Beberapa waktu yang lalu, kabar yang cukup menggemparkan datang dari seputar timnas Indonesia. Melansir dari akun TikTok @mangkulangittt, salah satu pemain keturunan Indonesia yang merumput di liga Eropa, yakni Daniel Klein mengutarakan minatnya untuk dapat membela timnas Indonesia di masa mendatang. Bahkan, ada rumor yang mengatakan dirinya akan segera menuju ke Indonesia dan menemui PSSI untuk mengurus proses naturalisasinya.
Daniel Klein sendiri merupakan kiper muda yang kini bermain di klub divisi ketiga liga Jerman, SV Sandhausen dengan status pinjaman selama 2 musim dari klub kasta tertinggi liga Jerman atau Bundesliga, FC Augusburg. Pemain yang kini berusia 22 tahun tersebut juga sempat membela skuad junior timnas Jerman dari kelompok umur U-15 hingga U-19.
Datangnya Daniel Klein Membuat Posisi Kiper Indonesia Kian Menumpuk
Apabila nanti diproses naturalisasi, Daniel Klein akan menjadi kiper keturunan kedua yang akan membela timnas Indonesia dalam 3 tahun terakhir. Sebelumnya, ada nama Maarten Paes, kiper asal klub liga Amerika Serikat, FC Dallas yang kini sedang menjalani proses naturalisasi oleh PSSI. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), kiper keturunan asal Belanda tersebut direncanakan akan melakoni debutnya pada Maret 2024 mendatang saat lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dimulai kembali.
Hadirnya nama Daniel Klein dan tentunya Maarten Paes membuat stok kiper timnas Indonesia kian menumpuk. Sebelum 2 nama tersebut, timnas Indonesia memiliki nama-nama kiper yang cukup berpengalaman seperti Ernano Ari, Nadeo Arga Winata, Syahrul Trisna, Muhammad Riyandi dan Aqil Savik. Namun, kelima kiper tersebut sejauh ini hanya bermain di kasta sepakbola Indonesia.
Selain itu, PSSI juga kini masih mencoba mendekati nama kiper keturunan lainnya, yakni Emil Audero Mulyadi yang saat ini membela klub Italia, Inter Milan. Adapula nama Cyrus Margono yang merupakan kiper klub Yunani, Panathinaikos B yang saat ini sedang mengurus pengembalian kewarganegaraan Indonesia yang dimilikinya.
Banyaknya jumlah kiper di level timnas Indonesia tentunya menyiratkan persaingan di sektor pertahanan terakhir tersebut diprediksi akan cukup ketat. Beberapa tahun lalu memang posisi kiper timnas Indonesia dipastikan akan menjadi milik pemain-pemain di liga Indonesia. Namun, hadirnya banyak nama keturunan membuat para pemain yang merumput di liga lokal harus mau bersaing dengan nama-nama kiper yang merumput di liga luar tersebut.
Tentunya diharapkan dengan adanya pemain diaspora di posisi kiper, diharapkan mampu terjalinya pertukaran ilmu dan memacu para kiper-kiper di liga lokal untuk mau meningkatkan performanya guna memperebutkan paling tidak 3 tempat di posisi kiper timnas Indonesia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN
-
Skuad Naturalisasi Timnas Indonesia Dicap Gagal, Pengamat: Tak Punya Karakter di Level Elite Asia
-
Gagal Menang dari Malaysia, Nasib John Herdman Berada di Ujung Tanduk!
Artikel Terkait
-
'Kutukan' Timnas Indonesia Bikin Beberapa Tim Kena Karma di Piala Asia 2023, Siapa Saja?
-
Tertarik Bela Timnas Indonesia, Ini Profil Kiper Klub Jerman, Daniel Klein
-
Usai Tampil di Piala Asia 2023, 4 Pemain Timnas Indonesia Main di Klub Baru
-
Suwon FC Lakoni Latihan di Jakarta, Pratama Arhan Terlihat Sudah Hadir
-
Usai unfollow, Shin Tae-yong Pamer Foto Bertemu Erick Thohir, Ini Isi Obrolannya
Hobi
-
Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda
-
Konflik Memanas di Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Insiden Keluar Kamp
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand
-
Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang
Terkini
-
I Need Space: Belajar Mengelola Emosi Lewat Petualangan di Luar Angkasa
-
Perkuat Jejaring Pers, Forum Wartawan Kebangsaan Bentuk Koordinator di DIY
-
Petani di Tengah Perubahan Iklim: Mengapa Kemitraan Inklusif Menjadi Penting?
-
Comeback dengan Lagu Stay, Yuqi i-dle Yakin Hari Esok Pasti Akan Lebih Baik
-
Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial