Choi Ju Young bukanlah orang asing bagi persepakbolaan Vietnam. Dia adalah dokter dari Korea Selatan di bidang pengobatan trauma, ortopedi, dan terapi fisik. Kariernya dimulai sejak tahun 1982.
Sosok dokter satu ini pernah bersama dengan timnas Vietnam selama 4 tahun (2018-2022). Saat itu dia mendampingi Park Hang-seo menangani timnas Vietnam. Selama masa pengabdiannya di timnas Vietnam, dia mempunyai peran yang sangat penting.
Namun media Vietnam dibuat terkejut dengan kabar terakhir Choi Ju Young. Hal ini terungkap dalam artikel Bongda24h (30/12/2023) yang mengabarkan sang dokter tersebut kini menangani timnas Indonesia selama Piala Asia 2023.
Hal ini sangat mengejutkan. Sebab bagaimanapun Indonesia adalah rival bebuyutan, namun ternyata dokter hebat tersebut menyeberang ke pihak lawan. Karena jika mengingat peran sang dokter di Vietnam, hal ini akan sangat berpengaruh besar bagi Indonesia.
Dikabarkan pada malam ini (30/12/2023), Choi Ju Young akan terbang ke Turki, bergabung dengan pemusatan latihan timnas Indonesia. Tampaknya Shin Tae-yong berhasil meyakinkan sang dokter untuk bergabung, minimal selama Piala Asia 2023 berlangsung.
Choi Ju Young mempunyai reputasi luar biasa dalam bidang ini. Tercatat dia pernah menjabat sebagai kepala departemen medis tim Korea selama 19 tahun. Termasuk juga saat mendampingi Korea dalam Piala Dunia 2002.
Kedatangan Choi Ju Young ke dalam timnas Indonesia tentu saja menjadi kabar baik. Dengan keahliannya, dipastikan sang dokter akan memberikan pengaruh besar pada tim. Pengalaman dan ilmu yang dimilikinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung timnas Indonesia.
Bergabungnya Choi Ju Young ke dalam timnas Indonesia menjadi pukulan telak bagi Vietnam. Ketika Troussier kocar-kacir dengan persiapan timnya, justru Shin Tae-yong makin menyempurnakan persiapan timnas Indonesia.
Menurut Bongda24h bergabungnya Choi Ju Young dengan timnas Indonesia hanya sampai akhir Piala Asia 2023. Langkah selanjutnya akan tergantung pada situasi yang ada. Entah akan melanjutkan kerja sama tersebut, atau hanya sebatas ajang tersebut.
Bergabungnya sang dokter ini menjadi kabar baik bagi timnas Indonesia. namun bagi Vietnam, hal ini justru sebaliknya. Persiapan yang tidak sempurna bertambah kacau dengar mendengar kabar ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
-
Lolos ke Babak 8 Besar Putri KW Harus Jalani Laga Berat Hadapi An Se Young
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
Gegara Gol Telat Borneo FC, Persija Gagal Pepet Persib di Puncak Klasemen
Artikel Terkait
-
Dituding Tak Nasionalis oleh Barisan Local Pride, Jordi Amat Justru Korbankan Tubuhnya Demi Timnas Indonesia
-
Momen Thom Haye dan Jay Idzes Saling Berhadapan di Liga Belanda, Kini Bakal Jadi Rekan di Timnas Indonesia
-
3 Fakta Dokter Kelas Piala Dunia yang Bergabung ke Timnas Indonesia di TC Turki Jelang Piala Asia 2023
-
Disebut Pemain Titipan di Timnas Indonesia, Ini Statistik Dendy Sulistyawan
-
1 Kendala yang Buat TC Timnas Indonesia di Turki Sangat Berat
Hobi
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
Terkini
-
Pendidikan Tanpa SPP, Tapi Tidak Tanpa Beban: Membaca Pelanggaran Hak Anak
-
Di Atas Dendam, Ada Martabat: Mengenal Sisi Intim Buya Hamka Lewat Memoar Anak
-
Narasi Politik yang Setengah Jadi di Balik Kampanye Sekolah Gratis
-
Bukan Gratis, tapi Sulit: Jeritan Pendidikan di Namorambe
-
Privilege Pendidikan: Les Privat dan Wajah Ketimpangan yang Kita Abaikan