Gelaran Piala Asia 2023 secara resmi telah dimulai pada 12 Januari 2024 lalu dengan diikuti oleh negara-negara dengan kekuatan sepak bola terbaik di benua biru. Qatar yang sebelumnya didaulat menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2022 lalu, dipercaya oleh AFC untuk menjadi tuan rumah pada gelaran kali ini.
Namun sayangnya, meskipun melibatkan tim-tim terbaik dan unsur-unsur komponen pertandingan terbaik, gelaran Piala Asia kali ini tetap saja tak bisa luput dari kontroversi. Pada laga pertama lalu, Timnas Indonesia menjadi korban kala bersua dengan Irak.
Menyadur laman pssi.org pada 16 Januari 2024, Timnas Indonesia merasa dirugikan dengan keputusan wasit Ilgiz Tantashev asal Uzbekistan yang mengesahkan gol kedua Irak di pertandingan tersebut.
Tak hanya protes sesaat, kubu Indonesia bahkan melanjutkan protesnya tersebut dengan secara resmi dengan mengirim surat kepada AFC selaku konfederasi tertinggi sepak bola di benua Asia.
Kontroversi Kedua
Belum usai kontroversi gol Irak ke gawang Indonesia, Piala Asia matchday kedua juga diawali dengan kontroversi kembali. Kali ini terjadi di laga antara Timnas China melawan wakil Asia Barat, Lebanon.
Pada pertandingan yang dimainkan di Thumama Stadium, Doha 17 Januari 2024, keputusan wasit Ko Hyung Jin asal Korea Selatan menuai banyak pertanyaan.
Menyadur unggahan akun X @CBSSportsGolazo pada 18 Januari 2024, di menit ke-13 pertandingan berjalan sejatinya terjadi sebuah insiden brutal yang cukup mengerikan.
Dalam sebuah perebutan bola yang terjadi antara Khalil Khamis dan Dai Wai Tsun, kaki Khalil Khamis terlihat mendarat dengan telak mengenai wajah Wai Tsun.
Alih-alih memberikan kartu merah, wasit Hyung Jin sama sama sekali tak menghunus kartu, meski kuning sekalipun! Alhasil, keputusan itu pun memancing sebuah pertanyaan besar tentang kualitas turnamen kali ini.
Insiden itu pun mendapatkan sorotan dari laman si.com pada 18 Januari 2024. Mereka merilis sebuah artikel yang mempertanyakan keputusan wasit Hyung Jin dalam pertandingan tersebut.
Bahkan, si.com menyertakan foto Wai Tsun yang cedera dan berdarah setelah menerima hantaman kaki dari pemain Lebanon sebagai bukti betapa buruknya kinerja wasit Hyung Jin yang memimpin pertandingan.
Kita harapkan semoga saja kontroversi yang terjadi hanya cukup sampai di sini saja ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Piala Dunia 2026: Messi Makin Menggila, Mengapa CR7 Masih Belum Temukan Performa Terbaiknya?
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
Artikel Terkait
-
Media Vietnam Lempar Psywar: Timnas Indonesia Bukan Level Piala Asia, Angkat Koper dari Qatar Besok!
-
Timnas Indonesia Sulit Bobol Vietnam, Rafael Struick Ungkap Senjata Garuda untuk Akhiri 'Kutukan'
-
Hadapi Vietnam, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Jangan Tampil Loyo Duluan
-
Media Inggris Ungkap Alasan Vietnam akan Pecundangi Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
-
AFC Lebih Menjagokan Vietnam Dibandingkan Indonesia dalam Piala Asia 2023
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
Prediksi Curacao vs Pantai Gading: Misi Panas Kedua Tim di Philadelphia
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
Terkini
-
The Bodyguard From Beijing: Film Jet Li yang Bikin Masa Kecil Kita Berdebar-debar
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Ulasan The Auditors, Kisah Seru Tim Audit yang Bekerja Layaknya Detektif
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Hospitality: Seni Memanusiakan Pelanggan di Tengah Persaingan Bisnis