Memasuki minggu ke-7, Bali United menjamu Persik Kediri. Sebuah pertandingan yang amat berarti bagi mereka dalam mengarungi BRI Liga 1.
Bali United kali ini membawa misi penting. Kemenangan atas Persik, akan membuat mereka menjadi pemuncak klasemen. Mereka akan menggeser Madura United.
Namun laga tersebut ternyata tidak mudah. Persik yang secara kualitas ada di bawah Bali United justru tampil luar biasa.
Flavio dengan dukungan Rohit Chand dan Renan, terbukti mampu membuat sibuk lini pertahanan Bali United. Sang penjaga gawang pun harus berkali-kali mementahkan serangan Persik.
Akhirnya buah perjuangan Bali United timbul. Tendangan maut Eberbesa pada menit ke-41, membuat Cugguara sang pelatih tersenyum.
Tendangan yang berbuah gol tersebut, tak lepas dari campur tangan Spaso. Dalam posisi kurang menguntungkan, Spaso mampu memberikan umpan matang pada Eberbesa hingga berbuah gol.
Pasca kebobolan satu gol, permainan Persik justru makin meningkat. Penarikan Flavio dan Supriyadi, menjadi pembeda dalam pertandingan.
Penampilan Kelly Sroyer, Pahabol, dan Khanafi ternyata luar biasa. Langkah yang dilakukan Marcelo Rospide, pelatih Persik terbukti ampuh.
Beberapa kali upaya Kelly Sroyer membuat Novri dan kawan-kawan keteteran. Persik membuktikan mereka bukan klub kaleng-kaleng. Meski laga tandang, strategi menyerang diterapkan dengan baik.
Khusus keberadaan Khanafi, perlu diberikan apresiasi luar biasa. Pemain yang lahir di ajang tarkam ternyata tampil luar biasa. Posisinya sebagai super sub mendatangkan kontribusi positif.
Hal itu terlihat tadi malam. Tendangan penalti yang didapat Persik, berawal dari akselerasi Khanafi. Upayanya menerobos kotak penalti, berbuah pelanggaran.
Acungan jempol kedua ditujukan pada Feri Pahabol. Pemain kelahiran Papua ini, mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Tendangan geledeknya mampu menaklukkan Maringa.
Dengan skor 1-1, Persik membawa satu angka dari lawatan ke Bali. Skor ini juga menunjukkan trend positis Si Macan Putih.
Persik juga kembali membuktikan sebagai ancaman bagi klub-klub mapan lainnya. Gol-gol mereka yang selalu muncul di menit-menit akhir, menjadi catatan khusus.
Bagi Bali United, hasil seri ini patut disesali. Upaya mereka untuk menggeser Madura United dari puncak klasemen gagal. Tambahan satu angka hanya cukup membuat mereka berada di posisi 2 klasemen BRI Liga 1 minggu ke-7.
Baca Juga
-
Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
Artikel Terkait
-
Prediksi Persis Solo vs Persib Bandung di BRI Liga 1: Preview, Skor dan Live Streaming
-
Prediksi Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya di BRI Liga 1: Preview, Head to Head dan Live Streaming
-
Terpuruk di Zona Merah, Reva Adi Utama Serukan Kebangkitan Persebaya
-
Silverio Kena Sanksi dari Komdis PSSI, Borneo FC Sayangkan Satu Hal Ini
-
Ogah Kehilangan Poin, Persis Solo Siap Tampil Ofensif Lawan Persib
Hobi
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Begadang Demi Me Time: Hati-hati Jeda Palsu Revenge Bedtime Procrastination
-
CODE GEASS: Star Chaser Aspal Umumkan Jadwal Tayang 2027, Seiyuu, dan Staf
-
Novel Bungkam Suara: Ketika Kebebasan Berbicara Menjadi Sumber Perpecahan
-
Bedah One Piece Chapter 1197, Saat Haki Sanji Jadi Tameng Luffy di Elbaf
-
Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?