Pada saat ini, kondisi cuaca di beberapa wilayah Indonesia memang sedang tidak menentu belakangan ini. Meski pagi cerah, terkadang siang hari tiba-tiba hujan deras mengguyur.
Cuaca yang sedang tidak menentu ini tentu terkadang bisa memengaruhi kebugaran dan daya tubuh seseorang, tak terkecuali para atlet sepak bola.
Di cuaca yang tidak menentu ini, penting sekali bagi para atlet sepak bola menjaga tubuh agar tidak mudah drop, apalagi paruh kedua kompetisi Liga 1 2023-2024 akan segera dimulai.
Kondisi ini yang menjadi perhatian dari dokter tim PSS Sleman, Muhammad Hovi. Pria lulusan Universitas Islam Indonesia (UII) itu mempunyai cara tersendiri untuk menjaga kebugaran tubuh para pemain PSS Sleman di tengah cuaca tak menentu ini.
Menurut Muhammad Hovi, ada banyak cara untuk menjaga kebugaran tubuh para pemain PSS Sleman. Ia menjelaskan salah satunya adalah makan makanan yang mengandung gizi seimbang.
"Pola menjaga kesehatan pemain di musim tidak menentu ini ada banyak cara. Salah satu caranya adalah kami menyediakan makanan yang mengandung gizi seimbang untuk para pemain di mess," ujar Muhammad Hovi pada Jumat (26/1/2024) sore WIB di Lapangan Pakembinangun, Sleman, dikutip dari laman resmi PSS Sleman, Minggu (28/1/2024).
Tak hanya itu saja, tidur yang cukup dan banyak minum air putih juga menjadi aspek penting untuk menjaga kebugaran tubuh.
"Kami juga menganjurkan para pemain untuk istirahat yang cukup, jangan begadang, dan tidur malam lebih awal."
"Pemain juga harus banyak minum air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh," paparnya.
Selain itu, Muhammad Hovi juga menjelaskan bahwa para penggawa PSS Sleman juga wajib menghindari minuman yang dingin.
"Jika latihan kehujanan, setelah selesai latihan pemain segera mandi. Mereka juga harus menghindari minuman yang dingin dan terakhir mengkonsumsi tambahan vitamin," imbuhnya.
Mengenai hal tersebut, pelatih kepala PSS Sleman, Risto Vidakovic, percaya kepada anak-anak asuhnya bisa menjaga kebugaran tubuh di tengah cuaca tidak menentu ini.
"Mengenai kondisi pemain, menurut saya yang terpenting mereka paham dan tahu apa yang harus dilakukan ketika berada di lapangan," kata Risto Vidakovic.
"Secara kebugaran fisik tidak ada masalah di para pemain, pasalnya mereka hampir satu bulan menjalani latihan. Ini membentuk fisik mereka menjadi lebih baik," tutur pelatih berusia 55 tahun itu.
Adapun pada pekan ke-24 Liga 1 2023-2024, tim berjuluk Super Elang Jawa itu akan menghadapi Persikabo 1973. Duel PSS vs Persikabo itu dijadwalkan akan digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (4/2/2024), malam WIB.
Saat ini, PSS Sleman berada di peringkat ke-12 klasemen Liga 1 dengan koleksi 26 poin dari 23 laga.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Data Bicara: Mobil F1 atau Motor MotoGP yang Lebih Cepat?
-
Profil Sjoerd Woudenberg: Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era Kluivert
-
Mengapa Nama Orang Islandia Banyak Berakhiran "-Son"? Ini Alasannya
-
Mengapa All England? Sejarah di Balik Nama Kejuaraan Bulu Tangkis Tertua
-
Kilas Balik MotoGP Argentina 2018: Start Unik Jack Miller yang Jadi Sorotan
Artikel Terkait
-
BRI Liga 1: Jelang Hadapi Persebaya, PSIS Semarang Fokus pada Recovery Training
-
Usai Gelar Laga Uji Coba, Persib Bandung Kembali Fokus Asah Fisik Pemain
-
Tatap Pekan Ke-24 Liga, Thomas Doll Puji Kondisi Fisik Pemain Persija
-
Tiga Pekan Jalani TC, Dokter Tim Borneo FC Samarinda Ungkap Kondisi Pemain BRI Liga 1 Musim 2023/2024
-
3 Klub BRI Liga 1 yang Mungkin akan Gaet Joel Kojo, Pahlawan Indonesia dari Kirgistan
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Siap Hadapi Prancis Tanpa Beban Mental
-
Berbekal Mental Baja, Mampukah Inggris Redam Argentina di Semifinal?
-
Top Skor Piala Dunia dari Tahun ke Tahun, Just Fontaine Masih Pegang Rekor
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Analisis Taktik dan Lini Prancis vs Spanyol: Semifinal Raja Baru Eropa
Terkini
-
Meraih Ketidakmungkinan: Saat Pemuda STOVIA Terjebak Cinta & Nasib Bangsa
-
Samsung Salip Apple Saat Pasar Smartphone Terpuruk, Kok Bisa?
-
Ketika Mengajar Tak Lagi Menjanjikan: Kesejahteraan Guru Terus Tertinggal
-
4 Ide OOTD Urban Y2K Streetwear ala Yuqi I-DLE yang Gampang Ditiru!
-
Slow Living Bagi Gen Z: Tren Viral atau Cara Bertahan dari Tekanan Hidup?