Sepinya para pemain unggulan di ajang Hylo Open 2023 dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh 2 pasangan Indonesia, Apriyani/Siti Fadia dan Raehan/Lisa. Keduanya mampu menjejak setelah mampu mengalahkan lawan-lawannya tadi malam, Sabtu (4/11/2023).
Pada Minggu (5/11/2023) malam, masih di tempat yang sama, Saarlandhelle, Saarbrucken, Jerman, dua pasangan Indonesia ini akan berjuang untuk memberikan hasil terbaik bagi Indonesia dalam rangkaian Tur Eropa. Hylo Open turnamen dengan kelas super 300 memang turnamen terakhir di Eropa tahun ini.
Dalam pertandingan semalam, partai Raehan/Lisa menjadi partai yang menguras emosi penonton. Pasalnya, Mathias Christiansen/Alexandra Boje dari Denmark bukan lawan sembarangan. Kendati dalam 3 pertemuan mereka Rehan/Lisa menang 2 kali, tetap saja berat.
Dengan segala keunggulannya, Mathias/Boje mampu membuat Rehan/Lisa tidak berkutik di gim pertama dengan skor 21-15. Rehan/Lisa baru bisa membalik keadaan pada gim kedua dengan skor 21-17.
Pada akhirnya gim ketiga menjadi gim paling alot antar dua pasangan. Apalagi setelah interval, susul menyusul angka terjadi antara keduanya. Dan tidak jarang mereka melakukan kesalahan sendiri.
Puncak kejar mengejar angka terjadi saat pasangan Denmark memimpin dengan skor 19-17. Pertandingan sepertinya sudah akan berakhir, namun Rehan/Lisa justru mampu menyamakan kedudukan.
BACA JUGA: Ivar dan Marselino Cedera, Shin Tae-yong Pilih Panggil Adam Alis ke Timnas Indonesia
Hebatnya, setelah menyamakan kedudukan Rehan/Lisa justru mampu mengunci pasangan Denmark ini dengan skor 21-19. Dua angka yang didapat terakhir Rehan/Lisa semata-mata karena kurang fokusnya permainan Mathias/Boje.
Kursi final kedua bagi Indonesia diraih pasangan ganda putri, Apriyani/Siti Fadia. Menghadapi pasangan Prancis, Margot Lambert/Anne Tran tampaknya bukan hal yang sulit. Perbedaan level permainan yang jauh, membuat pasangan Indonesia ini menutup pertandingan dengan 2 gim langsung.
Selanjutnya Apriyani/Siti Fadia akan bertemu dengan pasangan China, Zhang Shu Xian/Zheng Yu, penghuni unggulan keempat. Secara rekor, Apriyani/Siti Fadia lebih unggul. Mereka telah tiga kali mengalahkan pasangan China ini, sedangkan kekalahan baru diderita satu kali saja.
Tugas yang agak berat justru akan dipegang Rehan/Lisa. Mereka akan bertemu pasangan Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Pasangan Hong Kong inilah yang mengkandaskan Dejan/Gloria di perempat final.
Kabar buruk dari pertemuan ini adalah Rehan/Lisa belum pernah menang sekali pun dalam 4 pertemuan mereka. Sehingga permainan konsisten dengan memimalisir kesalahan sendiri akan menjadi cara Rehan/Lisa untuk meraih gelar di Hylo Open 2023 ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
Artikel Terkait
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Atasi Skin Barrier Rusak! 4 Repair Serum Ini Cepat Pulihkan Kulit
-
Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!
-
Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral
-
Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!
-
Bergenre Disko-Funk, NCT Dream Ajak Kita Berdansa Lewat Lagu Boogie Woogie