Semakin dekat gelaran putaran final Piala Asia 2023 membuat negara-negara kontestan mulai menentukan skuat final mereka. Termasuk Indonesia, secara resmi telah menentukan 26 nama pemain yang akan dibawanya ke turnamen sepak bola tertinggi negara-negara di benua Asia tersebut.
Tak hanya Indonesia, penentuan skuat final juga telah dilakukan oleh tiga pesaing Indonesia dari kawasan Asia Tenggara, yakni Malaysia, Thailand dan Vietnam. Lantas, kira-kira tim manakah yang layak untuk disebut sebagai terbaik? Mari kita bandingkan!
1. Indonesia
Berkekuatan 26 pemain, skuat final Timnas Indonesia untuk putaran final Piala Asia 2023 memiliki rerata usia 24,3 tahun. Harga total skuat yang diboyong oleh coach Shin Tae Yong ini adalah 8,70juta Euro dengan pemain termahal Sandy Walsh yang memiliki harga pasaran mencapai 1,50juta Euro
Dari 26 pemain yang dibawa, 11 pemain atau setara dengan 42,3 persen dari skuat berstatus pemain abroad atau yang berkarir di luar negeri.
2. Thailand
Raksasa sepak bola Asia Tenggara ini sebelumnya telah merilis 26 nama yang akan dibawanya ke Piala Asia nanti. Dari data yang ada di laman transfermarkt.com, rerata usia penggawa Pasukan Gajah Perang adalah 28,6 tahun.
Total harga pasaran yang dimiliki oleh Timnas Thailand adalah 8,93juta Euro, di mana pemain termahalnya ada pada sosok winger muda mereka, Suphanat Mueanta yang kini memiliki harga pasar 800ribu Euro.
Dari 26 pemain tersebut, 4 pemain atau setara dengan 15,4 persen dari mereka berstatus sebagai pemain foreigners atau abroad.
3. Malaysia
Pelatih Kim Pan Gon juga telah merilis 26 nama pemain untuk gelaran Piala Asia 2023 beberapa waktu lalu. Dari jumlah tersebut, 2 pemain atau 7,7 persen berstatus sebagai foreigners, sementara sisanya adalah pemain yang bermain di liga lokal.
Rerata usia yang dimiliki oleh Pasukan Harimau Malaya adalah 28,7 tahun dan memiliki harga skuat di angka 6,73juta Euro, dengan pemain termahal mereka adalah Dion Cools yang bernilai 750ribu Euro.
4. Vietnam
Dibandingkan dengan tiga negara lainnya, Timnas Vietnam kali ini tak diperkuat oleh pemain abroad satupun. 100 persen skuat yang dibawa oleh pelatih Troussier semuanya bermain di liga lokal Vietnam.
Secara rerata usia, The Golden Dragon Squad ini memiliki rata-rata usia di angka 25,4 tahun, memiliki total harga pasar 6,33juta Euro dan pemain termahalnya adalah Filip Nguyen yang merupakan pemain naturalisasi seharga 600ribu Euro.
Dari perbandingan keempat negara tersebut, sepertinya Indonesia unggul di beberapa bidang ya, seperti rerata usia yang paling muda, pemain termahal, hingga foreigners. Semoga saja pencapaian Timnas Indonesia juga lebih baik daripada 3 negara lainnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
Artikel Terkait
Hobi
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
-
Forza Horizon 6 Belum Lama Rilis, Mobil MBG Sudah Nongol di Jalanan Tokyo
-
Gucci Resmi Masuk Formula 1! Brand Fashion Mewah Kini Ramaikan Dunia Balap
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
Terkini
-
Setelah Hampir 2 Tahun, Manga Hunter x Hunter Volume 39 Siap Rilis 3 Juli
-
Sungsang
-
Amazon MGM Studios Pakai AI, Industri Kreatif Sedang Masuk Fase Kritis
-
Jaga Kulit Tetap Kencang dengan 5 Pelembap Anti-Aging yang Dilengkapi SPF
-
Arafat Nur dan 'Lampuki': Ketika Humor Satir Bertemu dengan Tragedi Kemanusiaan