Geliat pesepakbolaan nasional kembali menggelora. Kali ini kabar datang dari salah satu klub asal pulau Kalimantan, yakni Borneo FC Samarinda.
Dilansir dari laman resmi klub Borneo FC, tim berjuluk “Pesut Etam” tersebut resmi mendatangkan gelandang veteran asal Belanda, William Jan Pluim. Pemain yang akrab dikenal dengan nama Wiljan Pluim ini resmi berseragam Borneo FC di sisa musim ini usai dilepas oleh PSM Makassar.
Wiljan Pluim resmi menjadi bagian dari skuad Borneo FC Samarinda terhitung sejak Selasa (10/10/2023) kemarin. Datangnya gelandang berusia 34 tahun ini tentunya diharapkan dapat menjadi angin segar bagi Borneo FC Samarinda yang hingga pekan ke-15 BRI Liga 1 musim 2023/2024 ini masih memuncaki klasemen sementara.
“Pertama, saya ucapkan selamat datang untuk Wiljan Pluim di keluarga besar Borneo FC. Dan semoga cepat beradaptasi dengan tim,” ujar Presiden klub Borneo FC, Nabil Husein seperti yang dikutip dari laman resmi klub Borneo FC.
Datangnya Pluim Diharapkan Dapat Memberikan Gelar Juara bagi Borneo FC
Wiljan Pluim pertama kali menginjakkan kaki dan bermain di Indonesia yakni pada tahun 2016 silam. Pemain yang pernah memperkuat klub Eredivisie Liga Belanda bersama Vitesse Arnhem dan Roda J.C. ini datang usai kontraknya habis ketika memperkuat klub Liga Vietnam, yakni Becamex Binh Duong.
Dilansir dari laman resmi transfermarkt.co.id, Pluim datang ke Indonesia dan membela PSM Makassar sebagai klub pertamanya di Liga Indonesia.
Bersama PSM Makassar, Pluim sukses mencatatkan 149 laga dan mencetak 41 gol dari musim 2016/2017 hingga pertengahan musim 2023/2024.
Pemain dengan postur yang cukup jangkung ini juga sukses mempersembahkan gelar Piala Indonesia musim 2018/2019 dan Liga 1 musim 2022/2023.
Namun, kariernya bersama skuad “Juku Eja” harus terhenti di pekan ke-15 BRI Liga 1 dan dirinya resmi dicoret dari PSM Makassar karena faktor usia.
Berlabuhnya Wiljan Pluim ke Borneo FC Samarinda tentu sedikit di luar dugaan. Pasalnya, klub ini memang tidak dikabarkan tertarik dengan gelandang yang dapat memainkan peran sebagai playmaker tersebut.
Di Borneo FC, Pluim akan memakai nomor punggung 80 dan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang cukup baik guna menghadirkan trofi juara ke kota Samarinda. Pluim dikontrak oleh Borneo FC Samarinda dengan durasi kontrak sekitar 1,5 tahun.
“Prosesnya enggak lama, belum lama ini kami komunikasi, dan Alhamdulillah tidak butuh waktu lama untuk Wiljan Pluim untuk menentukan kariernya. Saya pikir banyak klub yang menginginkannya. Alhamdulillah dia memilih Borneo, kita sangat bersyukur di situ. Untuk durasi kontrak, kita akan kontrak selama 1,5 musim. Mudahan dalam waktu itu, bisa 2 piala kita bawa. Kita tidak hanya bicara sekarang, tapi bicara hari esok juga,” ujar Nabil Husein seperti yang dikutip dari laman resmi klub Borneo FC Samarinda.
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Wiljan Pluim Pindah ke Borneo FC, Pemain PSM Makassar Kasih Kode akan Menyusul?
-
Lama Tak Bela Timnas Indonesia, Gelandang Persib Ini Berusaha 'Colek' Shin Tae-yong
-
Ucapkan Terima Kasih ke Wiljan Pluim, Pemain Berlabel Timnas Indonesia Ini Digoda Menyusul
-
Termasuk Jebolan Liga Spanyol, Ini Daftar Lengkap Kiper Persis Solo di BRI Liga 1 2023/2024
-
Borneo FC Resmi Rekrut Wiljan Pluim, Mantan Gelandang PSM Makassar Ini Dikontrak 1,5 Musim
Hobi
-
Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
Terkini
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan