Ranking FIFA Indonesia berhasil kembali naik hari ini (12/09/2023). Hal ini dikarenakan kekalahan yang dialami 0-2 oleh St Kitts and Nevis atas Saint Lucia dalam ajang CONCACAF Nations League.
Dilansir dari laman resmi Football ranking, kekalahan yang dialami atas negara peringkat 170 dunia tersebut membuat Ranking FIFA dari St Kitts and Nevis terjun bebas karena harus kehilangan poin sebesar 14,59.
Jika sebelumnya menghuni peringkat 145 kini harus rela menghuni peringkat 148, yakni dua tingkat di bawah Timmas Indonesia dengan mengumpulkan total 1052,22 poin.
Hasil yang didapatkan oleh St Kitts and Nevis tersebut berbanding terbalik dengan apa yang dicapai oleh Indonesia dalam laga FIFA Matchday bulan ini.
Dalam hal ini Asnawi Mangkualam dkk sukses mengalahkan Turkmenistan selaku tim penghuni Ranking 136 FIFA. kemenangan ini membuat anak asuh Shin Tae-Yong mendapatkan tambahan 5,41 poin
Jika sebelumnya Indonesia menghuni peringkat 150 kini Ranking tim merah putih naik menjadi 146. Jika dihitung secara keseluruhan maka kenaikan Rangking FIFA Indonesia mencapai 4 tingkat selama bulan September 2023.
Namun posisi Indonesia di daftar Ranking FIFA masih sangat jauh bila dibandingkan dengan Vietnam. tim berjuluk Golden Warriors tersebut masih menjadi yang terbalik di kancah sepak bola Asia Tenggara (ASEAN) dengan menempati peringkat 93.
Vietnam yang sebelumnya menghuni peringkat 95 bisa menaikkan peringkatnya ke 93 setelah suskes mengalahkan Palestina di ajang FIFA Matchday September.
Vietnam juga menjadi satu-satunya tim di Asia Tenggara yang menembus daftar peringkat 100 FIFA. Sedangkan Thailand yang menjadi tim kedua terbaik di ASEAN jusru hanya menghuni Ranking 111 FIFA.
untuk penilaian negara kawasan ASEAN secara keseluruhan Indonesia menempati urutan kelima. Skuad garuda masih kalah dari Vietnam, Thailand, Filiphina dan Malaysia
Berikut ini adalah daftar Ranking FIFA terbaru dari negara-negara ASEAN:
93. Vietnam: 1243,14 poin
111. Thailand: 1181,20 poin
135. Filiphina: 1095,02 poin
136. Malaysia: 1094,90 poin
146. Indonesia:1052,87 poin
158. Singapura: 1011,31 poin
160. Myanmar: 1004,46 Poin
178. Kamboja: 948,64 poin
186. Laos: 899,58
191. Brunei Darussalam :887,59 poin
192. Timor Leste: 860,45 poin
Meskipun ranking FIFA Indonesia masih berada di bawah 4 negara ASEAN lainnya namun bukan berarti ini menjadi hal yang harus disesalkan. Melainkan menjadi sebuah motivasi untuk terus mempersembahkan prestasi terbaik bagi negeri dalam setiap laga yang dijalani.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mengenal Zahaby Gholy, Striker Indonesia yang Jadi Pemain Terbaik di Piala AFF U-16
-
Hanya Penghangat Bangku Cadangan, Pratama Arhan akan Susul Asnawi ke Liga Thailand?
-
Siap Bela Timnas Indonesia, Ini Dia Sosok Mauro Zijlstra
-
Ernando Ari Akui Hampir Jadi Korban Malpraktek Dokter Gadungan Timnas
-
Kalahkan Calvin Verdonk, Segini Harga Fantastis Thom Haye Usai Bela Timnas Indonesia!
Artikel Terkait
-
Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia U-23 Bisa Tumbangkan Turkmenistan, Ini Alasannya
-
Media Vietnam Tetap Remehkan Timnas Indonesia U-23 Meski Babat Habis Taiwan 9-0
-
Sebanyak 150 Unit Wuling Air ev Turut Sukseskan KTT ASEAN 2023
-
Ada Indonesia, Berikut 3 Negara ASEAN yang Berpotensi Susul Vietnam Lolos Piala Asia U-23 2024
-
Lumat Taiwan 9-0, Timnas Indonesia U-23 Tetap Dipandang Remeh Media Vietnam
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Mendengar Suara Korban Teror Gas Sarin Tokyo dalam Buku Underground
-
4 Spray Serum Bi-Phase Kunci Kulit Glowing Setiap Hari, Under Rp100 Ribuan!
-
Privasi Semakin Tipis di Era Digital: Ketika Hidup Jadi Konsumsi Publik
-
4 Clay Mask Peppermint dengan Sensasi Cooling untuk Hempas Minyak Membandel
-
Earphone Kabel Kembali Digemari Anak Muda, Nostalgia atau Kesadaran?