Timnas Indonesia U-17 berhasil melewati pertandingan pertama babak grup gelaran Piala Dunia U-17 2023 dengan cukup baik. Menghadapi salah satu raksasa sepak bola dari Amerika Latin, Ekuador anak asuh Bima Sakti tersebut sukses mengamankan satu poin.
Menyadur laman match report fifa.com, Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah unggul terlebih dahulu di menit ke 22 melalui aksi Arkhan Kaka yang sukses memanfaatkan halauan kurang bagus dari kiper lawan.
Sementara Ekuador, menyamakan kedudukan enam menit berselang melalui tandukan keras Allen Obando yang memanfaatkan kelowongan lini pertahanan tim tuan rumah.
Memetik satu poin dari tim sekelas Ekuador tentu menjadi sebuah hal yang sangat membanggakan bagi Indonesia. Terlebih jika berbicara kualitas sepak bola kedua negara secara keseluruhan, Indonesia tentulah bukan level yang berimbang bagi seorang Ekuador.
Bagaimana tidak, jika berkaca dari ranking dunia yang dirilis oleh laman fifa.com, pada bulan Oktober 2023 lalu Ekuador menduduki peringkat 36 dunia dan merupakan salah satu tim elit di persepakbolaan dunia. Sementara Indonesia? Tentu saja hampir semuanya tahu jika saat ini masih mengais peringkat di posisi ke 145 dunia.
Torehan satu poin yang didapatkan oleh Timnas Indonesia U-17 juga menjadi sebuah hal yang sangat patut untuk disyukuri, terlebih oleh pelatih Bima Sakti.
Di tengah terpaan rasa tidak percaya terhadap kualitas kepelatihannya, mantan asisten pelatih Luis Milla tersebut ternyata sukses membawa anak asuhnya mencuri satu poin dari tim kelas dunia tersebut.
Memang, semenjak ditunjuk oleh federasi untuk menangani skuat Timnas Indonesia U-17 proyeksi Piala Dunia, banyak suara-suara miring nan sumbang yang tertuju kepada Bima Sakti.
Meskipun sukses membawa skuat Garuda Muda ke tangga juara Piala AFF U-16, Bima Sakti mendapatkan hujatan keras karena gagal membawa pasukannya ke putaran final Piala Asia U-17.
Fluktuatifnya prestasi, serta pola permainan yang dianggap kurang modern yang diterapkan oleh Bima Sakti, membuat dirinya kerap menjadi sasaran rasa pesimis para suporter, terlebih ketika timnya menderita kekalahan.
Dan kini dengan satu poin yang didapatkan oleh anak asuhnya tersebut, Bima Sakti sukses untuk membungkam sebagian komentar miring yang dilontarkan oleh mereka yang meragukan kapasitas kepelatihannya. Yah, setidaknya untuk saat ini.
Tag
Baca Juga
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Pelatih Senegal Akui Buta Kekuatan Argentina
-
Tahan Imbang Ekuador 1-1, Timnas Indonesia U-17 Kejutkan Media Vietnam
-
Momen Keseruan Jokowi, Presiden FIFA hingga Para Menteri Nonton Piala Dunia U-17
-
Semarak Pembukaan Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo
-
6 Pemain Timnas Indonesia U-17 dengan Menit Bermain Terbanyak Lawan Ekuador, Lampaui Waktu Normal!
Hobi
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026: Tiap Poin Berharga untuk Raih Gelar Juara Dunia
-
Bantah Rumor Tak Akur, Marc Marquez Sebut Pecco Bagnaia Rekan yang Baik
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara