Aksi-aksi menawan yang dilakukan oleh para pemain Timnas Indonesia dalam dua pertandingan fase penyisihan grup Piala Asia memancing berbagai kalangan untuk memberikan apresiasi.
Tak terkecuali induk sepak bola Asia, AFC yang kedapatan mengunggah dan memberikan label khusus kepada para pemain Indonesia yang menampilkan aksi impresif.
Terbaru, penjaga gawang Pasukan Merah Putih, Ernando Ari Sutaryadi yang diunggah oleh akun TikTok resmi turnamen di bawah naungan AFC, theafchub pada 22 Januari 2024.
Pada unggahan tersebut, AFC menyandingkan Ernando Ari dengan para pemain kelas Asia lainnya dan menjuluki mereka dengan sebutan "future stars" alias para bintang masa depan.
Ernando Ari Sutaryadi
Selain Ernando, nama lain yang masuk dalam daftar ini adalah Abbosbek Fayzullaev dari Uzbekistan, kemudian Ali Jasim dari Irak, dan Faizal Al Ghamdi dari Arab Saudi.
Uniknya, tak ada nama pemain Malaysia Arif Aiman yang sebelumnya digadang-gadang akan menjadi bintang muda di turnamen Piala Asia edisi kali ini.
Sekadar informasi, sebelumnya induk sepak bola Asia, AFC melalui laman resmi mereka, the-afc.com pada 7 Januari 2024 lalu membuat sebuah artikel terkait calon pemain yang akan bersinar di Piala Asia edisi kali ini.
Kala itu, AFC memasukkan nama Arif Aiman asal Malaysia, bersanding dengan Ali Jassim dari Irak, Takefusa Kubo dari Jepang, Abbosbek Fayzullaev dari Uzbekistan, dan Lee Kang In dari Korea Selatan.
Sementara pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan yang menjadi salah satu pemain termuda dalam gelaran ini, sama sekali tak masuk list.
Maka, tak mengherankan jika pasca artikel yang diunggah oleh AFC itu, war media sosial terjadi antara pencinta sepak bola Indonesia dan Malaysia, membandingkan kualitas Marselino Ferdinan dan Arif Aiman.
Namun sayangnya, ketika gelaran dimulai, Arif Aiman sama sekali tak menunjukkan performa impresif. Bahkan, akun media sosial milik AFC seperti theafchub, justru seringkali mengunggah aksi-aksi menawan dari para pemain Indonesia.
Hingga saat ini, setidaknya sudah ada tiga nama pemain Indonesia yang diunggah oleh akun resmi AFC tersebut. Mereka adalah Yakob Sayuri, Marselino Ferdinan, dan terakhir Ernando Ari Sutaryadi. Sementara pemain Malaysia? Tak satu pun mereka nyempil di akun AFC tersebut.
Duh, malu atau tidak nih?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
-
Menghilang Saat Latihan Timnas Jepang, Indikasi Kaoru Mitoma Bakal Absen Lawan Timnas Indonesia?
-
Prediksi Jepang vs Timnas Indonesia di Piala Asia 2023: Head to Head, Susunan Pemain, dan Skor
-
Bangga Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Sandy Walsh Siap Tampil Maksimal Lawan Jepang
-
Piala Asia 2023: Erick Thohir Berikan Motivasi bagi Timnas Indonesia Jelang Lawan Jepang
-
Update Klasemen Peringkat 3 Terbaik Piala Asia: Palestina Raih Kemenangan Bersejarah, Timnas Indonesia Ketar-ketir
Hobi
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat
-
Review Merry Berry Love: Kisah Cinta Desainer Korea dan Petani Stroberi
-
Jokowi Beberkan Ijazah Asli di Sidang, Roy Suryo Malah Tertawa: Bisa Dipidana Jika Tudingan Meleset?
-
Fenomena Blind Box: Antara Sensasi Kejutan hingga Risiko Perilaku Konsumtif
-
Serangga Hutan Terancam Karhutla padahal Punya Dampak bagi Ekosistem