Induk sepak bola Indonesia, PSSI saat ini masih berupaya untuk mengejar seorang Emil Audero Mulyadi untuk dinaturalisasi. Meskipun sudah berlangsung cukup lama proses pendekatan yang dilakukan, namun sang pemain hingga kini belum memberikan titik terang terkait keinginan PSSI untuk menggunakan jasanya tersebut.
Beragam cara pun telah coba untuk ditempuh, meskipun proses untuk naturalisasi pemain kelahiran Mataram tersebut seringkali terbentur dengan rasa enggan dari sang pemain.
Terbaru, coach Shin Tae Yong bahkan menjanjikan posisi utama di Timnas Indonesia jika pemain berusia 26 tahun tersebut mau beralih kewarganegaraan menjadi WNI. Hal tersebut diungkapkan oleh pelatih asal Korea Selatan itu melalui Hasani Abdulgani yang diserahi tugas untuk merekrut para pemain keturunan Indonesia.
"Saya katakan kepada STY, apabila ada pemain seperti Emil berminat main di Timnas, anda akan mau tidak?" kata Hassani sepertimana disadur dari kanal YouTube Hasani's Corner pada 10 Desember 2023.
Di luar dugaan, coach Shin langsung memberikan jawaban tegas dan berjanji akan menempatkan Emil Audero sebagai kiper utama di skuat yang dibesutnya.
"Dijawab oleh STY kepada saya, 'Pak Hasani, kalau anda bisa mendatangkan Emil ke Timnas, dia menjadi pilihan utama saya,' katanya," lanjut Hasani.
Dengan pernyataan yang dilontarkan oleh coach Shin, maka tersirat sebuah keputusan mendasar dari sang pelatih jika nantinya Emil Audero bergabung dengan Timnas Indonesia, maka dia akan memplot pemain klub Inter Milan itu sebagai penjaga gawang nomor 1 di Pasukan Merah Putih.
Itu berarti, para penjaga gawang Timnas Indonesia saat ini harus menerima kenyataan mereka akan tersisih seiring dengan kehadiran pemain berdarah Indonesia-Italia itu. Nama-nama langganan posisi penjaga gawang seperti Nadeo Argawinata, Syahrul Trisna, Muhammad Riyandi hingga sang fenomenal Ernando Ari Surtaryadi harus mulai menepi dari pertandingan-pertandingan Timnas Indonesia, dan hanya akan menjadi opsi jika Emil mengalami permasalahan atau halangan untuk tampil.
Namun, sisi positifnya adalah dengan kehadiran Emil Audero Mulyadi, maka persaingan semakin ketat akan terjadi di sektor penjaga gawang, dan dipastikan coach STY tak akan lagi memanggil penjaga gawang yang bermain kurang optimal.
Bagaimana menurut kalian?
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Gagal Move On, Marshella Aprilia Terciduk Langganan Konten Eksklusif Pratama Arhan
-
Jelang TC Piala Asia 2023: Asnawi Mangkualam Latihan Pribadi, Pratama Arhan Justru Party
-
Jay Idzes, Pemain Keturunan Indonesia yang Berpotensi Naik Kasta di Liga Italia
-
Kapok Seperti di Tokyo Verdy Terulang, Pratama Arhan Dikontrak Setahun Bersama Klub Baru
-
Jadwal Timnas Indonesia di Bulan Januari 2024 Ternyata Super Padat, Ini Rinciannya
Hobi
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terkini
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan
-
PC Tanpa Ribet Kabel? Acer Aspire C24 AIO Tawarkan Desain Tipis dan Ringkas
-
5 Pilihan HP Samsung dengan Bypass Charging, Anti Overheat Saat Nge-Game
-
Rumah yang Tak Pernah Selesai Dibangun: Catatan Luka Seorang Anak Perempuan Fatherless
-
Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya