Stadion Manahan yang merupakan stadion kebanggaan masyarakat Solo, dipastikan akan menjadi salah satu venue diselenggarakan turnamen berkelas dunia, FIFA U-17. Kepastian tersebut terkonfirmasi setelah induk sepak bola dunia, FIFA mengumumkan stadion-stadion yang akan dipakai untuk penyelenggaraan ajang akbar kelompok umur tersebut.
Disadur dari laman denpasar.suara.com (6/8/2023), Stadion Manahan bersama dengan tiga stadion lainnya, yakni Jakarta International Stadium di Jakarta, Gelora Bung Tomo Stadium di Surabaya dan Si Jalak Harupat Stadium di Bandung Jawa Barat, terpilih menjadi empat stadion yang akan menjadi arena pertarungan negara-negara elite sepak bola dunia kelompok umur 17 tahun tersebut.
BACA JUGA: Erick Thohir Memimpin Sejarah Baru, Sepak Bola Cetak Rekor Donasi Terbesar
Uniknya, jika dibandingkan dengan tiga stadion lainnya, Stadion Manahan Solo ternyata memiliki satu fasilitas yang berkelas nan mewah. Iya, dari laman denpasar.suara.com (6/8/2023) Stadion yang memiliki kapasitas 20 ribu penonton single seat ini dilengkapi dengan Jacuzzi alias kolam renang air panas.
Hal ini merupakan sebuah terobosan besar bagi sebuah Stadion yang ada di Indonesia. Lebih kerennya lagi, fasilitas jacuzzi yang dimiliki oleh Stadion Manahan ini diperuntukkan bagi masing-masing tim dan atlet, sehingga rasa nyaman dan privat akan lebih dirasakan oleh para pemain ataupun tim yang berlaga.
Selain jacuzzi, Stadion Manahan Solo sendiri merupakan salah satu stadion terbaik di Indonesia. Disadur dari laman pssi.org, Stadion Manahan yang sejatinya dipersiapkan untuk perhelatan Piala Dunia U-20, direnovasi oleh pemerintah pada tahun 2018 lalu dengan menelan biaya hingga RP301,3 miliar.
BACA JUGA: Pelatih Tokyo Verdy Kecewa Lihat Penampilan Pratama Arhan, Faktor Minim Bermain?
Berdasarkan catatan dari laman stadiumdb, Stadion Manahan yang kini menjadi markas bagi Persis Solo tersebut mulai dibangun pada tahun 1989. Dalam catatan laman ini, pembagunan Stadion sendiri memakan waktu yang cukup lama, di mana jika dihitung mulai 1989 hingga selesai pembangunannya di tahun 1998, pembangunan Stadion Manahan menelan waktu sekitar 9 tahun.
Tanggal 21 Februari 1998, Stadion yang berkapasitas 20 ribu tempat duduk ini tercatat diresmikan dan dipergunakan untuk kali pertama. Sebelum renovasi besar-besaran pada tahun 2018-2019 lalu, stadion yang satu ini sempat mengalami proses renovasi berkali-kali, dari skala kecil hingga skala besar.
Dan kini, setelah bersolek sekian lama, stadion yang diresmikan oleh Presiden Soeharto tersebut akhirnya terpilih sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17 2023 dan direncanakan akan dipergunakan untuk menggelar laga semi final dan final turnamen.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ajukan Diri ke AFC, Seberapa Besar Peluang Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Asia 2031?
-
Terancam Menepi di FIFA Series, Comeback Marselino ke Timnas Indonesia Bakal Semakin Molor
-
Mengintip Peluang Maarten Paes Menjadi Kiper Utama di Ajax Amsterdam, Seberapa Besar?
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman
-
Dilepas FC Utrecht, Ada 3 Alasan yang Seharusnya Bisa Bikin Ivar Jenner Memilih Tetap di Eropa
Artikel Terkait
-
Elkan Baggott Jadi Pilihan Terakhir Pelatih Ipswich Town, Lebih Baik Dipinjamkan?
-
Malaysia Resmi Umumkan Skuad untuk Piala AFF U-23 2023, Timnas Indonesia Kapan?
-
Bawa Viking FK Menang Delapan Kali Beruntun, Shayne Pattynama Ungkap Resepnya
-
BREAKING NEWS! FIFA Pilih Stadion Manahan Lokasi Semifinal dan Final Piala Dunia U-17 2023
-
Erick Thohir: FIFA Sudah Sepakati 4 Venue Piala Dunia U-17 2023
Hobi
-
Mengapa Pemain Lokal Enggan Abroad? Sorotan Mentalitas dari Eks Striker Naturalisasi Timnas
-
Ajukan Diri ke AFC, Seberapa Besar Peluang Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Asia 2031?
-
Terancam Menepi di FIFA Series, Comeback Marselino ke Timnas Indonesia Bakal Semakin Molor
-
Mengintip Peluang Maarten Paes Menjadi Kiper Utama di Ajax Amsterdam, Seberapa Besar?
-
Maarten Paes Resmi Berseragam Ajax Amsterdam, Investasi Bagus?