Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong memasuki tahun ke-4 dalam karirnya melatih timnas Indonesia sejak ditunjuk sebagai pelatih timnas senior pada tahun 2021 lalu. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), kendati belum mempersembahkan 1 gelar pun bagi Indonesia, akan tetapi dirinya sukses menanamkan ‘pakem’ baru dalam sepakbola modern di Indonesia yang mulai menjadi acuan dalam perkembangan dalam negeri.
Melansir dari akun tiktok @mangkulangittt, pelatih berusia 53 tahun tersebut mebeberkan hal yang cukup tidak terduga sekaligus unik selama karir melatihnya di Indonesia. Menurut pemaparannya, dirinya diberikan fasilitas yang cukup baik selama berkarir di Indonesia. Bahkan, dirinya juga mendapatkan fasilitas yang cukup mewah seperti mobil pribadi dan pengawalan dari pihak berwajib saat akan menuju ke suatu tempat.
“Saya punya mobil sendiri dan ada lampu strobo dengan nomor plisi kode negara. Jadi setiap saya berpergian akan ada suara 'bipbipbip, tidak semua orang boleh menggunakan kendaraan negara. Jalan kemudian terbuka dari kemacetan dan saya melewatinya dengan suara sirine, saya merasa seperti sangat besar,” ujar Shin Tae-yong.
Anggap Fasilitas Tersebut Lebih Baik Saat Tangani Timnas Korea Selatan
Lebih Lanjut lagi, Shin Tae-yong juga menyebut fasilitas yang didapatkannya saat menjadi pelatih kepala timnas Indonesia lebih baik dan mewah dibandingkan saat menangani timnas Korea Selatan beberapa waktu lalu. Bahkan, dirinya juga kerap kali diundang untuk bertemu para pejabat negara hingga Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Meskipun awalnya dirinya cukup kaget dapat bertemu dengan kepala negara secara langsung dan harus mendapatkan protoloker kenegaraan secara ketat, namun dirinya mengaku tidak kesulitan dalam mengikuti serangkaian acara tersebut. Dia mengaku pengalaman tersebut merupakan sebuah kegiatan yang sangat jarang terjadi dalam karirnya.
“Saya bertemu Presiden di sana dan melakukan kunjungan kehormatan,” imbuh Shin Tae-yong.
Jika melihat segala fasilitas dan sarana/prasarana yang diberikan kepada Shin Tae-yong tersebut, wajar saja jika banyak pihak yang berharap pelatih asal Korea Selatan tersebut mampu membawa timnas Indonesia untuk melangkah lebih jauh lagi dan tidak hanya melulu soal prestasi berupa trofi atau gelar juara.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
-
4 Padu Padan OOTD Outerwear ala Seonghyeon CORTIS, Buat Look Makin Chill
-
Ulasan Novel The Whisking Hour, saat Naskah Teater Menjadi Nyata
-
Mendengar Suara Korban Teror Gas Sarin Tokyo dalam Buku Underground