Sang Juara Dunia bertahan, Pecco Bagnaia, mengakui kecerdasan Jorge Martin setelah sesi sprint race MotoGP Jerman 2024 lalu.
Pecco yang memulai balapan dari grid keempat, melakukan start dengan sangat baik sehingga bisa meraih posisi pertama. Namun, posisi itu tidak berlangsung lama karena Martin naik dari P3 ke P2 di putaran berikutnya, dan tidak lama kemudian merebut P1 dari Pecco.
Martin memilih momen yang tepat sejak awal untuk menyerang dan membuat Pecco frustrasi sehingga tidak dapat merespon apapun hingga balapan berakhir. Patut jika dia menganggap Martin lebih pintar.
"Jorge hari ini memang lebih pintar dari saya," ungkap Pecco, dilansir dari laman The Race.
Kemudian, Pecco juga mengungkapkan kesalahan yang dia perbuat sehingga menyebabkan dia mundur dari P1 hingga P3.
"Hari ini saya tidak memilih strategi terbaik, saya mencoba mengendalikan ban belakang terlalu banyak dan mungkin itu terlalu berlebihan. Jorge memahaminya dan begitu dia dekat dengan saya, dia menyalip saya dengan lebih banyak menggunakan ban belakang," lanjutnya.
Tekanan ban menjadi masalah yang akhir-akhir ini sering dikeluhkan oleh Pecco, saat dia berada di belakang Martin dan Oliveira, tekanan bannya melonjak karena udara panas yang dihasilkan oleh dua pembalap tersebut. Ini menyebabkan masalah yang cukup serius bagi Pecco dan membuat pergerakannya menjadi lebih sulit.
"Berada di belakang seorang di awal balapan, tekanan ban depan menjadi tinggi. Jadi, saya mengalami kesulitan dan bahkan saat mengerem keras tanpa mencoba menyalip saya hampir jatuh setiap kali saya berada dekat di belakang Miguel," katanya.
Martin memahami masalah yang dialami Pecco dan mencoba mengambil keuntungan dari hal tersebut. Peristiwa ini seperti mengulang kembali persaingan keduanya di Sachsenring musim lalu, Martin berhasil mengambil alih P1 dari Bagnaia tepat di putaran terakhir.
Ini berarti, di sesi balap utama yang akan dilaksanakan pada Minggu malam (07/07/24) nanti, kemungkinan besar Pecco akan belajar dari kesalahannya di sprint dan berusaha untuk mematahkan dominasi Martin yang masih bertahan di sirkuit ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli
-
Jangan Cuma Keripik! Ini 7 Pilihan Camilan Segar untuk Nonton Piala Dunia
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Jadwal MotoGP Ceko 2026: Marc Marquez Tak Mau Memberi Harapan Palsu
Artikel Terkait
-
Rangkuman Sprint Race MotoGP Jerman 2024, Miguel Oliveira Cetak Rekor Baru!
-
Subur Makmur: The Doctor Valentino Rossi akan Segera Punya Anak Kedua!
-
Pecco Bagnaia Terancam? Dani Pedrosa Ungkap Dampak Besar Kedatangan Marc Marquez di Ducati
-
Terakhir! Akankah Pedro Acosta Patahkan Rekor Marc Marquez di Sachsenring?
-
Reaksi Kocak Marc Marquez soal Lewis Hamilton yang Berminat Membeli Gresini
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Messi Makin Menggila, Mengapa CR7 Masih Belum Temukan Performa Terbaiknya?
-
Analisis Taktik Portugal vs Uzbekistan: Misi Ronaldo CS di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Prediksi Lini Prancis vs Irak, Les Bleus Bidik Tiket Lolos Grup Piala Dunia
Terkini
-
Pelatihan Militer untuk Calon Manajer Koperasi Merah Putih, Apa Urgensinya?
-
Suka Kusuriya no Hitorigoto? Wajib Nonton Raven of the Inner Palace!
-
Anime ONE PIECE HEROINES Ungkap Lagu Tema oleh AiNA THE END, Tayang 5 Juli
-
Samsung Galaxy M47 5G Coming Soon: Snapdragon Baru, Kamera OIS, dan Baterai Jumbo
-
Demo adalah Aksi Menyuarakan Ketidakpuasan, Bukan Pamer Dukungan