Kabar mengejutkan tiba-tiba datang dari olahraga sepak bola Indonesia. Seorang pengamat sepak bola, Ophan Lamara, mengungkapkan bahwa kini masih ada mafia sepak bola di tubuh federasi (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) dan operator (Liga Indonesia Baru).
Ungkapan Ophan Lamara ini dikutip oleh pemilik akun media sosial Instagram @recehansepakbola pada Senin (18/9/2023).
“Saya pernah dua kali hadir negoisasi jual beli juara liga. Sosok perusak itu masih ada di federasi dan operator,” ujar Ophan Lamara.
"Ophan Lamara mengungkapkan, dirinya mengetahui sosok mafia yang ternyata masih ada di dalam tubuh PSSI & PT LIB, ia pun mengatakan siap menjadi saksi jika dirinya dibutuhkan," begitu keterangan yang tertulis pada gambar yang menampilkan pernyataan Ophan tersebut.
BACA JUGA: Link Live Score Asian Games U-23, Indonesia Lawan Kyrgyzstan Malam Ini
"Btw ini ada di Channel Skor Indonesia, Diskusi Terbuka yang menghadirkan langsung Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan juga beberapa pengamat sepak bola Indonesia," tambahnya.
Pernyataan Ophan Lamara
Pernyataan Ophan tersebut seketika mendapat beragam reaksi dari netizen. Salah seorang dari mereka menyayangkan kenapa kasus ini tidak langsung diungkapkan ke Ketua PSSI.
"Kenapa sih nggak kasih tahu langsung, minimal ke Pak Erick saja biar langsung ada tanggapan asalkan bukti mencukupi. Kalau ramai kayak gini tentunya mafia tersebut sudah mempersiapkan semuanya untuk terbebas," tulis @comet***.
"Harusnya jangan dibuka di publik kayak gini. Harusnya langsung bentuk tim khusus mafia sepakbola saja. Kalau di publik gini kan jadi bikin gaduh. Tuduh-tuduhan si ini si itu," sahut @rully***.
BACA JUGA: Pernyataan Para Pandit Soal Shin Tae Yong, Jadi Alasan Perpanjang Kontrak?
Mereka juga tak segan menyebut nama Erick Thohir dalam komentarnya agar segera melakukan penyidikan.
"Terlepas dari benar atau tidaknya, statement dia seharusnya Pak @erickthohir melakukan penyelidikan, supaya sesuai komitmen Bapak untuk menjadikan sepak bola Indonesia jadi lebih baik di semua sektor," timpal @deekey***.
"@erickthohir saatnya untuk ngebuktiin sama masyarakat pecinta sepak bola tanah air kalau Anda memang benar-benar mau berantas mafia di PSSI," tambah @tsabit***.
Sayangnya, Ophan tidak membuka siapa nama perusak di tubuh PSSI dan LIB tersebut.
Ophan Lamara adalah pria Makassar yang sosoknya tidak asing di dunia sepak bola Indonesia. Ia memulai karier sebagai presenter sepak bola. Ophan lalu melibatkan diri dalam tubuh PSSI sejak tahun 2003 dengan menjadi tim marketing di era kepemimpinan Nurdin Halid.
Dan pada tahun 2005 sampai 2007, Ophan juga menjadi bagian dari tim pertama yang tergabung di BLI (Badan Liga Indonesia) yang saat ini bernama PT. LIB (Liga Indonesia Baru).
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan
-
Humor Jurnalistik: Belajar Menulis Tajam Tanpa Harus Mengernyitkan Dahi
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu
-
Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?
Artikel Terkait
-
Biodata dan Profil Solivina Nadzila: Selebgram Kontroversial yang Promosikan Judi Online Pakai Bikini
-
Profil Harvick Hasnul Qolbi yang Diisukan Ditampar Prabowo, Ternyata Kader NU dan Suka Sepakbola
-
Biodata dan Agama Emak Gila, Terseret Kasus Promosikan Judi Online Sebelum Wulan Guritno
-
Masih Jadi Game Terpopuler, Berikut 3 Profil Karakter yang Ada di GTA V
-
Biodata dan Profil Chen Geovani: Sosok Selebgram dan Mantu Hotman Paris yang Biaya Pernikahannya Tembus Rp 5 Miliar
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Tall Poppy Syndrome: Ketika Orang Berhasil Justru Dicari Kekurangannya
-
Label Expired untuk Perempuan: Mengapa Bertambah Usia Dianggap Kerugian?
-
Bahaya Penggunaan Prompt, Pendinginan Server Menyebabkan Krisis Air Bersih
-
Ulasan Film Perfect Days: Ketika Kedamaian Ditemukan dalam Rutinitas
-
Ulasan Novel The Great Gatsby: Apakah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan?