebuk Vietnam dengan skor tipis 1-0.
6. Kualifikasi Piala Asia U-17 Tahun 2022
Sayangnya, seusai mengantarkan Indonesia menjadi kampiun Piala AFF U-16, hasil minor justru dialami coach Bima. Bersama skuat yang sama saat menjarai Piala AFF, Bima Sakti harus merasakan kegagalan di babak kualifikasi Piala Asia U-17 pasca dibantai Malaysia dengan skor 1-5 pada partai pamungkas yang juga menjadi laga penentuan.
Dari enam turnamen yang diikuti oleh coach Bima, sejatinya pencapaian pelatih yang satu ini tak mengecewakan. Kalau menurut teman-teman pembaca bagaimana?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
-
Bagi Seorang Ayah seperti Saya, Bulan Ramadan Justru Datangkan Perasaan Ngenes yang Berganda
-
Dapat Pekerjaan Baru, Patrick Kluivert Bakal Bikin Timnas Suriname Melesat Tajam! Tapi ke Mana?
-
Elkan Baggott Nyatakan Siap Comeback, Justin Hubner Harus Siap Jadi Tumbal The Big Elk!
Artikel Terkait
Hobi
-
Jelang FIFA Series, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Diprediksi Tampil Gacor
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
-
MotoGP Brasil 2026: Marco Bezzecchi Menang 4 Kali, Aprilia Makin Dipuji
-
Ernando Ari Dicoret, 4 Penjaga Gawang Masuk Skuad Final Timnas Indonesia
Terkini
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang
-
HP Panas Padahal Gak Main Game? Waspada, Mungkin Ada "Tamu Tak Diundang" Lagi Ngintip
-
Bukan soal Nominal, Ini Alasan Pentingnya Menghargai Nilai dari Uang Kecil
-
Menjaga Kesehatan Mental dengan Bercerita dalam Buku Psikologi Cerita
-
Dinamika Kehidupan dan Filosofi Man Shabara Zhafira dalam Karya Ahmad Fuadi