Kabar yang kurang begitu baik datang dari persiapan timnas Indonesia jelang Piala Asia 2024 mendatang. Melansir dari akun TikTok @mangkulangittt, salah satu gelandang andalan sekaligus pemain bertahan timnas Indonesia, yakni Rachmat Irianto dipastikan tidak akan ikut ke dalam 30 nama pemain yang akan melakoni pemusatan latihan di Turki pada akhir bulan Desember 2023 ini.
Pemain berusia 24 tahun tersebut terpaksa harus dicoret jelang keberangkatannya ke Turki karena menderita cedera. Kemungkinan cederanya pemain yang pernah membela klub Persebaya Surabaya tersebut saat menjalani latihan rutin bersama klubnya saat ini, Persib Bandung. Melansir dari laman resmi klub Persib (persib.co.id), Rachmat Irianto juga tidak diturunkan saat Persib Bandung bertandang ke markas Bali United pada laga pekan ke-23 yang digelar Senin (18/12/2023) kemarin.
Bahkan, mantan punggawa timnas Indonesia U-23 tersebut juga tidak turut terbang ke pulai Bali karena cederanya. Hal ini mengindikasikan cedera yang diderita oleh Rachmat Irianto seperti cukup parah sehingga pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak tidak membawanya saat melakoni laga ke markas Bali United.
Timnas Indonesia Krisis Gelandang Jelang Piala Asia 2024?
Lini tengah timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan terakhir memang menjadi sorotan. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), dalam laga kontra Irak dan Filipina bulan lalu, timnas Indonesia dirasa tidak mempertontonkan permainan yang cukup baik imbas dari krisis geladang yang tengah diderita oleh anak asuh pelatih Shin Tae-Yong.
Saat ini, timnas Indonesia harus kehilangan Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner di dalam skuadnya akibat cedera. Meskipun kedua pemain tersebut telah berlatih kembali bersama klubnya, namun peluang bermainnya kedua gelandang muda tersebut bersama timnas Indonesia di Piala Asia 2024 juga belum jelas.
Dengan cederanya Rachmat Irianto, kekuatan lini tengah timnas Indonesia praktis hanya memiliki seorang Marc Klok yang mampu memainkan peran sebagai geladang pertahan. Akan tetapi, performa pemain berusia 30 tahun tersebut dirasa sedikit underperform dalam beberapa laga terakhir. Kondisi ini tentunya seharusnya membuat Shin Tae-Yong selaku pelatih timnas Indonesia memanggil pemain lain dalam pemusatan latihan.
Namun, pelatih asal Korea Selatan tersebut sepertinya masih enggan memanggil pemain lain ke pemusatan latihan di Turki. Melansir dari akun Instagram @futboll.indonesia, timnas Indonesia kemungkinan besar akan tetap berangkat ke Turki dengan 29 pemain yang seharusnya berkekuatan 30 pemain. Tentunya patut ditunggu bagaimana Shin Tae-Yong mengatasi kondisi krisis gelandang bertahan yang tengah didera oleh timnas Indonesia saat ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
Artikel Terkait
-
Pemain Brutal Vietnam Ini Mungkin Bisa Lawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Hamstringnya Kemarin Robek
-
Shin Tae-yong Disindir Netizen: Pemain Boleh Datang dan Pergi, tapi Lord Dendy Tetap Abadi
-
Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On dan Ragnar Oratmangoen Resmi Gagal Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Piala Asia 2023: Justin Hubner Masuk, Bek Andalan Persija Bisa Tersingkir
-
Stefano Lilipaly Resmi Dicoret, Shin Tae-yong Pilih Winger Muda
Hobi
-
Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
Terkini
-
Dendam di Era Digital: Bagaimana Cape Fear Menggambarkan Hancurnya Reputasi dengan Satu Unggahan
-
Dolar AS Menguat, Haruskah Kita Mulai Mengencangkan Ikat Pinggang Sekarang?
-
Runtuhnya Republik Marilah Cerita Sebelum Fajar Tiba
-
Misteri Lagu Favorit: Mengapa Kita Tidak Pernah Bosan Memutar Musik yang Sama?
-
PLN Bilang Tarif Listrik Tak Naik, Lalu Kenapa Tagihan Kita Meledak?