Lolosnya timnas Indonesia ke babak round 3 ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Filipina dengan skor 2-0 pada Selasa (11/06/2024) kemarin membuat seluruh pihak langsung mendapatkan tugas baru. Melansir dari kanal berita ANTARA (antaranews.com), PT LIB selaku operator utama Liga Indonesia langsung mendapatkan mandat dari PSSI untuk segera mengatur jadwal liga musim 2024/2025 dengan baik.
Mandat tersebut langsung diutarakan oleh ketua umum PSSI, Erick Thohir yang meminta kepada PT LIB untuk mampu mengatur jadwal liga musim depan dengan sebaik mungkin dan tidak mengganggu program kerja timnas Indonesia yang akan berlaga di babak round 3 nantinya. Babak round 3 kualifikasi Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan akan mulai pada bulan September 2024 hingga bulan Juni 2025 mendatang.
“Saya sudah minta Liga (PT LIB) untuk FIFA match day selama tiga atau empat hari (jeda) untuk timnas bisa berkumpul. Tidak langsung istilahnya satu dua hari berkumpul langsung tanding karena kelasnya lebih tinggi. Ini liga menyanggupi dan kita sekarang menyusun jadwal yang tepat bersama liga. Karena ini kan 2025 masih ada di bulan Maret dan Juni untuk empat pertandingan sisanya di tahun ini,” ujar Erick Thohir, dikutip dari kanal berita ANTARA pada Kamis (13/06/2024).
Melansir dari laman resmi Liga Indonesia Baru (ligaindonesiabaru.com), pelaksanaan Liga 1 musim 2024/2025 nanti dijadwalkan akan mulai digelar pada bulan Agustus 2024 mendatang. Liga 1 musim depan tentunya diprediksi akan berjalan paling tidak selama 8-10 bulan tergantung kondisi yang terjadi di depan. Tentunya diharapkan kompetisi Liga 1 musim 2-24/2025 nanti dapat berjalan dengan baik dan tidak mengganggu persiapan timnas Indonesia.
Di sisi lain, timnas Indonesia sendiri masuk ke dalam pot 6 jelang drawing babak round 3 nantinya bersama Korea Utara dan Kuwait. Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), pot tersebut ditentukan berdasarkan peringkat FIFA terbaru masing-masing tim. Nantinya, 18 tim yang lolos ke babak round 3 akan terbagi dalam 3 grup dengan masing-masing grup berisikan 6 negara.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Ungguli Korsel
-
Mengenal Adriano Castanheira, Rekrutan Asing Ketiga Malut United
-
Potret Riang Eks Bintang Timnas Indonesia Cristian Gonzales: Naik Mobil Butut tapi Harganya Selangit
-
Ternyata Oki Rengga Sudah Tolak Nobar Bareng Bung Towel, Bukti Chat Dibongkar!
-
Anang Minta Maaf atas Penampilannya saat Timnas Menang: Tidak Ada Niatan untuk Menodai Kemenangan
Hobi
-
Termasuk Semifinal Kali Ini, Argentina Sudah 3 Kali Singkirkan Inggris dengan Menyakitkan!
-
Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?
-
Inggris Gugur, Harry Kane Sesali Taktik Parkir Bus saat Dibungkam Argentina
-
Kisah di Balik Foto Messi Mandikan Lamine Yamal yang Viral Jelang Final Piala Dunia
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
Terkini
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Akhiri Puasa Juara?
-
Budget Rp20 Ribuan? 4 Tone Up Cream Tranexamic Acid Bikin Glowing dan Sehat