Dalam ajang Piala Asia U-23 2024 yang akan digelar mulai 15 April 2024 di Qatar, timnas Indonesia U-23 menyajikan fakta menarik. Hal ini didasarkan pada 23 pemain yang didaftarkan Shin Tae-yong pada AFC. Fakta menarik ini menjadi bukti langkah jeli Shin Tae-yong dalam menangani timnas Indonesia selama ini.
Berdasarkan rilis AFC pada Rabu (10/4/2023), timnas Indonesia menduduki peringkat 1 dalam rerata usia pemain di antara 16 negara peserta. Secara rata-rata usia para pemain timnas Indonesia U-23 adalah 21,35 tahun. Hal ini diungkap oleh media Vietnam VnExpress dalam artikelnya.
“Indonesia menjadi yang termuda di turnamen tersebut dengan rata-rata usia 21,35 tahun,” tulis VnExpress pada Rabu (10/4/2014).
Dengan rerata yang demikian muda, tidak heran jika terdapat 6 pemain timnas Indonesia U-23 masih berusia 19 tahun. Mereka adalah Dony Tri Pamungkas, Arkhan Fikri, Marselino, Hokky Caraka, Faffa, dan Rayhan Hannan.
Namun fakta menarik tentang usia tersebut tidak hanya berhenti sampai di sini. Dalam ajang Piala Asia U-23 2024, kendati menempati sebagai tim dengan rerata pemain termuda, ternyata dalam tubuh timnas Indonesia U-23 terdapat 10 orang pemain ‘senior’.
Fakta inilah yang menjadi sangat menarik. Sebab usia muda yang dimiliki para pemain Indonesia, berbanding terbalik dengan kemampuan mereka. Ke-10 orang pemain ‘senior’ ini tidak lain adalah para pemain muda yang dibawa Shin Tae-yong dalam Piala Asia 2023 maupun Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Seperti diketahui semua pihak, dalam ajang Piala Asia 2023, Shin Tae-yong mengambil langkah yang sangat berani. Dalam skuad yang dibawanya, setidaknya separuh pemain muda mengisi skuad yang ada. Padahal ajang ini adalah ajang timnas senior.
Demikian pula dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Shin Tae-yong beberapa kali menampilkan pemain muda. Baik sebagai pemain tetap maupun sekedar memberi jam terbang saja atau pengalaman bertanding di level atas.
Langkah ini menjadi sisi plus bagi timnas Indonesia U-23 yang akan turun di Piala Asia U-23 2024. Kendati mereka adalah pemain kelompok umur, namun jam terbang mereka dalam timnass senior sangat memadai. Bahkan mereka menjadi bagian utama dari timnas senior.
Maka tidak heran jika nama-nama Pratama Arhan, Marselino Ferdinan, Ernando Ari, Rizky Ridho, Justin Hubner, dan lain-lain akan memberi kontribusi positif bagi tim. Dan dalam visi lebih jauh, para pemain muda ini siap menerima tongkat estafet dari para seniornya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Tanpa Gustavo Almeida, Persija Jakarta Hadapi Madura United FC di Bangkalan
-
Jamu CAHN FC, PSM Makassar Optimis Mampu Tembus Babak Final ACC 2025
-
Gegara Belum Pulih Cedera, Anthony Ginting Harus Absen Lagi dari Badminton Asia Championships 2025
-
Bahrain Meremehkan, Vietnam Justru Kagum! Erick Thohir Jadi Kunci Sukses Timnas Indonesia?
-
Giliran Timnas Indonesia Putri Terjun di Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026
Artikel Terkait
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Denny Landzaat Pulang Kampung ke Ambon: Diarak Warga hingga Pidato Bahasa Indonesia
-
Prediksi Korsel vs Timnas Indonesia U-17: Momen Qatar 2024 Semoga Terulang
-
Rafael Struick Hilang Lagi, Bahkan Tak Diajak ke Skuad Cadangan Brisbane Roar
Hobi
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
Terkini
-
Ulasan Buku Setengah Jalan, Koleksi Esai Komedi untuk Para Calon Komika
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila