Menjelang guliran Piala Asia 2023 di awal tahun mendatang, negara-negara yang menjadi kontestan turnamen antar negara tertinggi di benua Asia tersebut mulai berbenah. Beragam persiapan pun mulai dilakukan, termasuk dengan mengadakan pertandingan internasional melawan negara-negara lain.
Hal ini pula yang dilakukan oleh Timnas Vietnam. Salah satu negara rival di kawasan Asean yang juga berada satu grup dengan Indonesia di putaran final itu telah mempersiapkan laga uji tanding melawan Korea Selatan. Dalam rilisan laman Voice of Vietnam, pertarungan antara Timnas Vietnam melawan raksasa sepak bola dari kawasan Asia Timur tersebut rencananya akan dimainkan pada bulan September atau November 2023 mendatang.
Begitu antusiasnya publik sepak bola Vietnam, rencana uji coba antara timnas kesayangannya melawan Korea Selatan itu pun sudah menyebar luas dan banyak dibahas oleh media-media di negeri tersebut. Namun sayangnya, ternyata apa yang dilakukan oleh Timnas Vietnam, khususnya VFF justru mendapatkan tamparan keras dari KFA, federasi sepak bola Korea Selatan.
Dalam unggahan akun TikTok Timnas Info yang berdasarkan lansiran dari laman chosun.com, para pejabat di federasi sepak bola Korea Selatan tersebut merasa jengah dengan yang dilakukan oleh VFF. Pasalnya, pihak Vietnam telah mengumumkan rencana uji coba melawan Korea Selatan tersebut, saat pihak lawan belum memberikan jawaban dari agenda yang ditawarkan.
Menurut pejabat KFA, apa yang dilakukan oleh VFF yang telah mengumumkan rencana uji coba sebelum ada persertujuan dari KFA tersebut sangatlah memalukan. Karena, federasi Vietnam telah mengklaim kesediaan Korea Selatan untuk melakukan uji coba, sementara mereka belum memberikan jawaban.
"Pertandingan melawan Vietnam belum final. Agak memalukan bahwa Vietnam telah membuat pengumuman," kata salah seorang pejabat KFA dikutip dari Chosun.
"Jadi, saya akan membicarakannya dengan beberapa orang nanti," lanjutnya.
Meskipun tak menampik kemungkinan adanya laga uji coba antara Korea Selatan melawan Vietnam, namun seharusnya Vietnam harus menunggu terlebih dahulu keputusan dari KFA, baru kemudian mengumumkan rencana uji coba tersebut.
Kalau sudah begini, kita tinggal menunggu saja rencana selanjutnya dari kedua negara ini ya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
Riset HILL ASEAN: Emerging Affluent Jadi Kontributor Kuat Perekonomian di ASEAN
-
Berjarak 55 Km dari Batam, Camp Vietnam Jadi Pilihan Wisata Sejarah yang Sungguhkan Fakta Ini
-
Langkah Kejutan Timnas Indonesia untuk Persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Bikin Media Vietnam Was-was
-
Perempuan Pendamping Setia Asnawi Mangkualam di Jeonnam Dragons, Siapa Dia?
-
Jelang KTT ASEAN, Trotoar Kawasan Blok M Direvitalisasi
Hobi
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
Terkini
-
Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari
-
Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles
-
Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!
-
Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan
-
Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan