Nova Arianto bisa dikatakan berhasil menahkodai Timnas Indonesia U-16 dengan baik. Meski tak bisa mempertahankan singgasana juara, skuad Garuda Muda menunjukkan kualitas fisik hingga mental yang berkualitas dalam kompetisi Piala AFF U-16 yang baru saja rampung digelar di Stadion Manahan, Solo.
Turnamen sepak bola khusus kelompok umur di ASEAN tersebut juga sekaligus menjadi panggung bagi para wonderkid pasukan Merah Putih mengeluarkan taringnya. Melansir laman resmi PSSI, Indonesia berhasil menduduki tempat ketiga usai membuat Vietnam babak belur dengan lima gol tanpa balas.
Nyaris seluruh pemain tampil bersinar dan menjadi aktor penting dalam performa membanggakan yang ditunjukkan oleh tim asuhan Nova Arianto. Namun setidaknya ada lima pemain yang paling bersinar dan bisa dilirik oleh Indra Sjafri untuk naik tingkat ke Timnas Indonesia U-19.
Tak hanya memiliki naluri mencetak gol yang tinggi, pemain muda Dewa United Youth ini juga menjadi aktor penting di balik menang telaknya Indonesia atas Vietnam. Diketahui bahwa Mierza memberi dua assist yang membawa Garuda Muda semakin perkasa di pertandingan terakhir kemarin.
Sejak awal fase penyisihan, Mierza juga terus menjadi motor serangan dan kartu AS yang dimiliki Timnas Indonesia U-16. Ia termasuk pemain yang mencetak banyak gol ke gawang lawan.
2. Muhammad Zahaby Gholy
Zahaby Gholy yang mengenakan jersey dengan nomor punggung 7 dinobatkan sebagai best player di Piala AFF U-16. Tak memungkiri bahwa Gholy begitu aktif mempertajam lini depan pasukan Merah Putih. Pergerakan cairnya berhasil membuka keunggulan Indonesia di menit-menit akhir babak pertama saat lawan Vietnam.
Yang mana gol tersebut membuat rasa percaya diri para pemain semakin baik, sehingga bisa mencetak gol-gol berikutnya. Performa apik Gholy juga sudah nampak sejak mengarungi Grup A.
Pemain kelahiran tahun 2008 ini kerap menjadi pilihan utama Nova Arianto untuk turun dalam starter. Kekompakannya dengan Mierza maupun kegigihannya dalam membongkar barisan pertahanan lawan tentu tak bisa diremehkan.
Evandra termasuk salah satu pemain yang kerap merepotkan lini belakang lawan dan menyumbang banyak gol untuk Indonesia.
4. Matthew Baker
Matthew Baker adalah pemain keturunan Indonesia-Australia yang sejak awal sudah mencuri perhatian. Ketenangan bermain yang ia suguhkan saat mengawal kedalaman skuad Garuda Muda sukses dibanjiri pujian. Tentu Baker juga merupakan aset masa depan yang harus dipertahanankan.
5. Fabio Azka Irawan
Mendapat julukan The Next Pratama Arhan, Fabio Azka tak kalah menarik. Lemparan ke dalam yang ia lepaskan kerap kali menimbulkan kemelut di kotak penalti lawan, tentu hal tersebut juga menjadi senjata rahasia yang bisa dijadikan solusi ketika serangan open play belum berhasil.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Tag
Baca Juga
-
Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu
-
'Less Than A Lover' Puncaki Chart Musik Dunia, Jennie Perkokoh Karier Solo
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
-
Sisi Lain The East Palace: Banjir Plot Twist, Siapa Arwah Kolam Sebenarnya?
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
Artikel Terkait
-
2 Pemain Keturunan Siap Bela Indonesia, Ada Keponakan Pemain Liga Inggris
-
Indra Sjafri dan AFF Cup U-19, Akankah Ulang Kesukesan 11 Tahun Silam?
-
3 Bibit Unggul Timnas Indonesia U-16, Bisa Jadi Andalan Tim Senior di Masa Depan
-
Shin Tae-yong Akui Beri Jaminan Ansan Greeners Sebelum Rekrut Asnawi Mangkualam, Ini Penyebabnya
-
2 Hal yang Bikin Timnas Indonesia U-19 Mampu Juara Piala AFF U-19 2024
Hobi
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Mitchell Baker Langsung Hattrick, Garuda Temukan Predator Kotak Penalti
-
Hasil Piala AFF 2026: Tiga Gol Mitchell Baker Bawa Indonesia Hajar Kamboja
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
Terkini
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum
-
Are You Afraid of the Dark? Ketika Ambisi Berubah Jadi Konspirasi Mematikan