Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong resmi mengumumkan 26 nama pemain yang akan masuk ke dalam skuad untuk ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 melawan Arab Saudi dan Australia.
Dilansir akun instagram @timnasindonesia, pelatih asal Korea Selatan tersebut secara mengejutkan kembali memanggil nama Hokky Caraka ke timnas Indonesia.
Sebelumnya, pemain asal PSS Sleman tersebut memang tak dipanggil ke dalam skuad saat laga round 2 melawan Irak dan Filipina pada bulan Juni 2024 kemarin.
Namun, pemanggilan pemain yang juga punggawa timnas U-23 ini menimbulkan pro dan kontra. Pasalnya, Hokky Caraka dalam 3 pekan terakhir BRI Liga 1 musim 2024/2025 tak menunjukkan performa yang cukup gemilang.
Akan tetapi, kemungkinan 3 hal ini menjadi pertimbangan dari Shin Tae-yong untuk kembali memanggil pemain berusia 20 tahun tersebut. Berikut adalah ulasannya!.
1. Aset Jangka Panjang Timnas Indonesia
Tidak dapat dipungkiri bahwa Hokky Caraka merupakan salah satu pemain muda yang bisa menjadi aset jangka panjang bagi timnas Indonesia.
Menyadur laman transfermarkt.co.id, usia Hokky Caraka yang masih 20 tahun memang cukup muda untuk bergabung bersama timnas Indonesia senior. Namun, hal ini tentunya cukup baik mengingat dirinya bisa menjadi salah satu pemain yang memiliki prospek bersama timnas Indonesia.
Bersama skuad garuda, Hokky Caraka telah mencatatkan 6 penampilan dan telah mencetak 2 gol sejauh ini. Tentu performa tersebut tidaklah terlalu buruk untuk penyerang yang masih berusia 20 tahun bersama skuad senior.
2. Tipikal Striker yang Serbaguna
Hokky Caraka merupakan salah satu penyerang yang dimiliki oleh timnas Indonesia yang dikenal memiliki kemampuan bisa bermain di banyak posisi.
Kendati merupakan seorang penyerang tengah, akan tetapi Hokky Caraka juga bisa dimainkan sebagai penyerang sayap maupun gelandang serang. Kemungkinan hal ini yang menjadi salah satu pertimbangan Shin Tae-yong untuk kembali memanggilnya.
3. Hadirnya Seorang Yeom Ki-hun
Salah satu hal yang kemungkinan jadi pertimbangan dari Shin Tae-yong dalam memanggil Hokky Caraka adalah hadirnya sosok Yeom Ki-hun sebagai pelatih penyerang.
Merujuk dari beberapa sumber di suara.com, Yeom Ki-hun memang direkrut oleh PSSI atas rekomendasi dari Shin Tae-yong sebagai pelatih penyerang.
Tentunya, kehadiran mantan pemain timnas Korea Selatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan performa para penyerang skuad garuda, khususnya Hokky Caraka.
Itulah tiga alasan Shin Tae-yong kembali panggil Hokky Caraka ke Timnas Indonesia. Bagaimana menurutmu?
BACA BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
Artikel Terkait
-
Strategi Berani! Shin Tae-yong Panggil Bek Sayap Keturunan Rp 11,3 Miliar Ini Habis Coret Yakob dan Yance Sayuri
-
Ditolak STY, Pemain Keturunan Rp4,35 Miliar Pilih Aksi Mulia Bantu Selamatkan Nyawa Kiper West Ham
-
Bermain di Liga Apa Dinamo Zagreb, Klub Bola yang Dirumorkan jadi Tempat Labuhan Baru Thom Haye?
Hobi
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
Terkini
-
Kalau Namanya Makan Bergizi Gratis, Mana Jaminan Gizinya?
-
Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen