Olimpiade 2024 di Paris, Perancis yang dimulai sejak 26 Juli 2024 terus bergulir mulai dari babak penyisihan grup hingga penentuan wakil ke perempat final. Salah satu yang mencuri perhatian adalah cabang olahraga (cabor) bulutangkis yang diharapkan mampu sumbang medali emas.
Di penyisihan grup ganda putra, Fajar Alfian/M. Rian Ardianto berpeluang amankan tiket ke perempat final setelah raih satu poin pasca taklukkan wakil tuan rumah, Lucas Corvee/Ronan Labar pada laga Senin (29/7/2024) malam.
Fajar/Rian bahkan tampil impresif hingga berhasil menang straight game atas Corvee/Labar dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-10. Sayangnya, kemenangan Fajar/Rian atas Mark Lamfuss/Marvin Seidel dengan skor akhir 21-13 dan 21-17, justru dianulir karena wakil Jerman tersebut mengalami cedera.
Berbekal satu kemenangan, Fajar/Rian masih harus berjuang kembali di satu laga terakhir pada fase grup pada Selasa (30/7/2024) kontra Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy asal India. Namun, kedua mantan nomor satu dunia tersebut dipastikan lolos ke babak selanjutnya dan akan memperebutkan status juara grup.
Di sektor lain, cabor bulutangkis juga akan menggelar pertandingan untuk empat wakil Indonesia lain, tiga di antaranya masih berpeluang besar lolos ke perempat final. Ada Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Gregoria Mariska Tunjung, serta Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Selain Fajar/Rian, Apri/Fadia juga akan turun tanding pada hari ini. Sayangnya, peluang Apri/Fadia melaju lebih jauh sudah tertutup setelah mengalami dua kekalahan beruntun. Namun, Apri/Fadia tetap harus menghadapi Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di laga terakhir.
Sedangkan tiga pebulutangkis Indonesia lainnya baru akan berlaga pada Rabu (31/7/2024). Jojo akan bertemu dengan Lakshya Sen asal India, Ginting melawan wakil tuan rumah Toma Junior Popor, dan Jorji bersiap menghadapi Tereza Svabikova yang merupakan wakil Republik Ceko.
Tentunya, hasil yang maksimal diharapkan bisa dipenuhi para unggulan Pelatnas ini untuk terus melaju ke babak selanjutnya demi memperjuangkan perolehan medali bagi Indonesia. Indonesia bisa, Indonesia juara!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Financial Anxiety: Saat Memikirkan Uang Lebih Melelahkan dari Mencari Uang
-
Di Balik Estetika Foto AI Retro, Ada Gen Z yang Lelah dengan Sempurnanya Dunia Digital
-
Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Kapan Nikah? Bukan Sekadar Basa-basi, Melainkan Beban Ekspektasi Tak Kasat Mata
Artikel Terkait
-
Dari Sungai Seine Hingga Breakdance: Deretan Fakta Unik Olimpiade Paris 2024
-
Profil Rifda Irfanaluthfi, Tampil di Olimpiade Paris 2024 Meski Alami Cedera ACL
-
Berjuang Demi Indonesia! Rifda Irfanaluthfi Tuntaskan Olimpiade dengan Cedera ACL, Apa Itu?
-
3 Tim yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade 2024 Hancur Lebur di Paris!
-
Buntut Parodi Perjamuan Terakhir, Penyelenggara Olimpiade Paris Minta Maaf
Hobi
-
Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
Terkini
-
Belajar Menerima Cinta Lewat Lagu Ketika Cinta Bertasbih Melly Goeslaw
-
Review Novel Rengat: Romansa Kaum Elite yang Penuh Rumor dan Intrik
-
5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
-
Interview Online vs Offline, Mana yang Lebih Masuk Akal?
-
Menko IPK Minta Kota Bersiap, tapi Mengapa Birokrasi Daerah Lambat?