Timnas Indonesia U-24 akan kembali bertarung di babak 16 besar ajang Asian Games cabang sepak bola. Berdasarkan informasi dari laman hangzhou2022.cn, skuat Garuda Muda akan berhadapan dengan Uzbekistan pada tanggal 28 September 2023 besok.
Bagi seorang Indra Sjafri, pertarungan melawan Uzbekistan sejatinya bukanlah sebuah hal yang asing baginya. Pasalnya, pelatih asal Sumatera Barat tersebut pernah menghadapi skuat negara Asia Tengah tersebut pada tahun 2014 lalu.
BACA JUGA: Bertandang ke Indomilk Arena, Persebaya Surabaya Incar Kemenangan Tandang
Kala itu, Indra Sjafri yang menangani skuat Timnas Indonesia U-19 sukses meloloskan Evan Dimas dan kolega ke putaran final Piala Asia U-19. Pada putaran final turnamen yang berlangsung di Myanmar tersebut, Timnas Indonesia U-19 bergabung di grup B bersama Uni Emirat Arab, Australia dan Uzbekistan.
Sempat mengusung optimisme dan rasa percaya diri yang tinggi karena bermodalkan titel Piala AFF U-19 tahun 2013, Indra Sjafri dan anak asuhnya justru harus menerima kenyataan pahit. Penampilan antiklimaks yang mereka tunjukkan di putaran final, membuat mereka justru menjadi bulan-bulanan tiga tim lainnya.
Di laga perdana melawan Uzbekistan, taktik dan strategi Indra Sjafri kala itu tak mampu meredam agresifitas sang lawan. Alhasil, Timnas Garuda Muda pun kala itu harus bertekuk lutut dengan skor 1-3.
Berdasarkan match report dari laman the-afc.com, tiga gol kemenangan Uzbekistan diciptakan oleh Dostonbek Khamdanov pada menit ke-18, kemudian digandakan oleh Zabikhillo Urinboev pada menit ke-22. Indonesia sejatinya sempat memperkecil kedudukan melalui sepakan spektakuler Paolo Sitanggang ketika pertandingan berjalan 58 menit. Namun sayangnya, mereka harus kembali kebobolan di menit ke-87 melalui Otabek Shukurov.
BACA JUGA: Ekstra Waspada! Timnas Uzbekistan Saat Ini Tengah dalam Fase Kebangkitan
Sembilan tahun berselang, coach Indra Sjafri akhirnya kembali bersua dengan Uzbekistan di level yang sama namun berbeda ajang. Di babak 16 besar Asian Games, coach Indra memiliki kans untuk membalaskan kekalahan yang pernah diterimanya pada tahun 2014 lalu.
Dengan materi pemain yang tentunya sudah jauh berbeda, pelatih yang sukses mengantarkan Indonesia meraih medali emas Sea Games 2023 tersebut akan kembali beradu strategi melawan Uzbekistan, sekaligus melakukan revans atas kekalahan yang pernah dideritanya saat membesut Timnas U-19.
Akan menjadi sebuah hal yang pastinya menarik untuk melihat apakah nantinya strategi yang diterapkan oleh coach Indra Sjafri berhasil membalaskan kekalahan yang selama sembilan tahun ini terpendam olehnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Thom Haye dan Marceng Bakal Absen, Siapa yang Layak Gantikan Peran Keduanya di Timnas?
-
Maarten Paes Tampilkan Debut Gemilang, Babak Baru Persaingan Kiper Timnas Indonesia Resmi Dimulai!
-
Gegara Persib Bandung, Indonesia Kini Berpeluang Punya 3 Wakil di Kompetisi Level Asia!
-
John Herdman dan Timnas Indonesia yang Terancam Minim Kreasi di Guliran FIFA Series 2026
-
Resmi Dapat Menit Bermain, Debut Maarten Paes di Ajax Diselimuti Beragam Keistimewaan
Artikel Terkait
-
Tekad Bek Persija Jakarta Ciptakan Sejarah Bersama Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022
-
Ekstra Waspada! Timnas Uzbekistan Saat Ini Tengah dalam Fase Kebangkitan
-
Dipimpin Ramadhan Sananta di Lini Depan, Ini Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Uzbekistan
-
Asian Games 2022: Sanggoe Darma Tanjung Sumbang Medali Perak dari Skateboard
-
Isi Kekosongan Striker, Rachmat Irianto Akui Pentingnya Ramadhan Sananta di Timnas Indonesia U-24
Hobi
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Terlibat Insiden, Ducati Anggap Penalti untuk Marc Marquez Tidak Adil
-
5 Momen Menarik di Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Marc Marquez Terancam
-
Belajar dari Pengalaman, Alex Marquez Siap Raih Titel Juara Dunia Musim Ini
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
Terkini
-
4 Milky Toner Mengandung Ceramide yang Ampuh Perkuat Skin Barrier
-
Di Balik Retorika Perang Narkoba: Ketimpangan Hukum dan Celah Struktural
-
Ramadan dan Kesempatan Kedua: Momentum Reset Diri yang Sering Terlupakan
-
Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow
-
Menanti Tuhan yang Diam: Pergulatan Iman dalam Silence Karya Shusaku Endo