Timnas Indonesia dipastikan bakal memainkan laga pertama lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran kedua melawan Irak tanpa Jay Idzes.
Hal ini tak lepas dari benturan jadwal yang dialami oleh sang pemain, di mana pemain belakang berusia 23 tahun tersebut masih harus berjuang bersama Venezia dalam memperebutkan slot tiket yang tersisa ke Liga Italia Serie A musim mendatang.
Hal ini juga dipastikan secara langsung oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Melansir laman Suara.com pada Rabu (29/5/2024), pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut mengkonfirmasi absennya Idzes di laga melawan Irak dan berpotensi untuk mengurangi kekuatan lini belakang Timnas Indonesia di laga tersebut.
Hal ini tentu memantik sebuah pemikiran akan perlunya seorang STY kembali memanggil Elkan Baggott ke dalam skuat. Karena seperti yang kita ketahui bersama, sebagaimana melansir laman resmi PSSI, coach Shin tak memasukkan nama pemain Ipswich Town tersebut ke dalam daftar 22 nama skuat yang dipanggilnya.
Alasan utama ditinggalkannya Elkan Baggott pun masih belum jelas. Karena dalam penjelasan terakhirnya sepertimana menyadur laman Suara.com mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut terlihat enggan dalam membeberkan alasan dirinya tidak memanggil sang pemain.
Besar kemungkinan, tidak dipanggilnya Elkan ke skuat dikarenakan sang pemain tak merespon kontak yang diberikan oleh PSSI maupun pelatih saat Indonesia akan menjalani laga hidup mati melawan Guinea di play off perebutan satu tiket Olimpiade Paris awal bulan Mei lalu.
Lantas, apakah dengan absennya Jay Idzes di laga melawan Irak, hal itu akan melunakkan hati STY untuk memanggil Elkan Baggott ke dalam skuat? Tentu saja tak semudah itu, karena kita tahu coach Shin adalah tipikal pelatih yang keras dalam hal kedisiplinan, serta memiliki mindset bahwa kepentingan negara haruslah berada di atas segalanya.
Sebuah hal yang mungkin saja dalam penilaiannya sudah dicederai oleh Elkan Baggott yang tak merespon kontak dari federasi beberapa waktu lalu.
Terlebih lagi, meskipun tanpa Idzes, sejatinya lini pertahanan Indonesia juga masih dihuni oleh para pemain berkualitas. Melansir laman transfermarkt, komposisi center back Timnas Indonesia tanpa Idzes masih dihuni oleh Justin Hubner, Rizky Ridho, Jordi Amat, dan bintang muda yang bersinar di Piala Asia U-23 lalu, Muhammad Ferarri.
Jadi, untuk saat ini mungkin coach Shin masih belum bisa melunak ya terkait Elkan Baggott.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
Bukan dengan STY, Kurniawan Bakal Saingandengan Kompatriotnya saat Tangani Timnas Indonesia U-17
-
Dapatkan Tugas Berat, Layakkah Kurniawan Dwi Yulianto Menakhodai Timnas Indonesia U-17?
-
Ajukan Diri ke AFC, Seberapa Besar Peluang Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Asia 2031?
-
Terancam Menepi di FIFA Series, Comeback Marselino ke Timnas Indonesia Bakal Semakin Molor
Artikel Terkait
-
Masih Belum Dapat Klub, Thom Haye Cukup Tenang Soal Masa Depannya
-
Teka-teki Elkan Baggott, Ada Indikasi Mangkir Sehingga STY Marah Besar?
-
Kini Tanpa Klub, Thom Haye Tanggapi Rumor Lanjutkan Karier di Liga Prancis
-
Nathan Tjoe-A-On Lesu karena Cedera, Duduk Termenung Sambil Kompres Es di Pahanya
-
Masih Punya Kontrak sampai 2026, Shayne Pattynama Kode Tinggalkan KAS Eupen Pasca Terdegradasi
Hobi
-
Nova Arianto Soroti Kekuatan China Jelang Uji Coba, Garuda Wajib Waspada?
-
Reuni di Persija Jakarta, Shayne Pattynama Sambut Kedatangan Mauro Zijlstra
-
Kalender Lengkap Formula 1 Musim 2026, Seri Mana yang Paling Kamu Tunggu?
-
Targetkan Piala Dunia, Nova Arianto Kawal Transisi Timnas Indonesia U-17
-
Ada Pendatang Baru! Inilah Daftar Tim dan Pembalap Formula 1 Tahun 2026
Terkini
-
Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua
-
DanMachi Resmi Umumkan Kehadiran Season 6 di Perayaan 10 Tahun Anime
-
Film Live Action Blue Lock Umumkan Tayang 7 Agustus Lewat Trailer Baru
-
Menstruasi itu Normal: Perempuan dengan Segala Drama 'Tamu Bulanannya'
-
Film 'The Tank': Tank Tempur dan Penjara Jiwa dalam Peperangan