Dalam dua pertandingan terakhir, terjadi sebuah perubahan yang cukup mengagetkan di tubuh Timna Indonesia. Bukan terkait dua laga yang berakhir imbang meskipun Pasukan Garuda harus bertarung melawan para raksasa Asia sekelas Arab Saudi dan Australia, namun lebih ke personal yang ada dalam tim.
Seperti yang kita ketahui bersama, pada dua laga awal babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Ketiga, coach Shin mempercayakan posisi kapten tim kepada Jay Idzes. Dalam dua laga tersebut, Bang Jay selalu mendapatkan peran sebagai leader bagi rekan-rekannya, dan bisa memainkan peran tersebut dengan sangat baik.
Bahkan, dilansir Suara.com, pemain yang kini memperkuat Venezia di pentas Liga Serie A Italia itu mendapatkan banyak pujian karena kesuksesannya menjawab peran tambahan yang dibebankan kepadanya pada dua laga awal tersebut.
Yang menjadi pertanyaan adalah, jika Bang Jay selalu tampil prima dan mendapatkan kepercayaan sebagai kapten Timnas Indonesia, bagaimana dengan nasib Asnawi Mangkualam Bahar? Tentunya hal ini menjadi sebuah kegundahan bukan?
Beruntungnya, hingga saat ini masih belum ada konfirmasi terkait pergantian posisi kapten tim yang diemban oleh Asnawi. Meskipun dalam dua laga terakhir ban kapten beralih ke Jay Idzes, namun jabatan kapten kesebelasan hingga saat ini masih menjadi milik dari mantan pemain PSM Makassar tersebut.
Perihal alasan mengapa Jay Idzes mengenakan ban kapten dalam pertandingan melawan Arab Saudi dan Australia sendiri lebih mengarah kepada taktik dan strategi yang dimainkan oleh tim. Pasalnya, pada dua laga tersebut, Asnawi tak masuk dalam starting eleven yang diturunkan oleh Shin Tae-yong.
Data laman Transfermarkt merilis, pada dua laga tersebut, Asnawi hanya bermain selama 22 menit di laga melawan Arab Saudi, sementara saat laga melawan Australia, dirinya sama sekali tak mendapatkan menit bermain.
Namun demikian, kans Jay Idzes untuk menjadi kapten tetap bagi Timnas Indonesia relatif terbuka lebar. Setidaknya, ada dua indikator untuk hal ini. Selain cakap dalam mengemban tanggung jawab sebagai kapten, Jay Idzes juga tak memberikan ban kapten kepada Asnawi ketika sang pemain masuk di laga melawan Arab Saudi lalu.
Kalau menurut teman-teman, lebih pilih mana, Bang Jay atau Asnawi yang menjadi kapten Timnas Indonesia?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
-
Maarten Paes Perkuat Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata: Saya Beruntung
-
Bahrain Jadi Lawan Timnas Indonesia Berikutnya: Waspada Trik "Nakal" Tuan Rumah, Garuda...
-
Merinding Nyanyi Tanah Airku di GBK Bareng Suporter, Ini Bukti Raisa Fans Timnas Indonesia Sejak Dulu: Bukan FOMO?
-
Membanggakan! Hanya Dalam 2 Laga, Timnas Indonesia Langsung Samai Pencapaian Thailand
-
Peter Gontha: Kalau Timnas Indonesia Kalah Saya Nangis
Hobi
-
Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik
-
Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam
-
PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis
-
A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata
-
Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja
-
Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis