Turnamen Piala Asia edisi 2023 kini tengah menyongsong babak 8 besar. Delapan negara yang sukses memenangi laga di fase 16 besar gelaran, akan kembali bertarung dengan lawan yang tentunya lebih tangguh di babak perempat final ini.
Uniknya, dalam bagan pertandingan yang dilansir oleh laman the-afc.com, babak 8 besar nantinya akan mempertemukan dua negara dengan status sebagai peraih titel terbanyak di sejarah penyelenggaraan Piala Asia.
Raksasa sepak bola dari Asia Timur, Jepang, akan berhadapan dengan Iran yang merupakan salah satu tim terbaik Asia yang berasal dari kawasan Asia Barat.
Selain sama-sama menjadi langganan wakil Asia di pentas Piala Dunia, baik Jepang maupun Iran sampai saat ini tercatat sebagai dua negara dengan gelar juara turnamen terbanyak.
Berdasarkan lansiran laman resmi AFC, Tim Samurai Blue, pernah menjadi juara di ajang ini sebanyak empat kali, yakni pada edisi 1992, 2000, 2004 dan terakhir di tahun 2011.
Sementara Iran, pernah mencatatkan rekor menjadi juara pada tiga edisi, yakni tahun 1968, 1972 dan terakhir pada tahun 1976. Capaian ini sejatinya sama dengan yang dimiliki oleh Arab Saudi, yang juga meraih tiga titel juara pada tahun 1984, 1988 dan 1996.
Namun perlu diingat, pada Piala Asia edisi kali ini, Arab Saudi telah terhenti langkahnya di babak 16 besar lalu. Menghadapi Korea Selatan, Arab Saudi akhirnya harus angkat koper melalui adu tendangan penalti, setelah kedua kesebelasan hanya mampu berbagi hasil imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu berakhir.
Duel antara Iran melawan Jepang di babak perempat final Piala Asia edisi 2023 ini tentu menjadi sebuah pertandingan yang sangat patut untuk dinantikan. Terlebih, kedua kesebelasan mencatatkan rekor unik dalam pertemuan mereka.
Menyadur laman 11v11.com pada Kamis (1/2/2024), antara Jepang dan Iran telah bertemu sebanyak 18 kali, di mana kedua berbagi hasil imbang enam kali, Jepang menang enam kali, dan Iran menang juga sebanyak enam kali.
Pertemuan kedua negara kali ini juga akan membawa gengsi kawasan. Pasalnya, kedua kawasan di mana Jepang dan Iran berasal, selama ini dikenal sebagai dua kutub persepakbolaan benua Asia, dan selalu terlibat persaingan sengit guna membuktikan wilayah merekalah yang terbaik di benua ini.
Kira-kira, Jepang atau Iran ya yang akan menjadi pemenang di pertarungan kali ini?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Jawaban Berkelas Shayne Pattynama saat Dapat 'Pertanyaan Jebakan' dari Media Malaysia
-
Piala Asia 2023: Masuki Babak 8 Besar, Hanya Ada Satu Kejutan di Gelaran!
-
Timnas Indonesia akan Jadi Tuan Rumah Uji Coba Jelang Piala Asia U-23 2024, Intip 3 Lawannya
-
Shayne Pattynama Sudah Sebulan Tanpa Klub, Berlabuh di Liga 1?
-
Pelatih Jepang Akui Belajar dari Timnas Indonesia usai Singkirkan Bahrain di 16 Besar Piala Asia 2023
Hobi
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
-
Saat Kepercayaan Badminton Lovers Diuji: Ada Apa dengan Bulutangkis Indonesia?
-
Tegas! Marc Marquez Bilang Jorge Martin Bukan Calon Juara Dunia MotoGP 2026
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
4 Facial Wash Anti-Aging Rawat Elastisitas Kulit, Harga Murah Rp30 Ribuan