Meskipun telah datang ke Indonesia, namun ternyata dua pemain berdarah Indonesia-Belanda, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen belum juga melakoni sumpah dan janji setia sebagai WNI. Menyadur laman suara.com pada Kamis (14/3/2024), kedua pemain ini urung untuk disumpah dan beralih kewarganegaraan karena berkas naturalisasi mereka belum sepenuhnya diselesaikan prosesnya.
Hal ini tentu berbeda dengan yang dialami oleh Nathan Tjoe-A-On. Sang kolega yang hadir bersamaan dengan keduanya, langsung menjalani sumpah setia sebagai WNI begitu tiba di tanah air. Laman pssi.org (12/3/2024) menginformasikan, Nathan langsung mengambil sumpah dan janji kewarganegaraan di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Soekarno Hatta, pada Senin, 11 Maret 2024 lalu.
Menyikapi belum jelasnya nasib Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen tersebut, ketua umum PSSI, Erick Thohir akhirnya buka suara. Mantan presiden klub Inter Milan tersebut menjelaskan langkah-langkah lanjutan yang akan ditempuh oleh pihaknya, terkait eligibilitas keduanya untuk membela Timnas Indonesia.
Menyadur unggahan akun TikTok vivagoalindonesia pada Kamis, 14 Maret 2024, Erick Thohir juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus berusaha agar kedua pemain anyar ini bisa dimainkan oleh Shin Tae-yong, setidaknya di pertandingan kedua nanti.
"Tergantung nanti proses daripada ini," ujar mantan pemilik klub DC United yang berkompetisi di MLS itu.
"Kan ini harus (mengurus) KTP, paspor, pendaftaran, ini masih ada proses lho, bukan berarti selesai," lanjutnya.
"Jadi, kita coba untuk Thom (Haye) dan Ragnar (Oratmangoen) itu bisa bergabung untuk pertandingan melawan Vietnam di tanggal 26 (Maret). Kalau Nathan itu, kemarin dengan proses sudah dijalankan, itu mudah-mudahan tanggal 21 Maret dia bisa bermain," terang Erick menjelaskan dengan detail.
Jika memang demikian, maka sebagai pendukung Timnas Indonesia kita berharap agar proses yang dijalani oleh Thom Haye maupun Ragnar Oratmangoen bisa segera selesai, sehingga keduanya bisa segera membela Timnas Indonesia.
Meskipun pada pertandingan pertama tanggal 21 Maret mendatang keduanya mungkin belum bisa turun memperkuat Skuat Garuda, namun jika bisa dimainkan pada leg kedua tanggal 26 Maret nanti, tentu hal itu akan menjadi sebuah keuntungan tersendiri bagi STY dan anak asuhnya.
Terlebih lagi, di laga kedua nanti Pasukan Merah Putih akan bertindak sebagai tim tamu, sehingga tentunya memerlukan pemain yang memiliki kualitas mental tinggi untuk menghadapi tekanan pendukung tuan rumah.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
Artikel Terkait
-
Panggil 4 Pemain Keturunan Ke Timnas Indonesia, Bukti Indra Sjafri Tak Anti Diaspora
-
Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Vietnam Didukung Legenda Thailand
-
Timnas Indonesia Tak Diperkuat Asnawi Mangkualam Saat Melawan Vietnam di Stadion GBK, Kenapa?
-
Di Masa Jayanya, Nilai Transfer Kurnia Meiga Lebih Tinggi dari Striker Keturunan Timnas Indonesia
-
Kisah Legenda Timnas Indonesia Dua Kali Jebol Gawang AC Milan, Padahal Ada Paolo Maldini
Hobi
-
Drama Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Taklukkan Austin, Marquez dan Diggia Tergelincir
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
Mental Baja! John Herdman Optimis Bidik Antar Tiket Piala Dunia 2030
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
Terkini
-
ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?
-
Cerita dari Desa Majona
-
Urban Loneliness: Kesepian yang Mengintai Pekerja di Kota Besar
-
Vibes Lebih Seram dan Gelap, Wednesday Season 2 Bongkar Rahasia Willow Hill & Burung Gagak Pembunuh
-
Dikatakan Atau Tidak Dikatakan itu Tetap Cinta: Memahami Rasa Lewat Sajak Tere Liye