Beberapa hari yang lalu, PSSI telah mengumumkan nama-nama pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan jelang Piala AFF U-23 di Thailand pada Agustus ini. Melansir dari situs pssi.org, sebanyak 23 pemain telah dipanggil untuk memperkuat timnas U-23 yang akan disiapkan untuk kompetisi Piala AFF U-23.
Beberapa nama yang juga menjadi punggawa timnas Indonesia senior seperti Ernando Ari, Rizky Ridho, Alfreandra Dewangga dan Ramadhan Sananta juga turut dipanggil untuk memperkuat timnas U-23. Akan tetapi, pemanggilan pemain-pemain untuk timnas U-23 kali ini menimbulkan konflik antara pihak klub dan timnas. Terlebih lagi ada beberapa pelatih klub di Liga 1 yang keberatan bahkan enggan melepas pemainnya ke pemusatan latihan timnas Indonesia U-23.
Bentroknya Jadwal AFF Cup U-23 Dengan Liga Menjadi Penyebabnya
Beberapa pelatih seperti Thomas Doll dari Persija, Bernardo Tavarres dari PSM Makassar dan beberapa pelatih lainnya yang berada di Liga 1 keberatan beberapa nama pemainnya dipanggil untuk memperkuat timnas U-23 yang akan berlaga di ajang AFF Cup U-23 tahun ini. Pelatih Persija, Thomas Doll merupakan nama yang paling gencar menyuarakan keberatannya terhadap pemanggilan tersebut.
Tercatat, ada 2 pemainnya yang dipanggil ke pemusatan latihan timnas U-23. Kedua pemain tersebut adalah Rizky Ridho dan Frengky Missa. Hal ini dikarenakan pemanggilan pemain-pemain tersebut terjadi di luar kalender resmi FIFA dan Liga 1 masih berjalan. Alasan tersebut cukup maklumi karena pelatih klub memang berhak menahan pemainnya untuk bergabung dengan timnas selama itu bukan kalender resmi FIFA atau AFC.
Hal serupa juga disampaikan oleh Bernardo Tavarres yang merupakan pelatih PSM Makassar. Bahkan, dirinya dan pihak manajemen PSM mengirimkan surat penolakan kepada PSSI terhadap pemanggilan Dzaky Ashraf ke pemusatan latihan timnas U-23. PSM beralasan bahwa masih membutuhkan tenaga dari Dzaky guna mengarungi Liga 1 dan berlaga di kompetisi AFC Cup yang juga digelar pada bulan Agustus ini.
BACA JUGA: Kejuaraan Dunia 2023: Anthony Ginting Hadapi Wakil Ukraina di Babak Awal
Senada dengan pelatih PSM, pelatih Borneo FC, yakni Pieter Huistra juga cukup keberatan melepas pemainnya ke pemusatan timnas U-23 saat liga masih berlangsung. Tercatat 3 pemain Borneo dipanggil masuk ke dalam skuad timnas U-23. Nama-nama tersebuta adalah Komang Teguh, Daffa Fasya dan Fajar Fatchurrahman. Namun, yang diizinkan untuk bergabung hanyalah Komang Teguh dan Daffa Fasya. Sedangkan untuk Fajar Fatchurrahman tidak dilepas dan akan digantikan dengan Titan Agung yang memperkuat klub Bhayangkara FC.
Urgensi Keikutsertaan AFF U-23 bagi Timnas Indonesia
Setiap penyelenggaran AFF Cup baik level senior maupun kelompok umur memang selalu menimbulkan konflik antara timnas dan klub. Hal ini dikarenakan kompetisi tersebut memang belum masuk ke dalam kalender resmi FIFA maupun AFC meskipun sejak tahun 2016 mendapatkan koefisien poin dalam FIFA ranking. Hal inilah yang menyebabkan banyak klub enggan melepas pemainnya ke timnas. Belum lagi AFF Cup kelompok umur umumnya bentrok dengan jalannya liga-liga di kawasan ASEAN.
Melihat dari hal tersebut, pihak PSSI sendiri memang tidak menetapkan target apapun di ajang AFF Cup U-23 tahun ini. Namun, PSSI berharap ajang ini menjadi sarana latihan, penguatan chemistry serta seleksi pemain bagi timnas U-23 yang akan mengikuti ajang kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan digelar bulan September 2023. Federasi sendiri menetapkan timnas Indonesia U-23 untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-23 yang akan diadakan tahun depan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!
-
Direstui oleh John Herdman, Taisei Marukawa Segera Bela Timnas Indonesia
-
Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal
-
Jelang Piala Asia, Indonesia Lakoni 2 Laga Uji Coba Lawan Tim Timur Tengah
Artikel Terkait
Hobi
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
Terkini
-
Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender
-
Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha
-
Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled
-
Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja
-
Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang