Seusai timnas Indonesia secara mengejutkan mampu menahan imbang Arab Saudi di kandangnya sendiri dengan skor 1-1, kini, skuad garuda akan mengalihkan fokus untuk menatap laga selanjutnya melawan Australia. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi tim berjuluk “The Soceroos” tersebut pada tanggal 10 September 2024 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong tentunya akan kembali menurunkan skuad terbaiknya saat menghadapi Australia di Jakarta nanti. Pasalnya, Australia yang dalam matchday pertama harus takluk secara mengejutkan 0-1 dari Bahrain tentunya akan menargetkan kemenangan saat menghadapi Indonesia. Hal inilah yang menjadi alasan laga antara Indonesia vs. Australia dipastikan akan berlangsung menarik dan ketat.
Menghadapi Australia, Justin Hubner Bisa Dimainkan Kembali
Kabar yang cukup baik datang dari timnas Indonesia jelang menghadapi Australia. Melansir dari kanal berita suara.com (06/09/2024), bek keturunan Indonesia-Belanda, Justin Hubner sudah dapat dimainkan kembali saat skuad garuda berjumpa Australia di Jakarta. Sebelumnya, bek berusia 21 tahun tersebut harus absen saat melawan Arab Saudi karena terkena hukuman akumulasi kartu kuning di babak round 2.
Hadirnya Justin Hubner membuat Shin Tae-yong kini bisa kembali menurunkan trio bek tengah di lini pertahanan, yakni Jay Idzes, Rizky Ridho dan Justin Hubner. Ketiga nama tersebut dianggap menjadi salah satu komposisi trio bek tengah skuad garuda terbaik saat ini sejak pertama kali dipasangkan saat menghadapi Vietnam di bulan Maret 2024 lalu di babak round 2.
Saat laga melawan Arab Saudi, Shin Tae-yong melakukan sebuah taktik yang cukup unik dimana Nathan Tjoe-A-On yang sejatinya merupakan bek kiri dimainkan sebagai seorang bek tengah. Lalu, posisinya bek kiri sendiri diisi oleh Calvin Verdonk yang tampil cukup luar biasa saat melawan Arab Saudi.
Hadirnya Justin Hubner di sektor bek tengah kemungkinan besar akan membuat Nathan Tjoe-A-On disimpan oleh Shin Tae-yong dan baru akan diturunkan di babak ke-2. Namun, pelatih asal Korea Selatan tersebut juga bisa menurunkan pemain asal klub Inggris, Swansea City tersebut sebagai gelandang bertahan yang juga merupakan salah satu posisi sekundernya di atas lapangan.
Kita tunggu saja taktik seperti apa yang akan diterapkan oleh Shin Tae-yong nantinya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
Artikel Terkait
-
Isu Selingkuh Azizah Salsha Mendunia, Banner Istri Pratama Arhan Muncul di Markas Arab Saudi
-
'Kiamat' Era Pratama Arhan? Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Bikin Timnas Indonesia Makin Solid, Bisa Fokus Menyerang
-
Perbandingan Harga Pasar Eliano Reijnders vs 3 Bek Kanan Timnas Indonesia, Bukan yang Termahal
-
Presiden Jokowi Nonton Timnas Indonesia, Beri Pesan Khusus untuk Suporter?
-
4 Mesin Gol Andalan Australia yang Perlu Diwaspadai Timnas Indonesia, Ada Manusia Tower
Hobi
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
-
MotoGP Inggris 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Cek Jadwal Lengkapnya
-
Tak Kejar Validasi, Marc Marquez Tetap Tenang dengan 7 Gelar Juara Dunia
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?