Pelatih Timnas Indonesia senior, Shin Tae-yong telah merilis nama-nama pemain untuk mengarungi babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sepertimana dirilis dari laman pssi.org, pelatih asal Korea Selatan tersebut semula memanggil 25 pemain untuk laga melawan Brunei Darussalam.
Namun, seiring dengan cederanya Jordi Amat dan Yance Sayuri, mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut pada akhirnya memanggil tiga pemain tambahan sehingga pada akhirnya skuat Garuda Senior berisikan 26 pemain.
Dari 26 nama pemain yang ada, ternyata terdapat sebuah fakta unik mengenai usia para penggawa Garuda senior. Sebelumnya, selama beberapa waktu belakangan ini Marselino Ferdinan alias Marceng selalu menjadi pemain paling muda di tubuh skuat Indonesia senior.
Namun, jika kita berkaca pada daftar panggil pemain yang ada, predikat yang selama beberapa tahun belakangan ini selalu menempel pada pemain KMSK Deinze tersebut akhirnya harus beralih kepada pemain lain.
Disadur dari laman transfermarkt.com, dari 26 pemain yang ada dalam daftar list, pemain termuda dalam skuat Timnas Indonesia senior saat ini menjadi milik pemain debutan, Arkhan Fikri. Pemain yang kini memperkuat Arema tersebut tercatat memiliki waktu kelahiran yang terpaut kurang lebih tiga bulan dari Marselino Ferdinan.
BACA JUGA: Final Sepak Bola Asian Games: Dua Calon Juara Beradu Ketajaman Lini Serang
Dari laman yang sama, Marselino Ferdinan tercatat lahir pada tanggal 9 September 2004, sehingga per bulan September 2023 ini mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut telah berusia 19 tahun. Sementara Arkhan Fikri, tercatat lahir pada tanggal 28 Desember 2004, sehingga secara usia dirinya masih berada di angka 18 tahun ketika pemanggilan ini didapatkannya.
Dengan selisih kurang lebih 3 bulan lebih muda dengan Marselino Ferdinan, maka akan menjadi sebuah hal yang tentunya membanggakan jika nantinya Arkhan Fikri mendapatkan kesempatan untuk turun bermain di laga melawan Brunei Darussalam. Terlebih, dengan kualitas lawan yang dapat dikatakan berada di bawah skuat Garuda Muda, kans Arkhan untuk mendapatkan debutnya di Timnas senior sangat terbuka lebar.
Wah, apakah dengan masuknya Arkhan Fikri ke Timnas Indonesia senior, status "anak bontot coach Shin Tae-yong" yang disandang oleh Marceng selama ini akan berpindah? Tentu jawabannya tergantung performa Arkhan Fikri di lapangan nanti. Itupun jika sang pemain mendapatkan kepercayaan dari coach STY.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
Artikel Terkait
Hobi
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
-
Tes Jerez 2026: Reaksi Pembalap Positif, MotoGP Bakal Makin Kompetitif
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
Terkini
-
Ulasan Drama Walking on Thin Ice: Antara Dosa dan Kasih Sayang Seorang Ibu
-
Ketika Sains Mengambil Ranah Tuhan: Eksistensi Kloning di Novel Frea
-
Bertajuk Petal, Ariana Grande Akan Rilis Album Baru Juli 2026
-
Vivo T5 Pro 5G All-Rounder 4 Jutaan: Desain Tipis dengan Baterai 6500 mAh
-
3 HP Samsung 5G Murah di Bawah Rp5 Juta: Layar AMOLED, Baterai Tahan Lama