Pada lanjutan laga grup A ajang Piala Dunia U-17 2023, Ekuador sukses menaklukkan Maroko dengan skor telak 0-2. Melansir dari laman resmi FIFA (fifa.com), laga yang digelar pada Senin (13/11/2023) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya ini sukses menjadi kemenangan perdana bagi wakil Amerika Latin, yakni Ekuador di ajang Piala Dunia U-17 kali ini.
Ekuador yang di laga perdana harus tertahan dari tuan rumah, Indonesia memerlukan kemenangan guna menjaga asah lolos dari fase grup. Sejak babak pertama dimulai, kedua tim saling silih berganti mengancam lini pertahanan lawan. Ekuador yang menurunkan pemain bintangnya, yakni Allen Obando dan Yandri Vazquez tampil cukup baik di laga ini. Kedua penyerang andalan Ekuador tersebut beberapa kali mengancam lini pertahanan Maroko.
Maroko yang di laga perdana sukses menekuk Panama dengan skor 2-0 juga tidak kalah memberikan perlawanan dan mengancam lini pertahanan Ekuador yang dikawal oleh duo centre back, Jesus Polo dan Ivis Davies. Bahkan, beberapa kali tusukan para pemain Maroko sempat membuat lini belakang Ekuador cukup kewalahan. Namun, hingga babak pertama usai, skor 0-0 tetap bertahan.
Di babak kedua, Ekuador lebih mendominasi jalannya pertandingan. Lini tengah tim wakil federasi CONMEBOL tersebut lebih menguasai jalannya pertandingan di babak kedua. Alhasil, Ekuador unggul terlebih dahulu di menit ke-62 usai wasit memberikan hadiah pinalti. Kapten tim sekaligus jendral lapangan tengah, Michael Bermudez sukses menaklukkan kiper Maroko, Tahan Bernhozil dan membuat skor menjadi 0-1 untuk Ekuador.
Tersentak dengan gol tersebut, Maroko akhirnya bermain lebih menyerang. Beberapa kali penyerang Maroko mengancam lini pertahanan Ekuador. Namun, justru Ekuador yang kembali menambah keunggulan jelang laga berakhir. Kembali Michael Bermudez sukses menaklukkan kiper Maroko di menit ke 90+3 dan membuat skor menjadi 0-2 hingga laga usai. Dengan hasil ini, Ekuador sukses memimpin klasemen sementara dengan raihan total 4 poin, unggul 1 poin atas Maroko diperingkat ke-2 dengan 3 poin.
Kemenangan Ekuador Atas Maroko Menghidupkan Persaingan di Grup A
Dengan suksesnya Ekuador menekuk Maroko dengan skor 0-2, hal ini membuat peta persaingan di grup A kian ketat. Sejauh ini Maroko dan Ekuador masih sama-sama berpeluang lolos dari fase grup karena sama-sama mengoleksi 1 kemenangan. Di sisi lain, Indonesia ataupun Panama juga masih berpeluang lolos ke babak selanjutnya meskipun pada laga kedua Senin (13/11/2023) kemarin hanya bermain imbang, 1-1.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ironi Brasil: Peraih 5 Gelar yang Selalu Gagal dalam 20 Tahun Terakhir
-
Portugal Takluk dari Spanyol, Ramalan Kartun The Simpsons Gagal Total!
-
Dihentikan Prancis di 16 Besar, Paraguay Gagal Ulang Sejarah Tahun 2010
-
Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!
-
Akhiri Kutukan di Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Bisa Pensiun dengan Tenang
Artikel Terkait
-
Mengenal 10 Pemain Abroad Maroko Jelang Hadapi Timnas Indonesia U-17: Perkuat Ajax, PSG hingga Juventus
-
Piala Dunia U-17: Menang Atas Mali, Spanyol Dipastikan Lolos dari Fase Grup
-
Ditahan Imbang Panama, Bima Sakti Tetap Apresiasi Performa Anak Asuhnya
-
Hasil Seri Indonesia Lawan Panama Buat Persaingan Grup A Makin Sengit
-
Dua Winger Timnas Indonesia U-17 Bikin Pelatih Panama Kena Mental, Sampai Salah Atur Strategi
Hobi
-
Roberto Martinez Tinggalkan Portugal, Ini Pesan Terakhirnya untuk Ronaldo
-
Ironi Brasil: Peraih 5 Gelar yang Selalu Gagal dalam 20 Tahun Terakhir
-
Ronaldo Akhiri Mimpi Juara Dunia, Bagaimana Masa Depannya Bersama Portugal?
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Akhiri Perjalanan Panjang di Piala Dunia, Ronaldo Penggendong Prestasi Sepak Bola Portugal
Terkini
-
Novel The Lost Library: Cerita Misteri Ringan dengan Pesan Mendalam
-
Dari Novel ke Film: Mengapa Adaptasi Hampir Selalu Memicu Perdebatan?
-
5 Powerbank MagSafe iPhone 10.000mAh Terbaik, Dijamin Nggak Cepat Panas!
-
Ungkap Sensasi Cinta Bak Dahaga, i-dle Comeback Lewat Lagu Gimme Dat Love
-
Perempuan & Budaya Selalu Ingin Upgrade Diri: Self-Improvement Tanpa Henti?