Timnas Indonesia U-16 mengakhiri kampanye mereka di fase grup A gelaran Piala AFF U-16 dengan sangat memuaskan. Melansir laman aseanfootball.org, Pasukan Garuda Muda yang memainkan tiga laga melawan Singapura, Filipina dan Laos, berhasil menyapu bersih semua laga itu dengan kemenangan.
Bahkan, menyadur laman Suara.com, Timnas Indonesia berpesta gol di pertandingan terakhir melawan Laos. Pada laga pamungkas tersebut, Pasukan Muda Merah Putih berhasil menghancurkan sang lawan dengan skor telak, 6-1 meskipun sebelumnya harus tertinggal terlebih dahulu semenjak menit ke-7.
Jika melihat permainan yang ditunjukkan oleh Timnas Indonesia U-16 dalam tiga laga yang telah dijalani, sejatinya mereka memiliki beberapa keunggulan. Mulai dari taktik permainan yang mengandalkan kecepatan, hingga organisasi permainan yang cukup baik untuk anak-anak seusia mereka.
Namun, dari semua kelebihan yang dimiliki itu, satu hal yang paling menonjol adalah keunggulan fisik yang dimiliki oleh anak-anak asuh Nova Arianto. Disadari ataupun tidak, dalam tiga pertandingan yang telah dijalani, Evandra Florasta dan kolega menunjukkan kekuatan dan daya tahan fisik yang cukup prima.
Dalam tiga pertandingan melawan Singapura, Filipina maupun Laos, anak-anak Garuda terpantau bisa memainkan laga dengan durasi 90 menit penuh, tanpa ada yang mengalami kendala kebugaran. Bagi para pencinta Timnas Indonesia yang memperhatikan dengan seksama, pasti akan mengetahui bahwa di tiga laga fase grup tersebut, Anak-Anak Garuda ini selalu bisa bermain dengan tempo tinggi, meskipun sudah memasuki menit-menit akhir permainan.
Dan hal ini pun berimplikasi lurus dengan hasil yang mereka capai. Dalam catatan aseanfootball.org, Timnas Indonesia U-16 bahkan tetap bisa menciptakan gol meskipun laga sudah memasuki menit-menit akhir.
Seperti contoh, di laga melawan Singapura, Indonesia masih bisa menciptakan gol di menit ke-87 melalui Alberto Hengga, kemudian pada laga melawan Filipina, Indonesia juga bisa mencetak gol di menit ke 90+2 melalui Mierza Firjatullah, dan terakhir, di laga melawan Laos, Indonesia juga bisa mencetak gol di menit ke-79 melalui Mierza.
Dengan kekuatan fisik mumpuni yang dimiliki oleh anak-anak Garuda, kita harapkan hal tersebut bisa membawa konsistensi permainan selama durasi laga, sehingga nantinya bisa kembali menorehkan gelar juara di ajang Piala AFF U-16 edisi kali ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF U-16 2024, Nova Arianto Angkat Topi Buat Anak Asuhannya
-
Jens Raven Resmi Jadi WNI, Bisa Debut di Timnas Indonesia Senior?
-
Sempat Tertinggal, Timnas Indonesia Bangkit Hancurkan Laos di Piala AFF U-16
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-16 2024 Usai Timnas Indonesia U-16 Gilas Laos
-
Bukan Kaleng-kaleng! Timnas Indonesia Banjir Pujian Media China: Mereka Bangkit dengan Cepat
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Drama Korea More Than Friends: Lelah Menunggu Sampai Akhirnya Disambut
-
Kutukan Sembilan Bulan dan Kisah Cinta Runika yang Bikin Gemas!
-
Di Balik Rupiah yang Melemah, Ada Kecemasan Finansial yang Nyata
-
Siap Daftar Wamil Tahun Depan, Park Ji Hoon Incar Unit Pengintai Marinir
-
Gen Z dan Keputusan Tunda Pernikahan: Pilihan Pribadi atau Tekanan Zaman?