Pertarungan seru terjadi tadi malam, Jumat (8/6/2024) dalam ajang babak 8 besar Indonesia Open 2024 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta. Partai terakhir menghadirkan pasangan ganda putra Indonesia, Bagas/Fikri berhadapan dengan Kim Asturp/Rasmussen dari Denmark.
Bagas/Kahfi menjadi wakil Indonesia terakhir yang turun di babak 8 besar. Dua wakil sebelumnya dipastikan gagal merebut tiket semifinal pasca kalah dari lawan-lawannya. Keduanya adalah pasangan Dejan/Gloria dan tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung.
Satu wakil Indonesia yang telah mendapatkan tiket semifinal adalah Sabar Karyaman/Reza Pahlevi di nomor ganda putra. Hanya saja pasangan ini adalah pemain non-pelatnas, sehingga kehadirannya tidak mewakili PBSI.
Dalam pertandingan semalam, Bagas/Fikri harus mengakui keunggulan Kim Asturp/Rasmussen di gim pertama. Faktor jam terbang tampak berpengaruh banyak. Pasangan Denmark ini terhitung sebagai pasangan senior dan baru saja menjuarai Malaysia Masters 2024.
Hal ini terlihat pada statistic pertandingan yang dilansir dari bwfworldtour/bwfbadminton.com, Jumat (7/6/2024).
Namun di gim kedua, Bagas/Fikri mampu membalik keadaan. Mereka melaju kencang sejak awal gim. Permainan cepat yang diterapkan, terbukti efektif. Pasangan senior Denmark ini dibuat keteteran dengan bola-bola Bagas/Fikri.
Kedua pasangan sempat menyentuh angka sama di angka 14. Namun setelah itu, permainan cepat Bagas/Fikri membuat gim kedua menjadi milik pasangan Indonesia ini dengan skor 21-15.
Di gim ketiga, jam terbang Kim Asturp/Rasmussen terbukti unggul. Mereka berbalik mendikte Bagas/Fikri dengan jarak poin yang sangat lebar. Puncaknya angka Kim Asturp/Rasmussen menyentuh 19, sedangkan Bagas/Fikri 14.
Lewat perjuangan yang heroic, Bagas/Fikri mampu mengejar poin tersebut dan memaksakan setting di angka 20-20. Pasangan Denmark ini sempat kehilangan fokus akibat kejaran ini. Dalam situasi setting ini, Dewi Fortuna tidak berpihak pada Bagas/Fikri, mereka kalah dengan skor 21-23.
Selepas pertandingan, tampak perasaan lega pada pasangan Denmark ini. Mereka kali ini menghadapi perlawanan sengit dari pasangan muda, hingga memaksa pertandingan rubber game dan diakhir dengan setting.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Satu hal menarik pasca pertandingan, Kim Asturp/Rasmussen tampak menunjukkan respek pada permainan Bagas/Fikri. Kedua pasangan tampak saling menyapa dengan saling menyatakan kagum atas apa yang mereka lakukan.
Kekalahan Bagas/Fikri berarti pula menutup peluang keduanya lolos ke babak semifinal. Satu-satunya wakil Indonesia hanya Sabar Karyaman/Reza Pahlevi yang secara mengejutkan mengalahkan Liang Weng Keng/Wang Chang dari China.
Baca Juga
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
-
Lolos ke Babak 8 Besar Putri KW Harus Jalani Laga Berat Hadapi An Se Young
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
Gegara Gol Telat Borneo FC, Persija Gagal Pepet Persib di Puncak Klasemen
Artikel Terkait
Hobi
-
Piala Dunia 2026: 7 Wakil Asia Pulang Kampung, Qatar Harusnya Jadi yang Paling Malu!
-
Bak Serial Anime! Laga Jepang vs Brazil Jadi Warna di Piala Dunia 2026
-
Perkasa di Fase Grup, Prancis Jadi Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026?
-
17 Daftar Pemain Muslim yang Bersinar di Piala Dunia 2026, Ada Yamal!
-
Djed Spence Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026: Muslim Pertama Timnas Inggris
Terkini
-
Sinopsis Archives: The Nanyang Mystery, Drama Zhang Xin Cheng di iQIYI
-
Review Toko Buku Gerbang Kota: Ketika Buku Menjadi Penyembuh Kesepian
-
Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman
-
Drakor Speaking Dead Tampil di BIFAN, Ungkap Misteri Kasus yang Terkubur
-
Review Film Obsession: Suguhkan Horor Psikologis tentang Obsesi Berbahaya