Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat akan memainkan sebuah pertandingan penting dalam karier sepak bola profesionalnya. Berdasarkan unggahan akun Instagram @futboll.indonesiaa, pemain kelahiran Barcelona tersebut akan menjalani pertandingan perdananya di gelaran Liga Champions Asia.
Disadur dari laman the-afc.com, Jordi Amat yang menjadi bagian dari skuat Johor Darul Takzim dari Malaysia, akan menghadapi wakil Jepang, Kawasaki Frontale di laga perdana Liga Champions Asia grup I.
"Jordi Amat satu-satunya Pemain Indonesia yang bermain di Liga Champions Asia bersama JDT!" tulis akun pengunggah melengkapi keterangan foto Jordi yang tertera di unggahan mereka.
BACA JUGA: Tanpa Ramadhan Sananta, Begini Persiapan Timnas Indonesia U-24 Asian Games 2023
Selain bakal berhadapan dengan Kawasai Frontale, Johor Darul Takzim asal Malaysia juga bakal bersaing dengan BG Pathum United dari Thailand dan Ulsan Hyundai asal Korea Selatan.
Di persepakbolaan Indonesia, nama seorang Jordi Amat memang belakangan ini menjadi idola baru para suporter dan pencinta Timnas Indonesia. Pemain yang lahir pada 21 Maret 1992 tersebut sejauh ini telah memainkan 8 laga bersama skuat Garuda. Dari 8 pertandingan yang dilakoninya bersama Pasukan Merah Putih, Jordi Amat tercatat telah menyumbangkan satu gol untuk negara barunya tersebut.
BACA JUGA: Manchester United Jatuh dalam Investasi Bodong, Begini Pembelaan Erik Ten Hag
Semenjak melakoni debutnya pada 23 Desember 2022 lalu, mantan pemain Timnas Spanyol kelompok umur tersebut selalu menjadi bagian penting dalam permainan yang dikembangkan oleh coach Shin Tae Yong. Selepas laga debutnya bersama Timnas saat melawan Kamboja, pemain bertinggi badan 185cm tersebut menjadi bagian skuat Garuda di laga melawan Thailand, Vietnam (2 kali), Burundi (2 kali), Argentina dan terakhir Turkmenistan.
Sementara satu-satunya gol yang diciptakan oleh Jordi Amat, dia sumbangkan saat Indonesia melawan Burundi di laga uji coba FIFA Matchday bulan Maret 2023 lalu. Uniknya, satu-satunya gol yang dilesakkan oleh Jordi Amat ke gawang Burundi tersebut menjadi gol penyelamat Indonesia dari kekalahan atas tim tamu.
Penampilan konsisten dari Jordi Amat ini juga turut membantu JDT tampil dominan di liga Malaysia. Dan kita lihat bersama, apakah permainan stabil dari pemain naturalisasi Indonesia yang satu bisa membantu JDT juga berjaya di pentas ACL yang merupakan kompetisi antar klub tertinggi di benua Asia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Pulang dari Bela Timnas Indonesia, Nasib Elkan Baggott Makin Buruk di Ipswich Town FC
-
Toreh Sejarah Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 hingga Pujian Warganet ke STY
-
Apakah Kirgistan Lawan yang Kuat untuk Timnas Indonesia? Ada 3 Pemain Berbahaya Jebolan Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
-
Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia U-24 Bisa Tumbangkan Kirgizstan di Asian Games 2022
-
Tanpa Ramadhan Sananta, Begini Persiapan Timnas Indonesia U-24 Asian Games 2023
Hobi
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
Terkini
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI
-
Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior
-
Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup
-
Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak