Menjadi pelatih Timnas sepak bola di negara bernama Indonesia tentu menjadi sebuah tantangan yang berat. Tak hanya diharuskan untuk mengukir prestasi, menjadi pelatih Timnas Merah Putih juga harus benar-benar siap mental untuk dijadikan kambing hitam dari permasalahan yang menimpa elemen persepakbolaan nasional.
Tak hanya permasalahan teknis, permasalahan non-teknis yang menerpa Pasukan Merah Putih dan berkaitan dengan individu pemain pun dipastikan akan menyerempet atau bahkan menyeret keberadaan sang pelatih.
Itulah yang baru-baru ini terjadi kepada coach Shin Tae Yong. Karena ulah salah satu anak asuhnya yang kedapatan mengonsumsi mie instan, sang pelatih turut pula kena abu hangat dari perbuatan tersebut. Bahkan, lebih jauh lagi di mata para warganet, Shin Tae Yong bakal menjadi sosok yang paling bertanggung jawab jika nantinya Timnas Indonesia mengalami kegagalan di putaran final Piala Asia 2023.
Hal itulah yang diungkapkan oleh pengamat sepak bola nasional, Binder Singh. Melalui kanal YouTube Bola Bung Binder pada 27 Desember 2023, pengamat sepak bola berdarah Asia Selatan tersebut menyindir kelakuan para warganet Indonesia yang kemungkinan besar akan menyalahkan Shin Tae Yong karena ada pemain yang mengkonsumsi makanan instan dalam program pemusatan latihan di Turkiye.
"Udah jauh-jauh ke ke Turkiye dan latihan berat, malah makannya mie instan. Ntar kalau mainnya nggak benar di Piala Asia, netizen +62 salahin pelatihnya," ujar pengamat yang juga sering menjadi komentator pertandingan sepak bola nasional tersebut.
Apa yang dikatakan oleh Bung Binder seolah mewakili golongan suporter Timnas Indonesia yang merasa geram dengan perilaku sebagian warganet yang selalu saja menyalahkan STY atas terjadinya suatu hal yang tak berkaitan dengannya. Termasuk perbuatan para pemain yang lalai dalam menjaga makanan, bisa saja STY yang bakal kena getahnya karena dinilai tak bisa mengatur para penggawanya.
Padahal, sudah seringkali disampaikan oleh sang pelatih, sebagai pemain sepak bola profesional mereka harus selalu menjaga pola makan dan apa yang mereka konsumsi. Namun nyatanya, masih saja ada pemain yang teledor.
Dan imbasnya tentu saja di mata para suporter yang tak bertanggung jawab, STY akan menjadi bulan-bulanan, terlebih ketika nanti pasukannya tak mampu tampil maksimal di turnamen.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
Hobi
-
Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik
-
Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS
-
Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?
-
Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan
-
489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam
-
PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis