Sempat tertutup, pintu Mercedes untuk pembalap Scuderia Ferrari, Carlos Sainz, kembali terbuka. Direktur Utama Mercedes, Toto Wolff, menyampaikan bahwa masih ada peluang untuk Sainz bergabung dengan timnya musim depan.
Sebelumnya, harapan tersebut sempat memudar seiring dengan kabar bahwa Mercedes ingin membawa pembalap muda mereka, Andrea Kimi Antonelli, untuk menggantikan Lewis Hamilton.
Akan tetapi, Antonelli mengalami awal musim yang sulit di Formula 2. Sebelumnya, dia digadang-gadang akan menjadi salah satu kandidat juara di F2, mengingat prestasi yang cemerlang yang dia miliki di kompetisi sebelumnya.
Namun, pada kenyataannya dia tampak membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi dengan mobil baru, penampilannya yang kurang memuaskan membuat pembalap asal Italia tersebut berada di posisi sembilan klasemen sementara.
Hal ini juga sudah diketahui oleh Wolff, dia menyadari bahwa Antonelli mendapat banyak tekanan. Apalagi dengan pemberitaan dirinya yang akan ke Mercedes tahun depan, tentu membuat Antonelli sedikit terbebani.
"Musim ini agak sulit (bagi Antonelli), saya rasa tim menyadari bahwa hasilnya tidak bagus," ungkap Wolff, dilansir dari laman Motorsport.
Inilah yang menjadikan Mercedes berpikir ulang untuk membawanya langsung ke Formula 1 karena itu akan sangat berisiko.
Membawa pembalap muda ke kompetisi tertinggi dan bergabung dengan tim sekelas Mercedes, tanpa kemampuan yang memadai tentu tidak akan baik bagi pembalap itu sendiri.
Oleh karena itu, Carlos Sainz kembali masuk ke dalam daftar pembalap yang berkesempatan menggantikan Lewis Hamilton musim depan.
"Bersama Carlos, Anda memiliki nilai yang pasti, terutama dalam kejuaraan yang sangat ketat tahun depan, Anda memiliki pembalap lain yang akan sangat kompetitif. Jika mobil kami bagus, dia dapat membantu kami mengamankan pertarungan untuk kejuaraan konstruktor," ujar Wolff, dilansir dari laman Planet F1.
Lebih lanjut, Toto Wolff menegaskan bahwa dia tidak ingin buru-buru mengambil keputusan ini. Namun, untuk Sainz memang masih ada kesempatan.
"Saya tidak ingin mengambil keputusan dengan cepat. Namun, ya, dia (Carlos Sainz) mungkin (datang ke Mercedes)," lanjutnya.
Lantas, dengan desakan dari tim lain (Audi, Williams, dan Alpine), apakah Carlos Sainz masih bersedia menunggu kabar dari Mercedes yang tidak jelas kapan datangnya?
Baca Juga
-
Gagal di GP Prancis, Pecco Bagnaia Tatap Seri Catalunya dengan Optimis
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
Artikel Terkait
Hobi
-
Gagal di GP Prancis, Pecco Bagnaia Tatap Seri Catalunya dengan Optimis
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
Terkini
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Ulasan Novel Counterattacks at Thirty: Keberanian Melawan Dunia Kerja Toxic
-
Duel Flagship 2026: Vivo X300 Ultra vs Huawei Pura 90 Pro Max, Mana yang Paling Worth It?
-
Dompet Kosong Guru Honorer dan Nurani yang Ikut Terkoyak
-
Rekomendasi Tone Up Sunscreen SPF 50 Mulai Rp23 Ribuan: Glowing Tanpa Foundation!