Turkmenistan bukan lawan yang sesungguhnya oleh Timnas Indonesia senior, melainkan klub FK Arkadag yang harus diwaspadai oleh pelatih pengganti Shin Tae Yong.
Timnas Turkmenistan bisa menjadi masalah besar bagi Timnas Indonesia senior di bawah pelatih Choi In Cheol. Masalah itu datang bukan sebagai individu melainkan tim.
Secara individu pemain, Timnas Indonesia memiliki kualitas di atas Turkmenistan. Namun secara tim, asuhan Shin Tae Yong bakal kalah jauh.
Alasannya bisa dibilang cukup sederhana, ada sebanyak 17 pemain Timnas Turkmenistan yang akan dihadapi Timnas Indonesia senior ternyata bermain di satu klub FK Arkadag. Artinya pelatih pengganti Shin Tae Yong akan menghadapi skuad yang saat ini sudah nyetel satu sama lain.
Sebanyak 17 pemain Turkmenistan di klub FK Arkadag memiliki posisi beragam, mulai dari kiper hingga striker. Jika diperinci, ada satu kiper, tujuh bek, 3 gelandang, empat pemain sayap dan dua penyerang murni.
Sementara 6 pemain Timnas Turkmenistan lainya yang akan melawan Timnas Indonesia berasal dari klub berbeda namun masih di Liga setempat.
Saat ini, FK Arkadag yang berisikan pemain Timnas tersebut menguasai liga Turkmenistan. Mereka mendapatkan nilai sempurna dari 12 laga yang dilalui.
Padahal jika dibandingkan secara individu, para pemain Timnas Turkmenistan ini tidak begitu bagus daripada pemain Timnas Indonesia. Hal itu bisa dilihat dari harga para pemain di bursa transfer.
Pemain termahal Timnas Turkmenistan adalah Arslanmurad Amanov dengan harga Rp3,48miliar. Pemain yang mendekati harga itu senilai Rp2,17miliar.
BACA JUGA: Shin Tae Yong Panggil 5 Pemain Persib Bandung, Pelatih Bojan Hodak Amankan Situasi
Sedangkan, para pemain Timnas Indonesia rata-rata di harga Rp3miliar sampai Rp4miliar. Namun, kelemahan jika dibandingkan Turkmenistan adalah para pemain Indonesia berasal dari berbagai klub.
Hal inilah yang harus diwaspadai pengganti pelatih Shin Tae Yong. Jika tidak diantisipasi, bisa saja Choi In Cheol akan terkejut dengan kolektivitas Timnas Turkmenistan. Apalagi secara peringkat, Timnas Indonesia masih dibawah Turkmenistan. Peringkat 150 berbanding 138.
Kemenangan atas Timnas Turkmenistan ini jadi harga mati bagi Shin Tae Yong untuk Timnas Indonesia. Pasalnya, Indonesia harus mengejar peringkat dunia.
Apabila menang melawan Turkmenistan, maka Timnas Indonesia akan mendapatkan tambahan 5,41 poin dan naik di peringkat 147. Jika imbang mendapatkan 0,41 poin dan jika kalah minus 4,59 poin.
Untuk diketahui, Timnas Indonesia akan menghadapi Turkmenistan pada FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (8/9/2023).
Baca Juga
-
10 Cara Mengatur HP agar Bisa Melantunkan Al-Quran Semalaman Tanpa Khawatir Baterai Rusak
-
Gagasan Pendidikan Ki Hajar Dewantara, Perlunya Akses Pendidikan Merata
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
-
Ketupat Lebaran: Ikon Kuliner yang Tak Lekang oleh Waktu
Artikel Terkait
-
Pemain Timnas Malaysia Faisal Halim Bidik Liga 1 Indonesia untuk Abroad
-
Jens Raven Senang Bertemu Gerald Vanenburg, Dapat Lampu Hijau ke Timnas Indonesia Senior?
-
Jens Raven Bertemu Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Kans Besar Dipromosikan
-
Habis Kontrak, 3 Pemain Timnas Indonesia Ini Berpeluang Berkarier di Liga 1
-
Fakta Mengejutkan: Kakek Pascal Struijk Terkait Insiden Berdarah Hotel Yamato Surabaya
Hobi
-
Carlos Pena Soroti Magis Pakansari, Tak Menyesal Persija Didepak dari JIS?
-
Habis Kontrak, 3 Pemain Timnas Indonesia Ini Berpeluang Berkarier di Liga 1
-
Ingin Buat Bali United Gigit Jari, PSM Makassar Belajar dari Masa Lalu?
-
Timnas Indonesia Diterpa Badai Cedera, 4 Pemain Ini Berpeluang Comeback?
-
Uniknya Thailand, Ubah-Ubah Aturan Demi Bisa Kembalikan Medali Emas Sepak Bola SEA Games
Terkini
-
4 Inspirasi Gaya Simpel tapi Stylish dari Kang Ha Neul untuk Setiap Momen
-
Sinopsis Rumah untuk Alie, Sebuah Harapan dari Anak Bungsu
-
John Cena dan Idris Elba Beraksi di Film Heads of State, Intip Trailernya
-
Memaknai Cinta dan Komitmen dalam Lagu SEVENTEEN Eyes on You
-
Bukit Langara, Pesona Wisata Alam dengan View Sungai Amandit di Kalimantan