Salah satu penggawa Timnas Indonesia yang kini bermain untuk Wolverhampton Wanderers U-21, Justin Hubner membuat sebuah keputusan yang cukup berani. Melalui instastory akun instagramnya @justinhubner5 pada Selasa (12/3/2024), pemain belakang berusia 20 tahun tersebut mengumumkan kepindahannya ke klub Liga Jepang, Cerezo Osaka dengan status pinjaman.
Keputusan pemain kelahiran 14 September 2003 untuk berpindah ke Liga Jepang terbilang cukup berani. Mengingat, para pemain Indonesia yang berkarir profesional di liga sepak bola Negeri Samurai, semuanya berakhir dengan kegagalan.
Iya, sejarah mencatat, empat pemain Indonesia yang pernah berkarir di Liga Jepang, semuanya berujung dengan kekecewaan, meskipun mereka memiliki label sebagai pemain Timnas Indonesia.
Unggahan akun TikTok ContentTimnas pada Rabu (13/3/2024) menyebutkan, tiga pemain Indonesia yang pernah berkarir di Liga Jepang, yakni Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly dan Pratama Arhan, semuanya menemui kegagalan. Meskipun di dalam negeri kualitas yang mereka miliki berada di atas rata-rata pemain sepak bola kebanyakan, namun ketika mencoba untuk berkarir di persepakbolaan Negeri Matahari Terbit, semuanya berujung kegagalan.
Faktor kurang percayanya klub-klub di Liga Jepang terhadap kualitas permainan yang dimiliki oleh para pemain dari Indonesia, disinyalir menjadi salah satu penyebab mengapa para pemain tersebut harus merasakan fase pahit dalam karir sepak bola profesionalnya.
Dengan demikian, maka hal ini akan menjadi sebuah PR besar bagi seorang Justin Hubner. Pasalnya, dengan keputusannya untuk bergabung dengan Cerezo Osaka yang juga merupakan salah satu klub di Liga Jepang, maka dirinya mau tak mau harus membuktikan bahwa tak semua pemain Indonesia yang berkarir di sana akan menemui kegagalan.
Ibarat kata, kehadiran Justin Hubner di Liga Jepang bersama Cerezo Osaka selain harus membuktikan kelayakan pemain Indonesia untuk mentas di sana, juga untuk mematahkan kutukan yang selama ini menimpa para penggawa Skuat Garuda yang mencoba peruntungannya di masa silam.
Sebuah tugas yang cukup berat memang, karena jika nantinya Justin Hubner tak mampu mematahkan kutukan para pemain Indonesia di Liga Jepang, bukan tak mungkin ke depannya para penggawa Garuda akan semakin sulit untuk bisa mendapatkan lirikan atau bahkan kepercayaan dari klub-klub yang ada di sana.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
Artikel Terkait
-
Jay Idzez Girang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia Hadapi Vietnam
-
4 Pemain Indonesia dan Keturunan sebelum Justin Hubner di Liga Jepang, Semua Gagal Bersinar
-
Menelaah Keresahan Bung Towel Terkait Pemanggilan Pemain Timnas, Ada Benarnya?
-
Melihat Nasib Pemain Indonesia yang Berkarier di Jepang Sebelum Justin Hubner, Ada yang Sukses?
-
3 Pemain Tertua Timnas Indonesia untuk Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Hobi
-
Drama Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Taklukkan Austin, Marquez dan Diggia Tergelincir
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
Mental Baja! John Herdman Optimis Bidik Antar Tiket Piala Dunia 2030
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
Terkini
-
Relatable Tapi Bikin Sesak: Film Senin Harga Naik Cocok untuk Kamu yang Pusing dengan Tekanan
-
ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?
-
Cerita dari Desa Majona
-
Urban Loneliness: Kesepian yang Mengintai Pekerja di Kota Besar
-
Vibes Lebih Seram dan Gelap, Wednesday Season 2 Bongkar Rahasia Willow Hill & Burung Gagak Pembunuh