Stadion Gelora Bung Tomo menjadi saksi bisu bagaimana tim tuan rumah akhirnya mematahkan kutukan kekalahan atas PS Barito Putera. Laga krusial ini merupakan lanjutan pekan ketiga BRI Liga 1 2024/2025. Pasukan Bajul Ijo berhasil menang tiga poin usai menaklukkan tamu dengan skor 2-1.
Bertekad mengamankan poin sekaligus memutus tren negatif, Persebaya Surabaya berusaha tampil agresif sejak menit pertama. Namun sayangnya mereka harus dikejutkan dengan gol kilat di detik ke-38 yang dicetak oleh Morelatto.
Melansir laporan Antara News pada Sabtu (24/8), gol ini berawal dari tendangan penjaga gawang Ernando Ari yang mengenai Kadek Raditya. Nahas, si kulit bundar justru memantul ke arah Morelatto yang langsung dieksekusi dengan baik untuk membawa Laskar Antasari memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol membuat tim asuhan pelatih Paul Munster buru-buru tancap gas. Slavko Damjanovic memperoleh peluang matang berkat tendangan bebas Rivera. Namun tandukannya masih melebar tipis di kanan gawang Satria Tama. Jual beli serangan dari kedua kesebelasan sudah tak terelakkan.
Kemudian di menit ke-25, terjadi kemelut di mulut gawang PS Barito Putera. Checu nampak sengaja membuang bola dengan tangannya, sehingga diganjar hukuman penalti oleh wasit. Kesempatan emas ini tak disia-siakan sama sekali oleh Bajul Ijo.
Bruno Moreira yang kembali mengenakan ban kapten pun maju menjadi algojo. Pesepak bola asal Brasil tersebut sukses mengelabui Satria Tama dan membawa Persebaya Surabaya mengimbangi lawan. Skor 1-1 bertahan sampai wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama.
Setelah turun minum, tim tuan rumah buru-buru mengambil kontrol jalannya pertandingan dan mengurung barisan pertahanan Barito Putera. Beberapa kali skuad asuhan Rahmad Darmawan nampak kerepotan meredam gelombang serangan Persebaya.
Mohammed Rashid yang sejak awal berambisi mempersembahkan kemenangan pun turut berkontribusi. Ia melepas tendangan keras dari kotak penalti pada menit ke-58, tetapi masih bisa dihalau oleh Satria Tama. Walau berulangkali ditekan, Laskar Antasari sesekali tetap memberikan ancaman.
Kemudian sembilan menit sebelum waktu normal selesai, giliran Azzejjari yang menciptakan peluang di dalam kotak penalti Persebaya. Beruntung masih melenceng di sebelah kanan gawang Ernando.
Nyaris saja Barito Putera memaksa Persebaya Surabaya untuk berbagi poin di Gelora Bung Tomo, seandainya Rashid tak berhasil mencetak gol larut yang mengantarkan mimpi buruk bagi Laskar Antasari. Pemain asal Palestina itu menembak keras dari luar kotak penalti dan mencetak gol kemenangan di menit ke-90+5.
Skor 2-1 membuat Persebaya Surabaya menempati puncak klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025 dengan tujuh poin. Pekan selanjutnya, mereka harus bertandang ke markas Persita Tangerang di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Baca Juga
-
Review Drama Korea The Legend of Kitchen Soldier: Saat Dapur Jadi Medan Perang
-
Piala Dunia 2026: Format dan Harapan Baru, Tim Underdog Bakal Beri Kejutan?
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
-
Hangatnya Euforia Piala Dunia, Sepakbola Benar-Benar Jadi Bahasa Universal?
-
Piala Dunia Memang Milik Semua Orang, Tak Perlu Malu Jadi Fans Jalur FOMO?
Artikel Terkait
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius
-
Prediksi Brasil vs Haiti: Selecao Wajib Menang, Haiti Mampukah Bertahan?
-
Jadwal MotoGP Ceko 2026: Marc Marquez Tak Mau Memberi Harapan Palsu
-
Ronaldo Tak Lagi Jadi Tumpuan? 3 Masalah Utama Portugal yang Wajib Diperbaiki
Terkini
-
Tanpa Jeda
-
Review The Gangster, The Cop, The Devil: Adu Brutal Polisi Nekat dan Bos Mafia Melawan Sang Iblis
-
Bertajuk 'The Sin: Bliss,' ENHYPEN Umumkan Comeback pada Bulan Agustus
-
It Girl Vibes! 4 Ide OOTD Kasual ala Roh Yoon Seo yang Cocok Buat Gen Z
-
Sinopsis Daikuko: GATE24, Drama Jepang Terbaru Shuri dan Maeda Gordon