Pemilik nama lengkap Welberlieskott de Halim Jardim merupakan salah satu anak muda Diaspora Indonesia yang meniti karier di luar negeri. Ia bermain untuk klub Sao Paulo di Brazil. Remaja yang kerap disapa Welber Jardim tersebut diketahui kalau ia memiliki darah Indonesia dari pihak ibunya, hobinya di dunia sepak bola mengikuti jejak ayahnya yang juga seorang pemain sepak bola di Brazil.
Namun, kini Welber Jardin dipanggil oleh Timnas Indonesia untuk memperkuat Piala Dunia U-17 2023. Bahkan Bima Sakti memuji penampilan dari Welber Jardim yang sudah mengikuti pemusatan latihan.
Bima Sakti mengaku puas dengan kualitas penampilan yang ditunjukkan oleh Welber Jardim selama latihan.
BACA JUGA: Profil 3 Pemain Debutan Timnas Indonesia, Salah Satunya Alumni Timnas U-20
Profil Welber Jardim
Welber Jardim merupakan salah satu pemain sepak bola muda yang dimiliki Indonesia. Welber Jardim lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia, pada 25 April 2007. Dirinya saat ini masih berusia 16 tahun.
Orang tua Welber Jardim bernama Lielyana Halim dan sang ayah bernama Elisangelo de Jesus Jardim. Sejak lahir hingga usianya lima tahun, Welber Jardim pernah menghabiskan masa kecil di Indonesia hingga akhirnya diboyong orang tuanya ke Brazil.
Ketika di Brazil, Welber pun diarahkan untuk mengasah bakatnya di dunia sepak bola. Bahkan diketahui kalau Welber Jardim beberapa kali pernah membela klub Brazil kelompok umur.
Pada usia 10 tahun, Welber Jardim memperkuat klub Palmeiras U-10, ia bergabung pada klub itu sejak 2014 hingga 2017. Selanjutnya, Welber pun hijrah ke Sao Paulo U-16 pada tahun 2022 lalu.
BACA JUGA: Komang Teguh Masih Ikut Kualifikasi Piala Asia U-23, Sikap di Video Lawasnya Dipuji
Prestasi Welber Jardim
Welber Jardim berhasil membawa Sao Paulo meraih gelar juara Piala Criciuma U-17 usai mengalahkan wakil Argentina, Talleres.
Sebelum itu, pada tahun 2019, ia memenangkan gelar dan runner-up bersama Santos FC Junior. Dia berkontribusi pada kesuksesan timnya dengan mencapai final turnamen futsal dan sepak bola di Brazil. Menariknya, Welber mengikuti dua final di hari yang sama, yakni pada 16 Juni 2019. Final tersebut adalah Piala Sociedad 2019 dan Piala Pan Amerika U-12.
Dari dua laga sepak bola tersebut, Welber berhasil meraih gelar juara Pan American Cup U-12 2019 sementara mereka harus puas di peringkat dua Sociedad Cup setelah kalah 3-2 lewat adu penalti.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tertimpa Kasus Bukan Kiamat: Cara Perusahaan Bangkit dari Krisis
-
PPN Naik, UMKM Diuji: Disuruh Kuat atau Dibiarkan Sekarat?
-
Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan
-
Bukan Generasi Stroberi yang Rapuh, Mungkin Kita yang Terlalu Cepat Menilai
-
Dilema WFH Sehari: Bukti Kita Masih Dinilai dari Absen Kehadiran, Bukan Hasil Kerja
Artikel Terkait
-
Sosok Choi In Cheol, Pelatih Timnas Indonesia Senior Pengganti Shin Tae-yong Ternyata Bukan Orang Biasa
-
Takluk 0-1 dari Korea Selatan, Banyak yang Harus Dibenahi dari Timnas U-17
-
Komang Teguh Masih Ikut Kualifikasi Piala Asia U-23, Sikap di Video Lawasnya Dipuji
-
PSSI Bongkar Alasan Dua Pemain Kena Sanksi AFC Masih Dipanggil ke Timnas Indonesia U-23
-
Shin Tae-yong Bikin Terobosan Baru! Rekrut Pemain Baru di Timnas Indonesia, Mereka Bukan 'Pemain Bintang' di Liga 1
Hobi
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
Terkini
-
Maaf Jadi Rumit, Pamungkas Rilis "Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan"
-
Hak yang Dikhianati: Ketika Pendidikan Dibiarkan Jadi Privilege
-
HP Paling Worth It 2026? iQOO 15R Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Jumbo
-
Misteri Lampu Petromax, Siapakah Lelaki Pengantar Makanan Tengah Malam Itu?
-
Ulasan If Wishes Could Kill: Saat Permohonan Berubah Jadi Teror Kematian