Pada Senin (08/01/2024) kemarin, salah satu pemain yang dirumorkan akan menjalani proses naturalisasi, yakni Maarten Paes tiba di Indonesia dan bertemu dengan ketua umum PSSI, Erick Thohir. Melansir dari akun Instagram pribadi Erick Thohir, @erickthohir, kiper yang kini membela tim FC Dallas di Major League Soccer (MLS) liga Amerika Serikat tersebut setuju untuk menjalani proses naturalisasi.
“Setibanya di Jakarta kemarin, @maartenpaes langsung mengurus proses naturalisasi. Semoga semuanya berjalan lancar, sehingga Maarten bisa segera memperkuat timnas,” ujar Erick Thohir melalui akun instagram pribadinya.
Maarten Paes memang sebelumnya dikabarkan cukup tertarik dan kerap kali mengirim sinyal akan melakukan proses naturalisasi guna membela timnas Indonesia. Kiper berusia 25 tahun tersebut dari neneknya. Dia juga telah meminta ijin serta restu dari nenek dan kedua orang tuanya untuk menanggalkan kewarganegaraan Belanda yang dimilikinya dan berganti menjadi Indonesia.
“Ketika dia (Maarten) ketemu nenek dan orang tuanya untuk pamitan memperkuat tim Indonesia, nangis (terharu) keluarganya. Jadi dia memutuskan untuk memperkuat (timnas Indonesia),” ujar Erick Thohir dikutip dari laman resmi PSSI (pssi.org).
Maarten Paes merupakan kiper jebolan dari akademi klub liga Belanda, NEC Nijmegen. Kiper dengan postur 192 cm ini pernah membela beberapa tim, seperti NEC Nijmegen dan FC Utrecht. Kiper yang kini membela FC Dallas tersebut juga pernah berkostum timnas Belanda U-18 dan U-20.
Maarten Paes Akan Langsung diplot Sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia?
Apabila Maarten Paes resmi menjalani naturalisasi dan dapat membela timnas Indonesia di masa depan, maka dia akan menjadi pemain naturalisasi diposisi kiper pertama dalam 20 tahun terakhir yang dinaturalisasi guna membela timnas Indonesia. Sebelumnya, memang timnas Indonesia mempercayakan posisi kiper selalu kepada talenta-talenta pemain lokal.
Bahkan, di era kepelatihan Shin Tae-Yong yang kerap melakukan proses naturalisasi terhadap pemain keturunan, posisi kiper selalu dipegang oleh pemain-pemain lokal seperti Nadeo Arga Winata, Ernando Ari, Syahrul Trisna, Muhammad Riyandi, Adi Satriyo dan beberapa nama pemain berposisi kiper lainnya.
Lantas, apakah setelah dinaturalisasi Maarten Paes akan otomatis ditunjuk sebagai kiper utama? Sepertinya hal tersebut bisa dikataka iya, namun bisa pula tidak. Pasalnya tentu Maarten Paes harus bisa membuktikan kualitasnya untuk bersaing bersama kiper-kiper lainnya di tubuh timnas Indonesia. Untuk saat ini, tercatat 3 kiper timnas Indonesia yang seringkali diturunkan oleh Shin Tae-Yon di laga skuad garuda, yakni Nadeo Arga Winata, Ernando Ari dan Syahrul Trisna.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
Artikel Terkait
-
2 Fakta Menarik Kekalahan Telak Timnas Indonesia dari Iran
-
Digilas Timnas Iran dengan Skor 5-0 di Laga Uji Coba, Shin Tae-yong Berikan Pernyataan Ini
-
Kala Maarten Paes Izin Perkuat Timnas Indonesia, Keluarganya Menangis Haru
-
Lini Depan Timnas Indonesia Indonesia Dinilai Tumpul, Ini Komentar Rafael Struick
-
Dilumat Iran 0-5, Elkan Baggott Kecewa Timnas Indonesia Gampang Banget Kebobolan
Hobi
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
-
Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho
-
Sprint Race MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Crash, Jorge Martin Sukses!
Terkini
-
Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi
-
Review Buku Cerita Buat Para Kekasih: Cinta Tak Selalu Berakhir Bahagia
-
Tanah Bekas Tambang Ternyata Masih Punya Kehidupan, Ini Temuan IPB
-
5 Novel Klasik Dunia yang Tipis dan Easy to Read, Wajib Masuk Reading List!
-
AI Makin Pintar dan Serba Bisa: Saatnya Gen Z Harus Punya Pikiran Kritis