Setelah 26 tahun menanti, akhirnya fans bulu tangkis Tanah Air bisa menyaksikan kembali tim putra-putri Indonesia kompak melangkah bersama ke final Piala Thomas dan Uber.
Ya, tim putra-putri Indonesia kompak melaju ke final turnamen Piala Thomas dan Uber 2024 yang digelar di Hi Tech Zone Sports Centre, Chengdu, China, pada Sabtu (4/5/2024).
Tim Srikandi Merah Putih tampil lebih dulu tampil menghadapi Korea Selatan. Tim putri Indonesia berhasil menang 3-2 atas Korea Selatan di semifinal. Tiga kemenangan Indonesia diraih oleh pemain tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, Ester Nurumi Tri Wardoyo, dan Komang Ayu Cahya Dewi.
Jorji, sapaan Gregoria Mariska, menang dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-13. Kemudian, Ester mengalahkan Kim Ga Ram melalui rubber game dengan skor 20-22, 21-16, dan 21-12.
Lalu, penentu kemenangan Srikandi Merah Putih lewat Komang Ayu usai menaklukkan Kim Min Sun melalui rubber game 17-21, 21-16, dan 21-19.
Sementara dua poin terlepas dari ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Ribka Sugiatro/Lanny Tria Mayasari.
Apriyani/Siti Fadia kalah dua gim langsung dengan skor 6-21 dan 18-21 dalam tempo 43 menit. Kemudian, Lanny/Ribka takluk dari Jeong Na/Kong Hee dengan skor 15-21 dan 14-21.
Berkat kemenangan 3-2 atas Korea Selatan, tim Srikandi Merah Putih akhirnya tampil di final lagi setelah menanti 16 tahun lamanya. Terakhir kali mereka tampil di final pada tahun 2008, ketika menjadi tuan rumah yang digelar di Jakarta.
Usai tim putri tampil dan lolos ke final Piala Uber, giliran tim putra Indonesia yang menyusul ke final Piala Thomas.
Tim putra Indonesia lolos ke final Piala Thomas 2024 usai mengalahkan Taiwan 3-0 pada laga semifinal. Kemenangan Indonesia dipastikan oleh Jonatan Christie usai mengalahkan Wang Tzu Wei dua gim langsung dengan skor 21-11 dan 21-16 dalam tempo 44 menit.
Sementara dua poin Indonesia sebelumnya dipersembahkan oleh Anthony Sinisuka Ginting dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Anthony Ginting yang tampil pada partai pertama berhasil menang dua gim langsung atas Chou Tien Chen dengan skor 21-18 dan 21-19 dalam tempo 51 menit.
Kemudian, Fajar/Rian yang tampil pada partai kedua sukses menaklukkan Lee Yang/Wang Chi-Lin melalui rubber game dengan skor 16-21, 21-19, dan 21-18 dalam tempo 63 menit. Bagi tim putra Indonesia, ini merupakan final Piala Thomas ketiga mereka secara beruntun.
Tak hanya itu saja, keberhasilan tim putra-putri Indonesia melaju ke final Piala Thomas dan Uber 2024 ini mengulangi pencapaian 26 tahun lalu.
Ya, tim putra-putri Indonesia terakhir kali melangkah bersama ke final Piala Thomas dan Uber pada tahun 1998, yang digelar di Hong Kong. Kala itu tim putra Indonesia menang 3-2 atas Malaysia. Sementara tim putri Indonesia pada saat itu harus mengakui keunggulan China dengan skor 1-4.
Setelah 26 tahun berlalu, kali ini tim putra-putri Indonesia tampil lagi bersama di partai final Piala Thomas dan Uber 2024. Mampukah Indonesia kawinkan gelar Piala Thomas dan Uber edisi kali ini? Jangan lupa saksikan final Thomas dan Uber Cup 2024, pada Minggu (5/5/2024).
Baca Juga
-
Data Bicara: Mobil F1 atau Motor MotoGP yang Lebih Cepat?
-
Profil Sjoerd Woudenberg: Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era Kluivert
-
Mengapa Nama Orang Islandia Banyak Berakhiran "-Son"? Ini Alasannya
-
Mengapa All England? Sejarah di Balik Nama Kejuaraan Bulu Tangkis Tertua
-
Kilas Balik MotoGP Argentina 2018: Start Unik Jack Miller yang Jadi Sorotan
Artikel Terkait
-
Prediksi Tim Piala Thomas dan Piala Uber Indonesia Bisa Cetak Sejarah Double Kemenangan di Final
-
Indonesia ke Final Piala Uber 2024: Apa Kabar Mia Audina, Peraih Uber Cup 1994 dan 1996?
-
16 Tahun Menanti, Tim Putri Indonesia Akhirnya Tampil Lagi di Final Piala Uber
-
Jadwal dan Live Streaming Perempatfinal Thomas Cup dan Uber Cup 2024, Main Sore Ini!
Hobi
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
Terkini
-
HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
Review Door Lock: Film Thriller yang Bikin Takut Tinggal Sendiri
-
Makna Lagu Oasis 'Wonderwall' dalam Perayaan Kemenangan Timnas Inggris
-
Review My Perfect Stranger, Ajak Penonton Renungi Takdir Lewat Time Travel