Pemain belakang berdarah Indonesia-Belanda, Justin Hubner beberapa waktu lalu telah memutuskan untuk berpindah klub. Melalui instastory akun Instagramnya @justinhubner5 pada Selasa (12/3/2024), kapten Wolverhampton Wanderers U-21 tersebut mengumumkan akan menjalani masa peminjaman ke klub Liga Utama Jepang, Cerezo Osaka dengan durasi semusim.
Bergabung dengan Cerezo Osaka, Justin Hubner disinyalir bakal menjadi andalan klub tersebut. Setidaknya, ada tiga alasan mengapa pemain berusia 20 tahun tersebut akan menjadi bagian penting bagi Cerezo Osaka.
Apa sajakah itu? Mari kita ulas!
1. Bergabung karena Kebutuhan Tim
Alasan pertama mengapa Justin Hubner disinyalir bakal menjadi andalan Cerezo Osaka adalah karena sang pemain datang ke klub berdasarkan kebutuhan tim. Semenjak awal musim ini, Cerezo Osaka sudah mendapatkan permasalahan berat di sektor bek tengah.
Central defender andalan mereka, Ryosuke Shindo, harus menepi dalam rentang waktu yang cukup lama karena mengalami cedera hamstring. Alhasil, sebelum kedatangan Hubner ke skuat, Cerezo hanya memiliki 3 pemain yang berposisi sebagai center back murni.
2. Memiliki Kaki Kiri yang Lebih Kuat
Alasan kedua mengapa Justin Hubner akan menjadi andalan di lini pertahanan Cerezo adalah karena sang pemain memiliki kekuatan di kaki kiri. Menyadur laman transfermarkt.com, tiga bek tengah saat ini, yakni Koji Toriumi, Ryuya Nishino, dan Tatsuya Yamashita, semuanya memiliki kaki kanan yang lebih dominan.
Dengan satu-satunya pemain kidal di center back, maka Hubner menjadi opsi yang paling tepat bagi sang pelatih untuk dipasang di posisi kiri bek tengah, atau bahkan dipasang di sisi kiri dalam skema tiga bek yang dimainkan.
3. Memiliki Versatile Tinggi
Alasan ketiga Justin Hubner bakal mendapatkan banyak menit bermain bersama Cerezo adalah karena sang pemain memiliki versatility yang cukup tinggi. Selain memiliki posisi natural di center back, pemain kelahiran 14 September 2003 itu juga bisa dipasang di sektor gelandang bertahan, atau bahkan di sektor kiri pertahanan tim yang dibelanya.
Jadi, meskipun nantinya tak dimainkan di posisi asli, Justin Hubner bisa pula ditempatkan di posisi lain, sesuai dengan skema dan pola permainan yang dikembangkan oleh sang pelatih.
Itulah 3 alasan mengapa Justin Hubner berpotensi untuk menjadi andalan di tim Cerezo Osaka. Ada yang pernah berpikir demikian?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Thomas Doll Wanti-wanti Shin Tae-yong usai Lepas Rizky Ridho ke Timnas Indonesia, Titip Satu Pesan
-
Kembali Bersinar, Stefano Lilipaly Buktikan Omongannya Beberapa Waktu Lalu di Pekan Ke-29 Liga 1
-
Sindiran Timnas Indonesia Rasa Belanda Berbuntut Panjang, Federasi Vietnam Hapus Komentar Do Duy Manh!
-
Psywar Mulai Dilempar: Media Vietnam Sebut Gelandang Timnas Indonesia 'Drama King', Pemain Lembek
-
Gaji Sebulan Justin Hubner Setara Upah Setahun Pratama Arhan di Liga Jepang?
Hobi
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
Terkini
-
Tragedi Cinta di Tengah Revolusi Prancis dalam Novel Kisah Dua Kota
-
The Ramparts of Ice Rilis Fanbook Resmi Januari 2027, Muat Episode Epilog
-
Sinopsis Fire Investigator, Dracin Thriller Xu Kai dan Liu Yi Tie di Youku
-
Lewat Sanggar Belajar, UPNVJ Dampingi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
-
Ulasan Novel Para Priyayi, Menjadi Terhormat Bukan Sekadar soal Jabatan