Nama Savio Moreira de Oliveira atau yang kerap disapa Savinho baru-baru ini mendapat pujian dari Pep Guardional, juru taktik Manchester City. Pemain berusia 20 tahun tersebut dinilai menunjukkan performa yang impresif ketika The Citizens menghadapi Manchester United di pertandingan Community Shield.
Antara News melaporkan bahwa Stadion Wembley menjadi saksi bisu bagaimana Savinho masuk di babak kedua untuk menggantikan Jeremy Doku. Ia tampil dengan lincah dan cepat, ditambah umpan-umpan terukur yang begitu memanjakan rekannya. Keunggulan lainnya, Savinho juga piawai membuka ruang.
Kombinasi Savinho dan Oscar Bobb berhasil mengalirkan bola ke Bernardo Silva yang kemudian mengubah umpan menjadi gol penyama kedudukan. Mengingat sebelumnya pasukan Setan Merah lebih dulu memimpin lewat gol Aeljandro Garnacho.
Manchester City dipastikan memenangkan trofi Community Shield setelah mengalahkan Manchester United di babak adu penalti. Berbekal keterampilan apiknya, Pep Guardiola yakin bahwa Savinho bakal menjadi partner yang bagus untuk Erling Haaland.
“Dampak kehadirannya bagus untuk tim. Dia mampu bermain di dua sisi sayap. Ketika berada di kiri, kualitasnya luar biasa dan mampu menyerang dari sisi lebar. Dengan kemampuannya, Savinho akan mampu membantu Erling Haaland mencetak gol demi gol,” tutur Guardiola, dikutip pada Minggu (11/8/2024).
Lebih jauh, pelatih yang telah mengoleksi tiga gelar kampiun Liga Champions itu menekankan bahwa dirinya mempunyai tugas khusus untuk para pemain sayap Manchester City.
“Saya bilang kepada mereka, saat punya perasaan yang bagus, serang lawan. Tidak penting apakah harus menggiring bola atau tidak, efektif atau tidak, lakukan saja. Tunjukkan kualitas. Savinho melakukan itu dengan baik selama 35 menit bermain di Community Shield,” imbuhnya.
Savinho Bakal Jadi Kartu AS Manchester City?
Pemain yang memiliki nama lengkap Savio Moreira de Oliveira ini mengambil start yang manis bersama timnya, sekaligus seolah menjadi tanda bahaya bagi calon lawan Manchester City. Selain mengisi sayap kanan sebagai posisi utama, Savinho juga bisa bermain di sayap kiri dan gelandang serang.
Dilansir dari laman Transfermarkt, ia memiliki nilai pasar Rp869,09 miliar. Angka tersebut tentu menandakan bahwa Savinha memang memiliki kualitas yang apik. Sebelum merapat ke Manchester City, Savinha sempat menimba ilmu di Troyes, Girona, hingga PSV Eindhoven.
Menariknya, Savinha pun telah tampil di timnas Brasil senior dan menjalani debutnya pada 23 Maret 2024 lalu. Memainkan 7 pertandingan, ia mencetak satu gol. Sedangkan bersama Brasil U-16, Savinha telah mencetak empat gol dari lima penampilan.
Sebuah catatan impresif yang menjadi bekal positif bagi Savinha untuk melebarkan sayap dan karirnya di Manchester City.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
-
In This Economy, Tak Termakan Provokasi dan Propaganda Adalah Berkah?
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
Artikel Terkait
-
Onana vs Haaland: Gestur Tengil Pemilik Sarung Tangan Kiper dari Mal Depok
-
Andre Onana Banyak Gaya! Erling Haaland Nyengir Aja
-
Hasil Manchester City vs Manchester United: Gelar Community Shield ke-6 The Citizens
-
Hasil Babak I Manchester City vs Manchester United: Belum Ada Gol di Wembley
-
Man City vs Man United: Erik ten Hag Berharap Banyak pada Marcus Rashford
Hobi
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu